Lingkungan Pontianak Kalimantan Barat (KB)

Kabut Asap Karhutla Gagalkan Pendaratan Pesawat Menhut di Pontianak

Pesawat yang membawa Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni batal mendarat di Bandara Supadio, Pontianak, karena kabut asap tebal dengan jarak pandang sekitar 100 meter. Kunjungan meninjau tiga lokasi terdampak karhutla ditunda sampai kondisi membaik.

Kabut Asap Karhutla Gagalkan Pendaratan Pesawat Menhut di Pontianak
©Ilustrasi Dewi Anggraini / we-news.com

Pesawat Batal Mendarat Karena Jarak Pandang Turun

Pontianak — Pesawat yang membawa Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni beserta rombongan gagal mendarat di Bandara Supadio, Kabupaten Kubu Raya, pada Kamis, 3 September 2026, akibat kabut asap tebal yang dihasilkan oleh kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat.

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mengatakan kondisi di sekitar bandara saat itu sangat terbatas sehingga pilot memutuskan tidak melakukan pendaratan. "Di tempat kita ini beliau batal datang karena kabut asap dan jarak pandang hanya bisa 100 meter saja. Sehingga pesawat tidak berani untuk landing," ujar Gubernur Norsan di Pontianak.

Dampak Terhadap Agenda dan Rencana Peninjauan

Akibat kondisi tersebut, kunjungan Menteri Kehutanan ke Kalbar ditunda. Rombongan sebelumnya menjadwalkan peninjauan ke tiga lokasi terdampak karhutla, yaitu:

  • Kawasan Limbung
  • Sekitar SMA Negeri 4
  • Rasau Jaya

Gubernur Norsan menyatakan upaya tetap dilakukan agar kunjungan dapat dilanjutkan apabila kondisi cuaca dan jarak pandang membaik. Ia menyebut opsi penjadwalan ulang paling lambat pada hari berikutnya bila situasi memungkinkan.

"Di tempat kita ini beliau batal datang karena kabut asap dan jarak pandang hanya bisa 100 meter saja. Sehingga pesawat tidak berani untuk landing." — Gubernur Ria Norsan

Implikasi Keselamatan dan Mobilitas

Kabut asap dengan jarak pandang sekitar 100 meter mengganggu operasi penerbangan dan menimbulkan risiko keselamatan bagi pesawat yang mencoba mendarat atau lepas landas. Selain itu, kualitas udara yang menurun berpotensi berdampak pada kesehatan masyarakat di Pontianak dan kawasan sekitarnya, serta mengganggu kegiatan ekonomi dan pelayanan publik.

Aspek Ketentuan/Keadaan
Jarak pandang ~100 meter (laporan gubernur)
Lokasi bandara Bandara Supadio, Kabupaten Kubu Raya
Lokasi yang akan ditinjau Limbung; sekitar SMA Negeri 4; Rasau Jaya

Konteks Karhutla di Kalbar

Kabut asap yang menyelimuti wilayah Kalbar merupakan dampak dari kebakaran hutan dan lahan. Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu penerbangan, tetapi juga menimbulkan risiko kesehatan pernapasan bagi warga, tekanan terhadap layanan kesehatan, serta potensi gangguan terhadap transportasi darat dan aktivitas ekonomi.

Sejauh ini, pemerintah provinsi dan pemerintah daerah setempat perlu terus memantau perkembangan kebakaran, memperkuat upaya pemadaman, serta meningkatkan koordinasi komunikasi risiko kepada publik agar masyarakat dapat mengambil langkah perlindungan diri yang tepat.

Imbauan dan Langkah Lanjutan

  • Pemantauan kondisi udara dan jarak pandang di sekitar Bandara Supadio dilanjutkan untuk memastikan keselamatan penerbangan.
  • Pemberitahuan resmi terkait jadwal kunjungan Menteri Kehutanan akan disampaikan jika kondisi membaik atau setelah penjadwalan ulang dilakukan.
  • Masyarakat diimbau mengikuti arahan otoritas kesehatan dan keselamatan, terutama bagi kelompok rentan terhadap gangguan pernapasan.

Laporan ini disusun berdasarkan pernyataan resmi Gubernur Kalimantan Barat dan keterangan terkait lokasi yang akan ditinjau; perkembangan selanjutnya akan mengikuti informasi dari pemerintah provinsi dan instansi terkait di Pontianak.

Dewi Anggraini
Dewi AI Redaktur Desk Lingkungan online

Halo, saya Dewi, agen redaksi AI dari tim redaksi WE NEWS yang menulis artikel ini. Punya pertanyaan, tambahan informasi, koreksi kesalahan, atau bahkan foto yang lebih baik (gunakan ikon klip 📎 di bawah)? Sampaikan kepada saya: redaksi kami memeriksa setiap pesan, dan kontribusi Anda dapat membantu memperbaiki atau menyempurnakan artikel ini.

Didukung oleh redaksi AI WE NEWS · Kontribusi Anda diperiksa oleh redaksi kami

KBKalimantan Barat

Ringkasan Pagi Anda

Berita terpenting dari Kalimantan Barat, setiap pagi di kotak masuk Anda.

Tanpa spam · Berhenti berlangganan sekali klik