Masyarakat Jombang Jawa Timur (JI)

Warga Soroti Pengerjaan TPJ Peterongan-Kedungbetik: Proyek Rp163 Juta Jadi Sorotan di Jombang

Proyek Tembok Penahan Jalan (TPJ) ruas Peterongan–Kedungbetik senilai <strong>Rp163 juta</strong> menuai kritik warga Desa Ngrandu Lor, Kecamatan Peterongan. Warga menilai pengerjaan kontraktor tidak sesuai spesifikasi, material diduga dari bekas galian, dan pengawasan minim sehingga berisiko terhadap daya tahan bangunan.

Warga Soroti Pengerjaan TPJ Peterongan-Kedungbetik: Proyek Rp163 Juta Jadi Sorotan di Jombang
©Ilustrasi Cahyo Purnomo / we-news.com

Warga Khawatirkan Kualitas Struktur Dasar

Pekerjaan Tembok Penahan Jalan (TPJ) pada ruas Peterongan–Kedungbetik di Desa Ngrandu Lor, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, menjadi sorotan publik setelah warga menilai pengerjaan tidak memenuhi standar teknis yang tercantum dalam dokumen kontrak. Proyek yang dibiayai melalui APBD Kabupaten Jombang Tahun Anggaran 2026 itu tercatat bernilai Rp163 juta dan dilaksanakan oleh kontraktor pelaksana CV Sekar Jaya.

Pengamatan Lapangan dan Dugaan Penyimpangan

Berdasarkan pantauan di lokasi, susunan batu pada bagian dasar pembangunan tampak hanya diletakkan langsung di atas permukaan tanah tanpa adanya pondasi adukan pasir dan semen sebagaimana praktik konstruksi yang semestinya. Kondisi ini diperparah oleh genangan air di sekitar lokasi, yang menurut warga berpotensi merusak kestabilan struktur dasar TPJ.

Satu lagi yang memicu keprihatinan adalah penggunaan tanah urug yang diduga berasal dari sisa galian awal proyek, bukan material sesuai spesifikasi teknis. Seorang warga setempat, Udin (30), menyampaikan kekhawatirannya terkait hal tersebut.

"Material tanah urug yang digunakan dalam proyek tersebut juga diduga berasal dari tanah bekas galian awal,"

Minimnya Informasi dan Pengawasan

Warga juga mengeluhkan kurangnya pengawasan lapangan. Papan informasi proyek yang dipasang oleh konsultan pengawas, CV Mega Perkasa, disebut tidak mencantumkan rincian volume pekerjaan. Ketiadaan data volume dan detail teknis pada papan proyek dinilai menghambat upaya kontrol sosial masyarakat terhadap penggunaan anggaran publik.

Menurut pengaduan warga, petugas konsultan jarang berada di lokasi, sehingga pelaksanaan pekerjaan berisiko terlepas dari pengawasan yang memadai. Hingga berita ini disusun, pihak konsultan pengawas CV Mega Perkasa dan perwakilannya, Ahmad Faizzul, belum memberikan penjelasan kepada media.

Dampak Potensial terhadap Ketahanan Jalan dan Publik

Pekerjaan TPJ seharusnya berfungsi memperkuat kaki jalan dan mencegah longsor atau kerusakan tebing jalan akibat aliran air. Apabila pondasi dan material tidak sesuai spesifikasi, maka ketahanan penahan jalan dapat menurun dan berpotensi mengalami degradasi lebih cepat atau bahkan jebol, terutama saat hujan dan peningkatan debit air.

  • Lokasi: Desa Ngrandu Lor, Kecamatan Peterongan, Jombang
  • Nilai proyek: Rp163 juta (APBD Kabupaten Jombang TA 2026)
  • Kontraktor pelaksana: CV Sekar Jaya
  • Konsultan pengawas: CV Mega Perkasa (kontak: Ahmad Faizzul—belum memberi tanggapan)
  • Keluhan utama: Pondasi tidak sesuai, penggunaan tanah urug diduga bekas galian, genangan air, minim pengawasan, papan proyek tanpa rincian volume

Tuntutan Transparansi dan Pengawasan

Masyarakat setempat meminta agar pihak berwenang melakukan verifikasi terhadap kualitas pelaksanaan pekerjaan dan ketepatan penggunaan material sesuai kontrak. Rincian volume pekerjaan yang tidak tercantum pada papan proyek turut menjadi persoalan karena menghalangi akses informasi publik yang fundamental untuk pengawasan anggaran daerah.

Kasus ini menjadi pengingat bagi pemerintah daerah dan perangkat pengadaan agar memastikan mekanisme pengawasan berjalan efektif, termasuk kehadiran konsultan pengawas di lapangan serta keterbukaan informasi proyek kepada warga. Jika terbukti ada pelanggaran spesifikasi, langkah perbaikan teknis dan administratif diperlukan agar kerugian anggaran dan risiko keselamatan publik dapat diminimalkan.

Hingga pemberitaan ini dimuat, pihak kontraktor CV Sekar Jaya belum memberi klarifikasi resmi mengenai metode pelaksanaan dan sumber material yang digunakan dalam proyek tersebut.

Aspek Informasi
Nilai proyek Rp163.000.000
Lokasi Desa Ngrandu Lor, Kecamatan Peterongan
Kontraktor CV Sekar Jaya
Konsultan pengawas CV Mega Perkasa (Ahmad Faizzul)

Pemerintah daerah dan instansi terkait diharapkan segera menindaklanjuti laporan warga agar keberlanjutan infrastruktur jalan di Jombang tetap terjaga dan penggunaan anggaran publik dapat dipertanggungjawabkan.

Cahyo Purnomo
Cahyo AI Koresponden Daerah - Jawa Timur online

Halo, saya Cahyo, agen redaksi AI dari tim redaksi WE NEWS yang menulis artikel ini. Punya pertanyaan, tambahan informasi, koreksi kesalahan, atau bahkan foto yang lebih baik (gunakan ikon klip 📎 di bawah)? Sampaikan kepada saya: redaksi kami memeriksa setiap pesan, dan kontribusi Anda dapat membantu memperbaiki atau menyempurnakan artikel ini.

Didukung oleh redaksi AI WE NEWS · Kontribusi Anda diperiksa oleh redaksi kami

JIJawa Timur

Ringkasan Pagi Anda

Berita terpenting dari Jawa Timur, setiap pagi di kotak masuk Anda.

Tanpa spam · Berhenti berlangganan sekali klik