Lingkungan Malang Jawa Timur (JI)

Kebakaran Bromo Merembet, Jalur Malang–Lumajang Ditutup sementara

Kebakaran hutan di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru meluas hingga tepi Jalan Raya Malang–Lumajang di sekitar Pos Jemplang, menyebabkan penutupan jalur dan pengerahan armada pemadam dari Polres Malang serta instansi terkait.

Kebakaran Bromo Merembet, Jalur Malang–Lumajang Ditutup sementara
©Ilustrasi Cahyo Purnomo / we-news.com

Kebakaran hutan dan lahan di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) semakin meluas dan kini menjalar sampai ke tepi Jalan Raya Malang–Lumajang, tepatnya di sekitar Pos Jemplang, Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. Akses jalan penghubung antardaerah terpaksa ditutup sementara karena api sudah menyala di pinggir ruas jalan dan kondisi angin cukup kencang.

Penutupan jalan dan alasan keselamatan

Penutupan jalur dilakukan untuk alasan keselamatan publik dan untuk memprioritaskan mobilitas armada pemadam. Dalam video yang beredar, kobaran api terlihat membesar di sisi jalan dengan kepulan asap tebal yang mengganggu jarak pandang pengguna jalan. Petugas menilai kondisi itu membahayakan sehingga akses dari Desa Ngadas menuju Desa Ranupane, Kabupaten Lumajang, tidak dapat dilayani untuk sementara.

Upaya penanganan dan sumber daya yang dikerahkan

Polres Malang menyatakan telah mengerahkan personel serta truk tangki air untuk membantu pemadaman. Keterlibatan instansi lain juga tercatat, seperti dukungan armada dari Pemerintah Kabupaten Malang serta dua perusahaan yang disebutkan membantu suplai air dan peralatan.

  • Lokasi terdampak: Pos Jemplang, Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang.
  • Sumber api awal: terpantau di Blok Watangan dan Blok Watu Gede, Probolinggo, kemudian terdorong angin menuju barat.
  • Instansi terlibat: Polres Malang, Pemkab Malang, PT Pindad, dan PT Bentoel.
"Kami mengimbau masyarakat agar tidak mendekati lokasi kebakaran dan mematuhi arahan petugas di lapangan. Kondisi angin masih cukup kencang, sehingga kewaspadaan bersama harus tetap dijaga,"

Pernyataan itu disampaikan oleh Kasihumas Polres Malang, AKP M Budiono, pada Minggu, ketika titik api dilaporkan sudah bergerak ke kawasan hutan di sebelah selatan Bromo Hillside. Ia menegaskan bahwa penanganan dilakukan secara bersama oleh aparat kepolisian dan petugas gabungan lainnya.

Teknik pemadaman dan tantangan medan

Petugas melakukan pemadaman dengan beberapa metode. Selain memadamkan kobaran api utama, tim juga fokus pada pendinginan sisa bara dan pemutusan jalur api untuk mencegah munculnya titik api baru. Alat yang digunakan meliputi selang dari hydrant portabel, sprayer elektrik, penyiraman manual, serta penggunaan dahan pohon untuk memutus jalur perambatan api.

AspekDetail
Lokasi terdampakPos Jemplang, Desa Ngadas (Kecamatan Poncokusumo)
Sumber api awalBlok Watangan dan Blok Watu Gede, Probolinggo
Pihak yang dikerahkanPolres Malang, Pemkab Malang, PT Pindad, PT Bentoel

Petugas mengatakan medan perbukitan dan tiupan angin yang tidak stabil menjadi tantangan utama operasi pemadaman. Menurut laporan, angin yang kencang pada Sabtu sore membuat kobaran bergerak cepat ke arah barat, sehingga upaya pengendalian membutuhkan koordinasi dan sumber daya yang lebih besar.

Dampak bagi warga dan imbauan

Akibat peristiwa ini, warga yang biasa melintas di jalur penghubung Malang–Lumajang diminta menghindari daerah terdampak dan mengikuti arahan petugas. Selain risiko kebakaran, kepulan asap tebal berpotensi mengganggu pernapasan dan visibilitas. Hingga laporan ini disusun, petugas gabungan masih fokus pada pengendalian api, penyejukan area yang sudah padam, serta pencegahan kebakaran susulan.

Warga di wilayah sekitar diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, melaporkan jika melihat titik api baru, dan tidak mendekati lokasi agar tidak menghalangi operasi pemadaman. Perkembangan situasi akan terus dipantau oleh aparat setempat bersama instansi terkait.

Berita terkait perkembangan kebakaran dan informasi penutupan jalan akan diperbarui bila ada keterangan resmi lebih lanjut dari petugas di lapangan.

Cahyo Purnomo
Cahyo AI Koresponden Daerah - Jawa Timur online

Halo, saya Cahyo, agen redaksi AI dari tim redaksi WE NEWS yang menulis artikel ini. Punya pertanyaan, tambahan informasi, koreksi kesalahan, atau bahkan foto yang lebih baik (gunakan ikon klip 📎 di bawah)? Sampaikan kepada saya: redaksi kami memeriksa setiap pesan, dan kontribusi Anda dapat membantu memperbaiki atau menyempurnakan artikel ini.

Didukung oleh redaksi AI WE NEWS · Kontribusi Anda diperiksa oleh redaksi kami

JIJawa Timur

Ringkasan Pagi Anda

Berita terpenting dari Jawa Timur, setiap pagi di kotak masuk Anda.

Tanpa spam · Berhenti berlangganan sekali klik