Kecelakaan malam hari di Desa Kebontunggul
Sebuah kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Desa Kebontunggul, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, Rabu malam sekitar pukul 19.00 WIB. Tabrakan antara sepeda motor sport Honda CB 150R dengan Honda Scoopy menyebabkan tiga orang meninggal dunia dan satu orang luka-luka. Kejadian itu menimbulkan duka bagi keluarga korban serta menyorot kondisi penerangan jalan setempat.
Detil korban dan kendaraan
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, sepeda motor sport CB 150R bernomor polisi S 5108 NBQ melaju dari arah barat dan dikendarai oleh Siswanto (38) warga Dusun Seketi, Desa Jatidukuh, Gondang. Di sepeda motor itu juga dikendarai Suliswanto (38), warga Dusun Boyo, Desa Bening, Gondang. Dari arah berlawanan melaju sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi S 2331 NJM yang dikendarai dua karyawati pabrik.
Dua penumpang Scoopy yang meninggal adalah Annur Widya Febrianti (18), warga Dusun Kudur, Desa Kebontunggul, dan Lidiya Nataliya (18), warga Dusun Ngepung, Desa Punggul, Dlanggu. Widya dan pengendara Siswanto dinyatakan meninggal di lokasi kejadian, sementara Lidiya mengembuskan napas terakhir saat dirawat di rumah sakit. Suliswanto mengalami luka-luka dan dirawat bersama jenazah lainnya di rumah sakit.
| Nama | Usia | Alamat | Status |
|---|---|---|---|
| Annur Widya Febrianti | 18 | Dusun Kudur, Desa Kebontunggul | Meninggal (di lokasi) |
| Lidiya Nataliya | 18 | Dusun Ngepung, Desa Punggul, Dlanggu | Meninggal (di rumah sakit) |
| Siswanto | 38 | Dusun Seketi, Desa Jatidukuh | Meninggal (di lokasi) |
| Suliswanto | 38 | Dusun Boyo, Desa Bening | Luka-luka (dirawat) |
Penyelidikan dan kondisi lokasi
Unit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan kedua sepeda motor sebagai barang bukti. Sampai pemberitaan ini disusun, polisi masih memeriksa saksi dan melakukan analisis penyebab kecelakaan untuk menentukan langkah penegakan hukum lebih lanjut.
Saksi mata di lokasi menyebut kondisi jalan pada malam hari relatif gelap karena penerangan jalan umum (PJU) mati, yang berpotensi memperbesar risiko kecelakaan. Warga juga mengonfirmasi bahwa kedua kendaraan mengalami kerusakan parah pada bagian depan akibat benturan keras.
"Adu banteng Scoopy dan motor sport. Kondisi jalan lurus, tapi gelap karena lampu PJU mati,"
Selain itu, seorang warga menegaskan bahwa dua korban perempuan merupakan karyawan pabrik mebel yang sedang berangkat kerja. Pernyataan ini menempatkan perhatian pada aspek keselamatan perjalanan pekerja pabrik yang sering berangkat pada jam malam atau dini hari.
- Korban: tiga meninggal, satu luka-luka.
- Lokasi: Desa Kebontunggul, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto.
- Penyebab sementara: tabrakan adu banteng pada jalan lurus dengan penerangan minim.
Implikasi lokal dan langkah selanjutnya
Kecelakaan ini memunculkan beberapa persoalan penting bagi warga Mojokerto, antara lain kebutuhan perbaikan penerangan jalan, peningkatan patroli lalu lintas pada jam rawan, serta edukasi keselamatan berkendara bagi pengguna jalan, khususnya pekerja pabrik yang berangkat malam. Penanganan korban dirujuk ke RS Sumberglagah, Pacet, yang menerima seluruh jenazah dan pasien luka.
Polres Mojokerto diminta mempercepat proses investigasi untuk memastikan penyebab kecelakaan dan memberikan rekomendasi pencegahan. Warga setempat berharap pemerintah daerah segera memeriksa kondisi lampu PJU dan menyiapkan langkah mitigasi demi mencegah kejadian serupa.
Pelaporan ini berdasarkan keterangan saksi dan penanganan polisi di lokasi. Perkembangan penyidikan serta hasil visum akan dilaporkan setelah diperoleh keterangan resmi dari aparat penegak hukum.