Padang — Ribuan pesepeda memeriahkan Gowes Siti Nurbaya Adventure-X yang digelar Pemerintah Kota Padang dalam rangkaian perayaan Hari Jadi Kota (HJK) ke-357 pada Sabtu, 8 Agustus 2026. Kegiatan yang menjadi bagian dari program olahraga publik dan promosi pariwisata itu diikuti total 3.000 peserta dengan titik kumpul di Simpang Jamria dan berakhir di kawasan Pantai Padang.
Komposisi peserta dan jangkauan
Penyelenggara mencatat jumlah peserta terdiri atas 2.226 pesepeda dari klub sepeda se-Indonesia serta 774 peserta yang berasal dari organisasi perangkat daerah (OPD), pelajar, dan unsur masyarakat lainnya. Peserta tergabung dalam 165 komunitas goweser yang tidak hanya berasal dari berbagai daerah di Sumatera Barat, tetapi juga dari luar provinsi, termasuk Jakarta, Jambi, Riau, dan Medan.
| Keterangan | Jumlah |
|---|---|
| Pesepeda dari klub | 2.226 |
| Peserta OPD, pelajar, unsur lain | 774 |
| Total peserta | 3.000 |
| Komunitas goweser | 165 |
Rute, makna, dan momentum
Panitia menyediakan dua pilihan rute, yakni jalur pendek dan jalur panjang, yang mengajak peserta menyusuri sejumlah kawasan ikonik Kota Padang sebelum mencapai garis akhir di Pantai Padang. Selain menjadi ajang olahraga bersama, kegiatan ini menandai satu dekade pelaksanaan Gowes Siti Nurbaya di Kota Padang.
Kegiatan juga dijadikan momentum untuk mendukung gerakan pembagian 1 juta Bendera Merah Putih dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Sebelum berangkat, panitia membagikan Bendera Merah Putih kepada peserta sebagai simbol kebangsaan dan semangat persatuan.
"Sebanyak 3.000 peserta yang ikut pada kegiatan ini. Maknanya adalah kita berbicara rasa. Tentu rasa ini yang akan kita sampaikan kepada para tamu kita. Seperti kuliner, keramahan masyarakatnya dan keindahan alamnya,"
Pernyataan tersebut menjadi pengingat bahwa penyelenggaraan acara bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan juga sarana promosi budaya, keramahan, dan potensi wisata Kota Padang.
Integrasi dengan visi kota
Menurut pejabat penyelenggara, Gowes Siti Nurbaya sejalan dengan visi Kota Padang sebagai Kota Pintar (Smart City) dan Kota Sehat. Kegiatan bersepeda dimaksudkan untuk mendorong pola hidup sehat dan meningkatkan kesadaran publik terhadap pentingnya aktivitas fisik dalam kehidupan sehari-hari.
- Mendorong gaya hidup sehat melalui aktivitas bersama.
- Memperkenalkan kawasan-kawasan wisata Kota Padang secara langsung kepada peserta.
- Memperkuat citra Kota Padang sebagai tujuan wisata yang ramah komunitas olahraga.
Dampak terhadap pariwisata dan ekonomi lokal
Hadirnya peserta dari luar provinsi memberi dampak ekonomi langsung bagi pelaku usaha lokal, seperti penyedia makanan, akomodasi, dan fasilitas wisata di sepanjang rute. Selain itu, kegiatan yang menampilkan ragam kuliner dan keindahan pesisir Kota Padang berpotensi meningkatkan minat kunjungan wisatawan pada musim mendatang.
Panitia berharap kegiatan berskala besar seperti ini dapat menjadi wahana promosi berkelanjutan, sekaligus membuka ruang sinergi antara komunitas olahraga, perangkat daerah, dan pelaku pariwisata untuk mengembangkan program sport tourism di Padang.
Catatan penyelenggaraan
Panitia menegaskan bahwa kegiatan dilaksanakan dengan pengaturan rute jelas dan pengawalan petugas untuk menjaga keselamatan peserta. Pemberian tanda bendera nasional dan nilai kebersamaan menjadi bagian penting dari rangkaian acara yang dirancang tidak hanya sebagai perayaan, tetapi juga ajakan untuk menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Dengan angin laut yang membawa harum pesisir dan geliat sepeda di sepanjang jalan kota, kegiatan ini menjadi cermin semangat kolektif masyarakat Padang: bersatu dalam gerak, menjaga budaya, dan memamerkan pesona ranah Minang kepada tamu negeri.
Reporter: Yeni Marlina, Koresponden Daerah - Sumatera Barat