Rejang Lebong, Bengkulu — PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero Unit Layanan Pelanggan (ULP) Curup menyatakan bahwa seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Rejang Lebong telah mendapatkan pasokan listrik secara penuh. Pernyataan itu disampaikan usai pertemuan audiensi antara pihak PLN dengan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong di Kantor Bupati, Selasa.
Capaian jaringan listrik dan rencana penyelesaian
PLN menyebutkan bahwa pencapaian sambungan listrik 100 persen di wilayah kabupaten itu terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Manajemen ULP Curup menyatakan optimisme untuk terus memperluas jaringan ke pemukiman dan dusun yang masih terisolasi sehingga pelayanan kelistrikan semakin merata.
"Seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Rejang Lebong saat ini telah 100 persen mendapatkan akses listrik sejak beberapa tahun terakhir,"
Pernyataan tersebut menunjukkan upaya berkelanjutan antara operator listrik dan pemerintah daerah untuk menuntaskan pemasangan jaringan, terutama di titik-titik yang selama ini sulit dijangkau. Dalam pertemuan tersebut juga dibahas peningkatan dukungan infrastruktur dari pemerintah daerah untuk mempercepat pekerjaan pemasangan jaringan di lokasi terpencil.
Dampak fiskal: Pajak Penerangan Jalan (PPJ)
Salah satu topik yang diangkat dalam audiensi adalah kontribusi PLN terhadap keuangan daerah melalui Pajak Penerangan Jalan (PPJ). PLN menjelaskan bahwa PPJ yang dipungut dari tagihan listrik pelanggan disetorkan ke kas daerah dan besarnya sekitar 10 persen dari total tagihan listrik pelanggan.
| Komponen | Keterangan |
|---|---|
| Pajak Penerangan Jalan (PPJ) | Disetorkan ke kas daerah, sekitar 10% dari total tagihan listrik pelanggan |
PPJ menjadi salah satu sumber yang menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD), sehingga perlu dipandang sebagai kontribusi langsung dari pelayanan kelistrikan terhadap kapasitas fiskal daerah dalam mendanai layanan publik lainnya.
Komitmen pemerintah daerah
Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong menyatakan dukungan terhadap upaya PLN dalam memperluas akses listrik. Pernyataan dukungan itu mencerminkan kesepahaman kedua pihak untuk meningkatkan aksesibilitas infrastruktur dasar bagi warga, terutama di kawasan yang sebelumnya belum terlayani secara optimal.
"Pemkab Rejang Lebong juga berkomitmen mendukung berbagai upaya PLN dalam memperluas akses listrik hingga ke wilayah yang belum terjangkau secara optimal,"
Dukungan pemerintah daerah penting antara lain dalam penyediaan akses jalan, koordinasi lahan, dan fasilitasi administrasi yang memperlancar proses pemasangan jaringan listrik di wilayah terpencil.
Manfaat langsung bagi masyarakat
Perluasan jaringan listrik ke seluruh desa dan kelurahan membawa sejumlah manfaat praktis bagi warga. Beberapa dampak utama antara lain:
- Peningkatan kualitas layanan pendidikan melalui penerangan di sekolah dan akses perangkat elektronik.
- Peluang ekonomi baru bagi usaha mikro dan kecil yang dapat memanfaatkan listrik untuk operasional dan produksi.
- Peningkatan kesehatan dan keselamatan publik karena ketersediaan penerangan jalan dan fasilitas kesehatan yang lebih andal.
Meski capaian 100 persen menjadi tonggak penting, pihak terkait menekankan pekerjaan lanjutan untuk memastikan kontinuitas pasokan dan kualitas layanan, termasuk perawatan jaringan dan penyelesaian titik-titik yang masih menunggu penyempurnaan teknis.
Penguatan sinergi untuk keberlanjutan
PLN dan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong mendorong penguatan sinergi jangka panjang agar manfaat listrik dapat dirasakan secara berkelanjutan. Hal ini meliputi koordinasi dalam perencanaan infrastruktur, pemeliharaan jaringan, serta pengawasan terhadap pelaksanaan program di lapangan.
Pernyataan resmi dari pihak PLN dan pemda yang disampaikan saat audiensi menegaskan bahwa upaya kolaboratif menjadi kunci untuk memastikan layanan kelistrikan yang handal sekaligus memberi kontribusi terhadap pembangunan daerah.
Pewarta: Nur Muhamad