Pertemuan untuk Memperkuat Koordinasi Kamtibmas
PALOPO — Kapolres Palopo AKBP Arvin Hariyadi, S.I.K menerima kunjungan silaturahmi rombongan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Palopo pada Selasa, 18 Agustus 2026, di ruang kerja Kapolres. Pertemuan itu dimaknai kedua pihak sebagai upaya memperkuat komunikasi dan sinergi dalam menghadapi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kota Palopo.
Menurut keterangan resmi Polres Palopo, pembicaraan fokus pada kewaspadaan terhadap dinamika politik lokal, terutama ancaman penyebaran informasi bohong atau hoaks melalui platform media sosial yang bisa memicu keresahan publik. Kapolres menegaskan pentingnya kerja sama lintas lembaga agar langkah antisipatif dapat dilakukan lebih cepat dan terkoordinasi.
"Sinergitas dan komunikasi yang baik perlu terus dibangun, sehingga setiap persoalan yang berpotensi mengganggu kamtibmas dapat kita antisipasi dan tangani bersama,"
Kutipan tersebut disampaikan oleh AKBP Arvin Hariyadi saat pertemuan, yang juga menyoroti perlunya upaya pencegahan (preventif) serta langkah-langkah proaktif untuk melakukan counter terhadap berita hoaks. Ia mengimbau seluruh pihak termasuk masyarakat agar tidak mudah percaya maupun menyebarkan informasi sebelum kebenarannya diverifikasi.
Peran Bawaslu dalam Pengawasan Dinamika Politik
Dari pihak Bawaslu, Ketua Bawaslu Kota Palopo Khaerana menyatakan kunjungan tersebut merupakan bagian dari usaha memperkuat koordinasi dengan kepolisian. Bawaslu menilai sinergi dengan aparat penegak hukum penting untuk menjaga kondusivitas selama proses pengawasan dinamika politik di tingkat kota.
"Kami berterima kasih atas penerimaan dan komunikasi yang dibangun oleh Kapolres Palopo. Bawaslu tentu membutuhkan sinergi den"
Dalam pertemuan itu, kedua lembaga membahas langkah-langkah bersama yang dapat diambil untuk mengurangi potensi konflik yang tumbuh dari peredaran informasi tidak benar. Meski pertemuan bersifat protokoler dan dialogis, pesan utama yang disepakati adalah perlunya tanggung jawab kolektif antara perangkat pemerintah, penyelenggara pemilu, aparat keamanan, dan masyarakat.
Langkah Preventif dan Imbauan kepada Publik
Salah satu hasil rapat yang ditekankan ialah meningkatkan kapasitas deteksi dan verifikasi informasi di tingkat lokal serta mempercepat alur koordinasi bila ditemukan konten yang berpotensi memecah belah masyarakat. Kapolres mengajak semua pihak untuk melakukan tindakan preventif dan memberikan counter terhadap berita bohong yang dapat menimbulkan keresahan.
- Mengintensifkan komunikasi antar-institusi terkait pengawasan informasi politik;
- Mendorong masyarakat untuk melakukan verifikasi sebelum membagikan informasi;
- Mengaktifkan kanal pengaduan dan koordinasi cepat jika ditemukan hoaks yang beredar.
Upaya bersama ini penting mengingat perkembangan media sosial yang cepat dan luas jangkauannya. Dengan mekanisme koordinasi yang semakin baik, diharapkan respons terhadap setiap potensi gangguan kamtibmas bisa dilakukan segera dan terarah.
| Tanggal | Peserta | Agenda |
|---|---|---|
| 18 Agustus 2026 | Kapolres Palopo & Bawaslu Kota Palopo | Perkuat sinergi, antisipasi hoaks politik |
Koordinasi semacam ini dinilai perlu dilanjutkan secara berkala agar potensi gesekan yang bersumber dari informasi tidak valid dapat dikendalikan lebih awal. Selain penguatan institusi, pertemuan juga membuka ruang bagi program edukasi kepada warga tentang literasi media dan pentingnya verifikasi terhadap informasi politik.
Jika komunikasi lintas lembaga tetap dipelihara, masyarakat Palopo dapat berharap situasi politik yang lebih kondusif, aman, dan terjaga dari gangguan yang berpangkal pada penyebaran informasi menyesatkan.