Insiden dan Lokasi
Kebakaran besar melanda permukiman padat di Jalan Paccerakkang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, pada Kamis malam. Kobaran api dengan cepat melalap empat rumah berstruktur semipermanen yang berdempetan di lorong sempit sehingga mempersulit proses evakuasi dan pemadaman.
Korban dan Temuan Petugas
Dalam penanganan pascakejadian, petugas pemadam menemukan seorang warga dalam kondisi tewas saat melakukan pembasahan di lokasi. Identitas korban tidak disebutkan dalam rilis awal; penyebab pasti meninggalnya sedang ditindaklanjuti oleh pihak berwenang sesuai prosedur.
"Kurang lebih 12 menit anggota sudah ada di lokasi kebakaran usai menerima laporan. Personel yang turun 35 orang dan berhasil memadamkan api sekitar 45 menit,"
Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar, Fadli Welang, mengenai respons satuan pemadam terhadap kejadian ini.
Waktu Tanggap dan Upaya Pemadaman
Berdasarkan keterangan resmi, petugas pemadam tiba di lokasi sekitar 12 menit setelah menerima laporan kebakaran. Sebanyak 35 personel dikerahkan untuk operasi penanggulangan kebakaran. Api berhasil dipadamkan dalam waktu kurang lebih 45 menit sejak kedatangan petugas di lokasi.
- Jumlah rumah terdampak: 4 rumah semipermanen.
- Korban meninggal: 1 orang, ditemukan saat proses pembasahan.
- Personel pemadam yang dikerahkan: 35 orang.
- Waktu tiba di lokasi: 12 menit setelah laporan.
- Waktu pemadaman: 45 menit sejak kedatangan petugas.
Faktor Penyebaran Api dan Dampak Lingkungan Permukiman
Rekaman video warga yang beredar memperlihatkan kobaran api menjalar cepat hingga beberapa bangunan rata dengan tanah. Kondisi rumah yang saling berdempetan dan posisi di dalam lorong sempit disebut sebagai faktor utama yang mempercepat perambatan api. Situasi ini menimbulkan risiko lebih tinggi terhadap keselamatan penghuni serta menghambat akses kendaraan dan peralatan pemadam.
| Keterangan | Data |
|---|---|
| Lokasi | Jalan Paccerakkang, Kecamatan Biringkanaya, Makassar |
| Waktu kejadian | Kamis malam (pelaporan dan penanganan pada 21 Agustus 2026) |
| Rumah hangus | 4 rumah semipermanen |
| Korban jiwa | 1 orang (ditemukan tewas saat pembasahan) |
| Waktu tiba petugas | 12 menit setelah laporan |
| Personel yang dikerahkan | 35 orang |
| Waktu pemadaman | 45 menit sejak kedatangan petugas |
Implikasi Lokal dan Tindak Lanjut
Peristiwa ini kembali menyoroti kerawanan permukiman padat di beberapa kawasan Makassar terhadap kebakaran, terutama di area dengan lorong sempit dan konstruksi semipermanen. Selain menimbulkan kerugian materi bagi keluarga korban, kejadian juga menimbulkan keprihatinan terkait kesiapsiagaan warga dan tata ruang permukiman yang mempengaruhi akses darurat.
Pihak dinas terkait diharapkan melakukan evaluasi terhadap penanggulangan kebakaran di permukiman padat, termasuk sosialisasi langkah pencegahan, peningkatan kapasitas respon awal komunitas, dan perbaikan akses bagi kendaraan darurat. Selain itu, proses penanganan jenazah dan penyelidikan penyebab kebakaran menjadi perhatian utama untuk memastikan akurasi penyebab dan mencegah kejadian serupa.
Tim redaksi WE NEWS akan terus memantau perkembangan kasus ini dan mengabarkan informasi resmi tambahan dari aparat penegak hukum, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar, dan pihak keluarga terkait bila tersedia.
Andi Wahyuni, Koresponden Daerah - Sulawesi Selatan