Sebuah kecelakaan tragis terjadi pada Selasa malam di ruas Jalan Lintas Banda Aceh–Medan, Desa Tanjong Krueng, Kecamatan Kota Sigli, Kabupaten Pidie, ketika sebuah pohon kedondong berukuran besar tiba-tiba tumbang dan menimpa mobil pikap yang sedang melintas. Insiden itu menyebabkan tujuh warga dari Gampong Puli Seuke, Kecamatan Pidie, meninggal dunia serta lima orang lainnya mengalami luka-luka.
Peristiwa dan penanganan di lokasi
Peristiwa terjadi sekitar pukul 21.00 WIB saat kendaraan pikap merek Suzuki Carry yang membawa 12 penumpang melintas di kawasan Tanjong Krueng. Menurut Plt. Kepala BPBD Kabupaten Pidie, Apriadi, pohon kedondong yang menimpa kendaraan diperkirakan telah mengalami pelapukan pada bagian akar sehingga mudah tumbang dan jatuh ke badan jalan.
Tim gabungan melakukan evakuasi dan penanganan di lokasi hingga sekitar pukul 23.10 WIB. Petugas memastikan material pohon dipotong dan dibersihkan sehingga akses jalan kembali normal setelah proses evakuasi dan penanganan korban selesai.
Korban tewas dan luka
Semua korban yang meninggal tercatat berasal dari Gampong Puli Seuke. Identitas ketujuh korban meninggal adalah:
- Zubaidah (60)
- Nurmawati (50)
- Rapasah (55)
- Fatimah Wati (47)
- Salbiah (68)
- Zainabon (64)
- Halimah (68)
Lima penumpang lainnya mengalami luka, dengan satu orang dirawat dalam kondisi kritis (koma). Identitas korban luka yang dilaporkan adalah:
- Ahmad Sahir (12)
- Muhamad Kausar (7,5)
- M. Hidayat (25)
- Huaidi (10)
- Dayat (25) — dilaporkan dalam kondisi koma akibat luka pada kepala
| Jenis | Jumlah |
|---|---|
| Penumpang pada pikap | 12 |
| Meninggal | 7 |
| Luka-luka | 5 |
Respons pemerintah daerah
Apriadi menyampaikan pihak Pemerintah Kabupaten Pidie menyiapkan bantuan bagi keluarga korban. Dinas Sosial akan memberikan bantuan masa panik sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap keluarga yang terdampak.
"Hari ini Dinas Sosial akan memberikan bantuan masa panik kepada keluarga korban. Ini sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah."
Risiko pohon tumbang dan tindakan preventif
Peristiwa ini menyoroti kerentanan pohon besar di sisi jalan provinsi terhadap kondisi pelapukan akar dan faktor keselamatan pengguna jalan, terutama pada malam hari. Pohon yang sudah lapuk berisiko roboh mendadak terutama saat tidak ada penanganan rutin pemeliharaan atau pemantauan kondisi akar dan tajuk.
Sebagai informasi bagi masyarakat, beberapa langkah pencegahan yang kerap dianjurkan pihak instansi terkait antara lain:
- Rutin pemeriksaan pohon di sepanjang ruas jalan utama oleh dinas terkait;
- Penebangan atau pemangkasan pohon yang dinilai berisiko roboh setelah dilakukan penilaian teknis;
- Pemasangan rambu peringatan sementara dan pembatasan lalu lintas saat cuaca buruk atau ketika ada tindakan penanganan pohon;
- Peningkatan koordinasi antara Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup, dan pemerintah kabupaten untuk mitigasi pohon tumbang.
Dampak sosial bagi kampung
Keluarga korban yang seluruhnya berasal dari Gampong Puli Seuke kini berduka karena kehilangan sejumlah anggota keluarga sekaligus. Peristiwa ini berpotensi menimbulkan dampak psikologis dan ekonomis bagi keluarga dan komunitas setempat, sehingga bantuan cepat dan langkah pemulihan oleh pemerintah daerah menjadi penting.
Pihak berwenang setempat masih menuntaskan proses evakuasi, penanganan medis, dan administrasi pemulangan jenazah kepada keluarga. Proses penyisiran dan pembersihan pohon serta normalisasi arus lalu lintas dilaporkan telah diselesaikan pada malam kejadian.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi pengguna jalan untuk selalu waspada terhadap potensi bahaya dari vegetasi di sisi jalan, khususnya pada malam hari dan pada pohon-pohon yang tampak rapuh atau lapuk.
Cut Rania Safira, Koresponden Daerah — Aceh