Insiden dan kondisi korban
Pagi dini hari, seorang pejalan kaki berinisial DC (41) tewas setelah dihantam sebuah minibus di Jalan S. Parman, Desa Kalirejo, Kecamatan Kabat, Banyuwangi. Kejadian berlangsung sekitar 04.50 WIB pada Minggu, 16 Agustus 2026, di depan TK Hang Tuah Kabat.
Detil kecelakaan dan kebakaran
Berdasarkan keterangan pejabat dinas pemadam kebakaran dan penyelamatan setempat, kendaraan yang menabrak pejalan kaki itu selanjutnya menabrak sebuah kios bensin eceran. Tabrakan memicu percikan api yang membakar bagian depan mobil dan menyambar rolling door toko jamu di sebelah kios.
- Lokasi: Jalan S. Parman, Desa Kalirejo, Kecamatan Kabat
- Waktu: sekitar 04.50 WIB, 16 Agustus 2026
- Korban: 1 orang pejalan kaki perempuan/lelaki (DC, 41) tewas di tempat
- Kerusakan: bagian depan mobil dan rolling door toko jamu terbakar; kios bensin terlibat sumber api
Respons warga dan petugas
Warga sekitar sempat melakukan pemadaman awal menggunakan peralatan seadanya untuk mengurangi nyala api. Selanjutnya kejadian dilaporkan ke petugas dinas pemadam kebakaran dan penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Banyuwangi.
"Dugaan sementara sumber api berasal dari mobil yang menabrak kios bensin eceran sehingga menimbulkan percikan dan kemudian terjadi penyalaan,"
kata Edy Supriyono, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Banyuwangi, saat memberikan keterangan mengenai peristiwa tersebut.
Petugas Damkarmat fokus melakukan proses overhaul atau pendinginan dan menyisir area mobil, kios bensin, hingga toko jamu untuk memastikan tidak ada sisa bara api yang dapat memicu kebakaran susulan.
Penyelidikan dan langkah selanjutnya
Instansi terkait saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi penyebab awal kecelakaan. Menurut Edy, petugas di lokasi mengumpulkan keterangan saksi untuk membantu proses investigasi.
| Aspek | Informasi |
|---|---|
| Korban | DC (41), pejalan kaki, dinyatakan tewas di lokasi |
| Waktu kejadian | sekitar 04.50 WIB, 16 Agustus 2026 |
| Lokasi | Jalan S. Parman, Desa Kalirejo, Kecamatan Kabat (depan TK Hang Tuah Kabat) |
| Kerusakan | Bagian depan mobil terbakar, rolling door toko jamu terbakar, kios bensin menjadi sumber percikan |
| Tindakan | Pemadaman awal oleh warga, pendinginan dan penyisiran oleh Damkarmat, pengumpulan keterangan saksi |
Konsekuensi lokal
Peristiwa ini menyoroti risiko keselamatan di ruas jalan permukiman yang berdekatan dengan tempat usaha bahan bakar eceran. Kebakaran akibat tabrakan kendaraan terhadap kios bensin dapat menimbulkan korban jiwa dan kerusakan properti lebih luas bila tidak cepat ditangani. Selain itu, kejadian ini membuka kebutuhan untuk evaluasi pengaturan posisi kios bahan bakar eceran di tepi jalan dan kesiapsiagaan masyarakat serta petugas darurat dalam menanggapi kebakaran yang melibatkan bahan mudah terbakar.
Pihak berwenang setempat diminta mempercepat penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk faktor teknis kendaraan, kondisi jalan, serta perilaku pengemudi atau pejalan kaki. Hasil penyelidikan penting untuk mencegah kejadian serupa dan meningkatkan perlindungan warga di kawasan tersebut.
Petugas terkait juga diharapkan memberikan informasi lanjutan mengenai identitas lengkap korban, status pengemudi dan kendaraan, serta langkah penanganan hukum jika ditemukan unsur kelalaian. Sampai saat ini, penyelidikan masih berlangsung dan informasi tambahan menunggu konfirmasi resmi dari aparat penegak hukum setempat.