Slawi, Tegal — Perpustakaan Kabupaten Tegal kini bukan hanya sekadar tempat menyimpan buku. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kabupaten Tegal menggelar Workshop WordPress Campus Connect (WPCC), program pelatihan pembuatan website gratis yang menjadi bagian dari upaya penguatan literasi digital dan pengembangan sumber daya manusia di daerah.
Inkubator digital di ruang perpustakaan
Pelatihan yang diselenggarakan di Ruang Audio Visual Disperpusip ini menggambarkan perubahan fungsi perpustakaan menjadi wadah inkubasi kemampuan teknologi informasi. Kegiatan dilaksanakan sekali penuh dalam format workshop, menitikberatkan praktik langsung pembuatan website menggunakan platform WordPress.
Antusiasme masyarakat terlihat dari jumlah pendaftar: dari 95 orang yang mendaftar, panitia memilih 28 peserta untuk mengikuti sesi intensif tersebut. Peserta datang dari latar belakang beragam, termasuk mahasiswa, masyarakat umum, tenaga pengajar, pegiat literasi, dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
- Jumlah pendaftar: 95
- Peserta terpilih: 28
- Durasi pelatihan: satu hari penuh
Tujuan: lebih dari sekadar teknis
Menurut Sekretaris Disperpusip Kabupaten Tegal, Hari Nugroho, pelatihan tersebut dirancang untuk mencapai tujuan yang lebih strategis daripada sekadar mengajarkan teknik pembuatan situs web. Program ini diarahkan untuk mencetak SDM yang mampu mengembangkan bisnis, membangun portofolio profesional, serta meningkatkan kredibilitas secara daring.
"Harapannya muncul talenta digital yang cakap dan siap mengembangkan bisnisnya, membangun portofolio, serta meningkatkan kredibilitas profesional secara online melalui proyek lepas atau membuat produk digital sendiri,"
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Hari Nugroho pada Jumat, 14 Agustus 2026. Untuk memastikan penerapan materi pelatihan efektif, pihak penyelenggara mewajibkan peserta membawa laptop dan menyiapkan materi konten yang akan diunggah selama sesi praktik. Selain itu, pendaftaran sebagai anggota Perpustakaan Soekarno-Hatta Slawi menjadi salah satu syarat mutlak bagi peserta.
Manfaat langsung bagi peserta lokal
Pelatihan semacam ini memberikan sejumlah manfaat konkret bagi warga Tegal. Bagi pelaku UMKM, keterampilan membuat dan mengelola website menambah saluran pemasaran, memudahkan pencatatan transaksi, serta meningkatkan akses ke pasar yang lebih luas. Mahasiswa dan tenaga pengajar mendapatkan kesempatan memperkaya portofolio digital dan menguji konsep proyek berbasis web dalam konteks lokal.
Dengan keterbatasan kuota peserta yang diterima, program ini juga menunjukkan kebutuhan pelatihan serupa di daerah. Faktor kurasi peserta menandakan adanya permintaan tinggi terhadap keterampilan digital sekaligus keterbatasan fasilitas dan instruktur untuk menampung seluruh pendaftar dalam satu kegiatan.
Potensi pengembangan layanan perpustakaan
Transformasi fungsi perpustakaan menjadi penyelenggara pelatihan digital membuka peluang bagi pengembangan layanan publik yang lebih relevan dengan kebutuhan zaman. Perpustakaan yang mampu menyediakan akses perangkat, jaringan, serta fasilitas pembelajaran digital dapat menjadi pusat pemberdayaan masyarakat, terutama bagi kelompok yang belum tersentuh layanan teknologi.
Penyelenggaraan WPCC oleh Disperpusip Kabupaten Tegal dan Komunitas WordPress Tegal menunjukkan kolaborasi antar lembaga lokal sebagai model yang dapat direplikasi. Ke depan, penguatan kapasitas instruktur, peningkatan fasilitas, serta penyusunan kurikulum berkelanjutan akan menentukan kemampuan program ini menjangkau lebih banyak peserta.
| Aspek | Keterangan |
|---|---|
| Lokasi | Ruang Audio Visual, Disperpusip Kabupaten Tegal (Perpustakaan Soekarno-Hatta Slawi) |
| Peserta terdaftar | 95 pendaftar, 28 terpilih |
| Fokus | Pembuatan website menggunakan WordPress, pembangunan portofolio digital |
Pelaksanaan kegiatan ini menjadi bukti bahwa layanan publik di Kabupaten Tegal sedang menyesuaikan diri dengan kebutuhan era digital. Bagi warga yang belum memperoleh kesempatan mengikuti gelombang pertama, kebutuhan akan program lanjutan atau sesi tambahan menjadi penting untuk dipenuhi oleh pemerintah daerah dan mitra komunitas.
Program seperti WPCC tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga berpotensi memberi dampak ekonomi melalui peningkatan kemampuan pemasaran dan profesionalisme warga Tegal di ranah digital.