PANGKALPINANG — Kegiatan Explore Babel 2026 resmi ditutup pada Minggu malam, 30 Agustus 2026, setelah rangkaian pameran dan hiburan berlangsung selama tiga hari di Alun-Alun Taman Merdeka, Pangkalpinang. Penyelenggaraan yang mengumpulkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) ini mencatat partisipasi sebanyak 122 UMKM dan nilai transaksi yang mendekati Rp1 miliar.
Kolaborasi institusi dan target perluasan akses pasar
Penutupan acara dihadiri oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rommy S. Tamawiwy, Wali Kota Pangkalpinang Saparudin, serta unsur Forkopimda, pimpinan perbankan, BUMN, akademisi, media, dan masyarakat. Penyelenggaraan ini menekankan sinergi antar-institusi dalam upaya memperluas akses pasar bagi produk lokal.
Bank Indonesia memosisikan diri sebagai fasilitator yang menggerakkan kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat UMKM. Kepala KPwBI Babel, Rommy S. Tamawiwy, menilai pencapaian transaksi tersebut sebagai hasil kerja sama antarmitra strategis.
"Bank Indonesia senantiasa mengajak seluruh mitra strategis untuk terus siap bersinergi, berkolaborasi, serta berkoordinasi sebagai wujud nyata upaya bersama dalam mencintai Bangka Belitung dan mendorong potensi Babel yang sejalan dengan arah pembangunan,"
Kontribusi UMKM terhadap pemulihan ekonomi daerah
Gubernur Hidayat Arsani menekankan bahwa tema "Harmoni Serumpun Sebalai Menuju Babel Berdaya dan Berkelanjutan" bukan sekadar slogan, melainkan tercermin pada interaksi, transaksi, dan kolaborasi selama acara. Ia menilai sektor UMKM, ekonomi kreatif, dan pariwisata sebagai pilar utama penggerak perekonomian daerah.
"Mari kita terus bergandengan tangan, berkolaborasi, dan berinovasi untuk mendukung peningkatan geliat perekonomian di wilayah Bangka Belitung,"
Dalam sambutannya, Gubernur juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi BI dan perbankan pada penyelenggaraan acara. Data lain yang dipaparkan pejabat provinsi menyebut pertumbuhan ekonomi daerah yang meningkat dari 0,8 persen menjadi 4,01 persen, dengan peran UMKM sebagai salah satu penggerak pertumbuhan tersebut.
Rangkaian kegiatan dan fitur program
Selama tiga hari penyelenggaraan, Explore Babel 2026 tidak hanya menampilkan stan-stan produk UMKM tetapi juga menggelar berbagai aktivitas edukatif dan interaktif yang mendorong digitalisasi dan literasi keuangan. Kegiatan tersebut dimaksudkan untuk membantu pelaku usaha meningkatkan kemampuan pemasaran dan adopsi teknologi keuangan.
- Durasi acara: 28–30 Agustus 2026
- Lokasi: Alun-Alun Taman Merdeka, Pangkalpinang
- Jumlah UMKM peserta: 122
- Perkiraan nilai transaksi: mendekati Rp1 miliar
- Peserta acara: pemerintah daerah, Bank Indonesia, perbankan, BUMN, akademisi, media, masyarakat
Implikasi dan tindak lanjut
Realisasi transaksi yang hampir mencapai Rp1 miliar menjadi indikator permintaan terhadap produk lokal selama acara berlangsung. Namun, keberlanjutan dampak ekonomi bergantung pada kemampuan pemangku kepentingan untuk menerjemahkan momentum ini menjadi akses pasar yang lebih permanen, peningkatan kapasitas produksi, dan pembiayaan usaha.
Beberapa aspek yang perlu diperhatikan oleh pemerintah daerah dan mitra:
- Fasilitasi pemasaran berkelanjutan, termasuk integrasi kanal digital yang memperpanjang akses pasar setelah acara selesai.
- Peningkatan literasi keuangan dan akses permodalan bagi UMKM yang berpotensi memperbesar produksi dan kualitas produk.
- Koordinasi antara pemerintah daerah, perbankan, dan lembaga nonpemerintah untuk program pembinaan skala panjang.
Kesimpulan
Explore Babel 2026 menjadi ajang yang memperlihatkan potensi ekonomi lokal melalui keterlibatan 122 UMKM dan sejumlah institusi, serta pencapaian transaksi mendekati Rp1 miliar. Meskipun demikian, nilai transaksi selama pameran harus ditindaklanjuti dengan kebijakan dan program yang memastikan manfaat tersebut berkelanjutan bagi peningkatan kapasitas produksi, akses pasar, dan perbaikan kesejahteraan pelaku UMKM di Bangka Belitung.
| Aspek | Data |
|---|---|
| Peserta UMKM | 122 |
| Perkiraan nilai transaksi | Mendekati Rp1 miliar |
| Waktu pelaksanaan | 28–30 Agustus 2026 |
| Lokasi | Alun-Alun Taman Merdeka, Pangkalpinang |