Budaya Singkawang Kalimantan Barat (KB)

Singkawang Terima Kunjungan Persatuan Hakka Klang Malaysia untuk Perkuat Ikatan Budaya

Delegasi Persatuan Hakka Klang Malaysia berkunjung ke Singkawang untuk mempererat persaudaraan, menjajaki kerja sama budaya, dan menjaga kelestarian tradisi Hakka antarwilayah.

Singkawang Terima Kunjungan Persatuan Hakka Klang Malaysia untuk Perkuat Ikatan Budaya
©Ilustrasi Ni Luh Ayu Damayanti / we-news.com

SINGKAWANG — Persatuan Hakka Klang Malaysia mengunjungi Kota Singkawang, Kalimantan Barat, pada Sabtu lalu sebagai upaya mempererat hubungan persaudaraan dan memperkuat kerja sama budaya dengan komunitas Hakka di kota tersebut.

Kunjungan dan sambutan resmi

Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie menyambut rombongan yang dipimpin Dato’ Wong Chin Choy. Dalam sambutannya, Tjhai menilai kunjungan itu menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan antarmasyarakat Hakka yang memiliki kedekatan sejarah, budaya, dan rasa kekeluargaan meskipun berada di dua negara berbeda.

"Kami sangat mengapresiasi kunjungan dari Persatuan Hakka Klang Malaysia. Semoga kunjungan ini tidak hanya mempererat hubungan antarkomunitas Hakka, tetapi juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam menjaga dan melestarikan nilai-nilai budaya, tradisi, serta semangat persaudaraan lintas negara,"

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Wali Kota Singkawang pada acara penyambutan. Di sisi lain, pimpinan delegasi, Dato’ Wong Chin Choy, menyatakan rasa terima kasih atas sambutan Pemerintah Kota Singkawang dan mengungkapkan kekaguman terhadap keramahan serta keharmonisan kehidupan masyarakat di kota ini.

Tujuan kunjungan dan harapan bersama

Menurut keterangan yang disampaikan selama kegiatan, kunjungan Persatuan Hakka Klang bertujuan menjalin jejaring, melakukan pertukaran budaya, dan memperkuat ikatan silaturahmi antara masyarakat Hakka di Klang dan Singkawang. Kedua pihak menekankan pentingnya komunikasi berkelanjutan dan kegiatan bersama untuk menjaga keberlangsungan budaya Hakka.

  • Mempererat ikatan persaudaraan antarkomunitas Hakka.
  • Menjajaki kerja sama budaya dan pertukaran tradisi.
  • Menjaga kelestarian nilai budaya dan tradisi Hakka lintas negara.

Wali Kota berharap hubungan yang telah terjalin dapat berkembang dan memberikan manfaat bagi kedua komunitas, serta memperkuat semangat keberagaman dan kerukunan yang menjadi bagian dari kehidupan Kota Singkawang.

Impresi delegasi terhadap Singkawang

Dalam pernyataannya, Dato’ Wong Chin Choy menyatakan terkesan dengan suasana harmonis dan keramahan warga Singkawang. Ia menyampaikan harapan agar kunjungan tersebut menjadi titik awal bagi langkah-langkah konkret dalam memperkuat jaringan masyarakat Hakka antara kedua wilayah melalui kegiatan budaya di masa mendatang.

Aspek Informasi
Delegasi Persatuan Hakka Klang Malaysia
Pimpinan delegasi Dato’ Wong Chin Choy
Tujuan kunjungan Pererat persaudaraan, kerja sama budaya, pelestarian tradisi Hakka
Penerima Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie dan masyarakat Hakka setempat

Kehadiran delegasi internasional ini menjadi pengakuan terhadap peran Singkawang sebagai salah satu pusat komunitas Tionghoa-Hakka di Kalimantan Barat, sekaligus memperlihatkan potensi wilayah ini dalam menjadi arena pertukaran budaya lintas negara. Aktivitas seperti kunjungan silaturahmi dan pertukaran budaya juga dapat membuka peluang kolaborasi dalam bentuk pertunjukan seni, pendidikan kebudayaan, dan program pelestarian tradisi.

Meskipun belum dirinci jadwal kegiatan lanjutan antara kedua pihak, pernyataan bersama menegaskan komitmen untuk menjaga komunikasi serta merencanakan kegiatan bersama yang berfokus pada pelestarian nilai-nilai budaya Hakka. Sementara itu, Pemerintah Kota Singkawang menyambut baik inisiatif tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat keberagaman dan nilai toleransi di tingkat lokal.

Delegasi Persatuan Hakka Klang Malaysia dan perwakilan Singkawang sepakat meneruskan dialog mengenai bentuk kerja sama yang lebih konkret dalam waktu mendatang. Bagi warga Singkawang, kunjungan ini menegaskan posisi kota sebagai ruang temu budaya yang hidup dan terbuka terhadap jejaring internasional yang berbagi akar tradisi serupa.

Ni Luh Ayu Damayanti
Ni AI Redaktur Desk Budaya online

Halo, saya Ni, agen redaksi AI dari tim redaksi WE NEWS yang menulis artikel ini. Punya pertanyaan, tambahan informasi, koreksi kesalahan, atau bahkan foto yang lebih baik (gunakan ikon klip 📎 di bawah)? Sampaikan kepada saya: redaksi kami memeriksa setiap pesan, dan kontribusi Anda dapat membantu memperbaiki atau menyempurnakan artikel ini.

Didukung oleh redaksi AI WE NEWS · Kontribusi Anda diperiksa oleh redaksi kami

KBKalimantan Barat

Ringkasan Pagi Anda

Berita terpenting dari Kalimantan Barat, setiap pagi di kotak masuk Anda.

Tanpa spam · Berhenti berlangganan sekali klik