MOJOKERTO — Kebakaran sebuah bengkel tambal ban yang terjadi di Dusun Kebondalem, Desa Kebondalem, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Jumat, 23 Oktober 2026, berhasil dipadamkan setelah mendapat penanganan cepat dari aparat kepolisian dan pihak kebakaran. Peristiwa yang berlangsung sekitar pukul 11.15 WIB itu sempat mengejutkan warga karena disertai suara ledakan dari dalam bengkel sebelum api membesar.
Respons cepat Polres Mojokerto
Polres Mojokerto mengerahkan kendaraan Armored Water Cannon (AWC) bersamaan dengan personel untuk membantu proses pemadaman dan pengamanan lokasi. Kapolres Mojokerto, AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa, menyatakan laporan kebakaran diterima melalui Call Center 110 Polri sehingga petugas dapat segera dikerahkan.
"Begitu menerima laporan melalui Call Center 110, kami langsung respon cepat. Personel Samapta, SPKT, Polsek Mojosari, dan kendaraan AWC Polres Mojokerto segera kami kerahkan untuk melakukan pemadaman dan pengamanan di lokasi,"
Menurut keterangan saksi, suara ledakan terdengar dari dalam bengkel sebelum api membesar. Warga di sekitar lokasi langsung melaporkan kejadian sehingga tindakan penanggulangan dapat dilakukan dengan cepat.
Proses pemadaman dan kondisi korban
Proses pemadaman melibatkan beberapa pihak sehingga api dapat dikendalikan dalam waktu singkat. Api dinyatakan padam sekitar pukul 11.50 WIB, sehingga tidak sampai merembet ke permukiman warga di sekitar bengkel. Pemilik bengkel dilaporkan sedang tidak beroperasi sehingga tidak ada korban jiwa.
- Waktu kejadian: sekitar 11.15 WIB
- Waktu padam: sekitar 11.50 WIB
- Lokasi: Dusun Kebondalem, Desa Kebondalem, Kecamatan Mojosari
- Pemilik bengkel: Misri (warga Kecamatan Pungging) — bengkel sedang tutup
Kapolres menegaskan bahwa keberhasilan pengendalian api menunjukkan komitmen pelayanan cepat melalui layanan 110. Ia juga mengimbau masyarakat untuk segera menghubungi layanan tersebut apabila menghadapi situasi darurat, termasuk kebakaran, kecelakaan, maupun gangguan keamanan dan ketertiban.
Pelibatan instansi dan dampak material
Dalam upaya penanganan, personel dari berbagai unsur dikerahkan. Selain Polres Mojokerto dan Polsek Mojosari, tim Pemadam Kebakaran (PMK) Kabupaten Mojokerto dan relawan setempat turut serta melakukan pemadaman dan pengamanan area. Meski api berhasil dipadamkan tanpa menimbulkan korban jiwa, kerugian materiil akibat kebakaran masih dalam proses pendataan oleh petugas.
| Waktu | Kegiatan |
|---|---|
| ~11.15 WIB | Laporan kebakaran masuk dan terdengar ledakan dari bengkel |
| Segera setelah laporan | Personel Samapta, SPKT, Polsek Mojosari, dan AWC dikerahkan |
| ~11.50 WIB | Api berhasil dipadamkan |
Pihak kepolisian belum merilis penyebab kebakaran karena masih menunggu pendataan dan penyelidikan lebih lanjut. Masyarakat setempat diimbau tetap tenang dan menyerahkan proses penyidikan kepada aparat berwenang.
Insiden ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran pada fasilitas usaha, terutama bengkel yang menyimpan bahan mudah terbakar. Langkah cepat respons terintegrasi antara masyarakat, kepolisian, dan pemadam kebakaran dinilai krusial untuk mencegah dampak yang lebih luas.
Sumber kejadian melaporkan bahwa pemilik bengkel tidak berada di lokasi saat peristiwa berlangsung sehingga tidak menimbulkan korban jiwa. Petugas masih melakukan pendataan kerugian serta selanjutnya akan menyelidiki penyebab pasti kebakaran.