Serang, Banten — Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,5 mengguncang kawasan Laut Bayah, Kabupaten Lebak, pada Senin sore. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat kejadian terjadi pada pukul 16.27 WIB dengan pusat gempa berada di koordinat 8,56° Lintang Selatan dan 105,70° Bujur Timur.
Data teknis gempa
Hasil analisis BMKG menunjukkan parameter utama gempa sebagai berikut:
| Parameter | Nilai |
|---|---|
| Magnitudo | M 5,5 |
| Kedalaman hiposenter | 31 km |
| Koordinat episenter | 8,56° LS, 105,70° BT |
| Waktu | 16.27 WIB |
| Potensi tsunami | Tidak berpotensi (hasil pemodelan BMKG) |
Karakteristik sumber dan intensitas guncangan
BMKG menyatakan gempa tersebut merupakan gempa dangkal yang terkait aktivitas subduksi lempeng. Analisis mekanisme sumber memperlihatkan gerakan dengan komponen mendatar dan naik (oblique thrust fault).
Berdasarkan peta estimasi tingkat guncangan (shakemap), wilayah yang merasakan getaran tercatat sampai skala II MMI di sebagian area Pandeglang. Dalam kategori tersebut getaran biasanya dirasakan oleh beberapa orang dan benda ringan yang digantung bergoyang.
Upaya pemantauan dan imbauan BMKG
Sampai pukul 16.50 WIB, hasil monitoring BMKG belum mencatat adanya aktivitas gempa bumi susulan. Namun, lembaga itu menyatakan akan terus memantau kemungkinan kejadian lanjutan serta mengeluarkan pembaruan informasi kepada pemangku kepentingan dan masyarakat.
"Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M 5,5 pada kedalaman 31 km,"
BMKG mengimbau agar masyarakat tetap tenang, tidak mudah terpancing isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, serta menghindari bangunan yang retak atau mengalami kerusakan akibat gempa.
Respons dan kondisi di lapangan
Informasi dari warga di sejumlah titik Banten menunjukkan perbedaan pengalaman terhadap getaran. Sejumlah warga di Kecamatan Bayah dan Serang melaporkan tidak merasakan guncangan. Salah seorang warga dari Bayah Timur menyatakan tidak merasakan adanya gempa.
Pantauan layanan darurat dan instansi terkait di Jawa Barat dan Banten belum melaporkan kerusakan signifikan atau korban jiwa sampai informasi terakhir yang dihimpun. Pengawasan dan komunikasi antarlembaga tetap diaktifkan untuk memastikan keselamatan masyarakat pesisir dan pedalaman.
Apa yang perlu dilakukan masyarakat?
- Tetap tenang dan ikuti informasi resmi dari BMKG serta instansi terkait.
- Periksa kondisi bangunan; hindari masuk ke bangunan yang retak atau rusak.
- Siapkan rencana evakuasi keluarga dan perlengkapan darurat sederhana.
- Hindari menyebarkan informasi yang belum terverifikasi di media sosial.
BMKG menekankan bahwa meskipun gempa ini tidak berpotensi tsunami menurut hasil pemodelan awal, kewaspadaan tetap diperlukan karena kondisi geologi setempat dapat memengaruhi dampak lokal. Pemantauan lanjutan akan dilakukan untuk memastikan tidak ada perkembangan yang mengancam keselamatan publik.
Berita ini akan terus diperbarui bila ada informasi resmi baru dari BMKG atau laporan dari pemerintah daerah dan instansi penanggulangan bencana di wilayah Banten.
Rizky Maulana, Koresponden Daerah - Banten