Insiden di Alun-alun
Sebuah pohon beringin yang tumbang di sisi utara Alun-alun Kota Blitar menimpa seorang pengendara sepeda motor pada Selasa (11/8/2026). Peristiwa berlangsung tiba-tiba saat tidak ada angin kencang, sehingga menimbulkan kekhawatiran warga yang melintas di kawasan pusat kota tersebut.
Saksi yang berada tidak jauh dari lokasi, pegawai Dinas Pemadam Kebakaran, mengatakan mereka mendengar suara tumbangnya pohon lalu segera menolong korban. Menurut saksi, petugas piket Damkar langsung berlari keluar dan menemukan pengendara yang tertimpa pohon.
"Kalau awalnya kami kurang tahu, kami di dalam kantor sedang piket. Tiba-tiba dengar suara pohon tumbang. Kami langsung lari keluar, melihat ada pengendara yang tertimpa pohon itu,"
Saksi mengenalkan diri sebagai Boris Riky dan menyebut korban melintas dari arah timur menuju barat di Jalan Semeru atau ruas jalan bagian utara Alun-alun. Korban bersepeda motor sendirian menggunakan Honda Scoopy merah.
Kondisi korban dan tindakan Pemerintah Kota
Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Blitar mengonfirmasi kejadian. Kepala Pelaksana BPBD menyatakan korban sudah diobservasi di rumah sakit dan mengalami luka namun tidak parah. Data yang diberikan menyebut identitas pemilik motor sebagai Imam Tohari dari Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar.
"Benar, saat ini sudah diobservasi di rumah sakit. Korban mengalami luka, tapi tidak parah,"
Agus Suherli, Kalaksa BPBD Kota Blitar, juga menyampaikan bahwa Wali Kota telah memberi instruksi untuk memberikan pelayanan kepada korban. Langkah tersebut mencakup penggantian kerusakan kendaraan dan biaya pengobatan yang akan ditanggung oleh Pemerintah Kota Blitar.
Pemicu dan dampak
Saksi menilai tidak ada angin saat pohon tumbang sehingga dugaan awal mengarah pada kondisi pohon yang sudah rapuh atau akar tidak kuat lagi. Motornya rusak berat akibat tertimpa batang pohon. Petugas gabungan dari dinas terkait dan barisan petugas pemadam cepat tanggap menangani evakuasi dan pembersihan lokasi.
- Lokasi: sebelah utara Alun-alun Kota Blitar (Jalan Semeru)
- Waktu kejadian: Selasa, 11 Agustus 2026 (siang hari)
- Korban: pengendara tunggal, identitas disebut Imam Tohari
- Kendaraan: Honda Scoopy merah, rusak berat
- Tindakan Pemkot: menanggung biaya perawatan dan penggantian kerusakan
| Aspek | Detail |
|---|---|
| Lokasi | Utara Alun-alun Kota Blitar (Jalan Semeru) |
| Korban | Imam Tohari (asal Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar) |
| Kondisi korban | Terlihat sadar, mengalami luka ringan, diobservasi di rumah sakit |
| Kendaraan | Honda Scoopy merah — rusak berat |
Tempo penanganan dan kewaspadaan publik
Petugas pemadam dan dinas terkait langsung melakukan evakuasi puing dan potongan pohon untuk membuka kembali arus lalu lintas di Jalan Semeru. Hingga laporan ini disusun, belum ada keterangan lanjutan mengenai tindakan pemeriksaan terhadap pohon-pohon lain di seputar alun-alun.
Warga dan pengunjung Alun-alun diimbau tetap waspada dan menghindari berkegiatan di bawah pohon besar apabila ada tanda-tanda kerusakan atau akar yang menganga. Pemerintah kota diharapkan mempercepat inspeksi pohon-pohon di ruang publik untuk mencegah kejadian serupa.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi pengelola kota bahwa pemeliharaan pohon di ruang publik memerlukan perhatian rutin, terutama pada kawasan pusat kota yang padat aktivitas. Tanggung jawab Pemkot dalam menanggung biaya perawatan korban menunjukkan respons cepat pemerintah, namun langkah pencegahan jangka panjang tetap diperlukan guna melindungi keselamatan warga.