Wali Kota Pimpin Rapat Tingkat Tinggi TPID
Wali Kota Tual, Akhmad Yani Renuat, membuka High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Aula Kantor Wali Kota Tual, Selasa, 11 Agustus 2026. Pertemuan dihadiri unsur pejabat daerah, perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku, Pertamina Patra Niaga, BMKG, serta pimpinan BUMN, perbankan, unsur Forkopimda, dan tokoh masyarakat.
Tekanan Inflasi dan Kekhawatiran terhadap El Nino
Pembahasan difokuskan pada fluktuasi indeks harga konsumen (IHK) dan potensi gangguan pasokan akibat perubahan cuaca. Menurut data yang disampaikan dalam pertemuan, inflasi year on year di Kota Tual tercatat 7,97 persen pada Januari 2026, kemudian turun menjadi 6,77 persen pada Februari 2026. Pemerintah daerah menyatakan kewaspadaan terhadap dampak fenomena El Nino yang dapat memengaruhi produksi pangan dan rantai distribusi.
"Pelaksanaan kegiatan ini sangat penting bagi kita dalam rangka mengantisipasi perkembangan cuaca dan iklim yang sangat memengaruhi kondisi perekonomian di Kota Tual dan akan berdampak terhadap upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan di Kota Tual,"
Strategi Pengendalian Inflasi
Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan empat strategi utama yang menjadi fokus TPID Kota Tual untuk meredam tekanan harga dan menjaga daya beli masyarakat. Strategi-strategi tersebut meliputi:
- Keterjangkauan harga untuk kebutuhan pokok;
- Ketersediaan stok barang dan pangan;
- Kelancaran distribusi barang dari pusat ke daerah;
- Penguatan koordinasi dan komunikasi antar anggota TPID serta dengan pihak eksternal.
Selain langkah-langkah tersebut, Pemerintah Kota Tual juga mendorong upaya peningkatan ketahanan pangan lokal melalui penguatan produksi pertanian dan perikanan sebagai mitigasi jangka menengah terhadap gangguan pasokan.
Peserta dan Peran Pemangku Kepentingan
Pertemuan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan yang memiliki peran langsung dalam pengendalian inflasi dan pengelolaan dampak cuaca, antara lain:
- Wakil Wali Kota Tual;
- Pimpinan perangkat daerah dan instansi vertikal;
- Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku;
- Sales Branch Manager Pertamina Patra Niaga Cabang Ambon;
- Perwakilan BMKG Provinsi Maluku dan Kepala BMKG Kota Tual;
- Pimpinan BUMN, BUMD, pelaku usaha, dan tokoh masyarakat.
| Periode | Inflasi (yoy) |
|---|---|
| Januari 2026 | 7,97% |
| Februari 2026 | 6,77% |
Dampak Lokal dan Langkah Ke Depan
Secara lokal, fluktuasi IHK berimplikasi pada daya beli rumah tangga dan stabilitas harga kebutuhan pokok. Pemerintah daerah menyatakan pertemuan ini diharapkan menghasilkan langkah konkret yang tidak sekadar pembahasan. Di antara hal-hal yang akan dikejar adalah peningkatan koordinasi antara instansi terkait untuk memperlancar distribusi, pemantauan stok komoditas strategis, serta dorongan peningkatan produksi pangan lokal sebagai antisipasi bila El Nino mengurangi pasokan dari wilayah lain.
Pihak-pihak terkait, termasuk perbankan dan BUMN energi, diminta meningkatkan sinergi operasional agar ketersediaan bahan bakar dan logistik tidak menjadi hambatan pada rantai pasokan. Bank Indonesia dan BMKG hadir sebagai sumber data dan pemantauan, sedangkan pemerintah kota memegang peran koordinasi kebijakan dan implementasi program di tingkat lokal.
Rapat tingkat tinggi TPID ini menandai langkah Pemerintah Kota Tual untuk lebih proaktif dalam menghadapi ketidakpastian iklim dan tekanan inflasi, dengan fokus pada keberlanjutan pasokan dan perlindungan daya beli masyarakat.