Pemadaman Cepat, Area Terkendali
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Jombang berhasil dipadamkan dalam waktu kurang dari 24 jam. Peristiwa terjadi di Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto, dengan luas areal terbakar sekitar 2 hektare.
Menurut keterangan resmi BNPB, penanganan dilakukan oleh tim gabungan yang melibatkan BPBD Jawa Timur, BPBD Jombang, dan Dinas Pemadam Kebakaran setempat. Upaya tersebut berupa penyiraman air secara masif dan terukur hingga kondisi dinyatakan aman dan terkendali.
"Sudah padam. Dua hektare lahan yang terbakar di Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto, Jombang itu karena kelalaian sisa pembakaran sampah yang tidak diawasi,"
Peristiwa Serupa di Magetan
BNPB juga mencatat kebakaran di Kabupaten Magetan yang terjadi pada kawasan Gunung Bungkuk, Kecamatan Parang. Luas area hutan terdampak diperkirakan mencapai 5 hektare, terdiri atas 3 hektare di Desa Mategal dan 2 hektare di Desa Bungkuk.
Untuk Magetan, petugas gabungan dari BPBD Provinsi Jawa Timur, BPBD Magetan, Dinas Pemadam Kebakaran, aparat TNI, Polri, serta warga setempat bahu-membahu melakukan penyiraman darat hingga api padam pada pukul 23.00 WIB pada hari yang sama.
Penyebab dan Imbauan
BNPB menyatakan penyebab pasti kebakaran di beberapa lokasi masih dalam tahap penyelidikan. Namun untuk insiden di Jombang, penyebab yang disampaikan adalah kelalaian sisa pembakaran sampah yang tidak diawasi. Dalam pernyataannya, BNPB mengimbau masyarakat agar aktif berperan mencegah karhutla dengan tidak melakukan pembakaran sebagai metode pembersihan lahan.
- Lokasi terdampak Jombang: Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto.
- Luas terdampak Jombang: 2 hektare.
- Penanganan: Tim gabungan BPBD Jatim, BPBD Jombang, Damkar melakukan penyiraman masif.
Data Ringkas Luas Terbakar
| Kabupaten | Lokasi | Luas (hektare) |
|---|---|---|
| Jombang | Desa Sumbermulyo, Kec. Jogoroto | 2 |
| Magetan | Gunung Bungkuk (Desa Mategal & Desa Bungkuk) | 5 |
Konsekuensi Lokal dan Tindakan Lanjutan
Kebakaran lahan meskipun dalam skala kecil tetap berimplikasi pada kualitas udara, ancaman bagi lahan produktif, serta potensi meluas jika tidak segera ditangani. Di Jombang, penyebab yang dikaitkan dengan sisa pembakaran sampah menyoroti kebiasaan pembersihan lahan dan pengelolaan sampah di tingkat rumah tangga dan komunitas.
Pihak berwenang di tingkat kabupaten dan desa perlu mengintensifkan sosialisasi serta pengawasan, terutama selama musim kemarau. Kebijakan pencegahan yang mendesak meliputi pelarangan pembakaran terbuka untuk pembersihan lahan, penguatan posko siaga kebakaran, serta peningkatan koordinasi antarinstansi untuk respons cepat.
BNPB menekankan pentingnya peran masyarakat dalam pencegahan. Kesiapsiagaan warga, dilengkapi koordinasi dengan aparat desa dan BPBD setempat, menjadi kunci mengurangi risiko kebakaran yang dapat berkembang menjadi peristiwa lebih besar.
Selama proses penyelidikan lanjutan, pihak berwenang diminta memperjelas penyebab di lokasi lain dan menindaklanjuti temuan agar praktik serupa tidak terulang. Pengawasan terhadap aktivitas pembakaran sampah di permukiman dan lahan kosong harus ditingkatkan untuk melindungi lingkungan serta keselamatan publik.
Pelaporan ini bersumber dari keterangan resmi BNPB yang dirilis pada Selasa, dengan rincian kejadian pada Minggu malam yang segera ditanggapi petugas gabungan.