Musibah di Barak Sonbay, Kuanino
Sabtu malam (12/9/2026) sekitar pukul 21.30 WITA, sembilan rumah dinas di Kompleks Asrama TNI AD Kuanino, tepatnya di Barak Sonbay, dilalap api. Kebakaran itu menghanguskan bangunan tempat tinggal prajurit dan keluarga, memaksa penghuni dan warga sekitar melakukan upaya pemadaman awal secara mandiri sambil menunggu tim pemadam datang.
Respons pemadaman dan bantuan aparat
Empat unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kota Kupang tiba di lokasi pada pukul 22.02 WITA. Selain mobil pemadam, proses pemadaman mendapat dukungan dua unit water cannon dari Polda NTT dan Polresta Kupang Kota. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 23.51 WITA, setelah proses pemadaman berlangsung hampir dua jam.
| Peristiwa | Waktu |
|---|---|
| Awal kebakaran | 21.30 WITA |
| Mobil pemadam tiba | 22.02 WITA |
| Api padam | 23.51 WITA |
Penyebab dan pemeriksaan
Komandan Korem 161/Wira Sakti, Brigadir Jenderal TNI Hendro Cahyono, menyatakan bahwa penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Dari keterangan awal yang disampaikan kepada wartawan di Kupang, dugaan sementara adalah gangguan pada instalasi listrik atau korsleting.
"Untuk penyebabnya masih dalam penyelidikan. Dugaan awal karena hubungan pendek arus listrik,"
Tim terkait di lapangan melanjutkan pemantauan setelah api padam untuk memastikan tidak muncul titik api baru dan agar kondisinya benar-benar aman. Hingga informasi terakhir, proses pendataan kerusakan dan korban dilakukan oleh pihak berwenang.
Bantuan dan pemulihan bagi korban
Setelah kebakaran mereda, Komandan Korem Hendro Cahyono bersama rombongan menyerahkan bantuan darurat kepada prajurit dan keluarga terdampak. Turut hadir dalam penyerahan bantuan adalah Ketua Persit KCK Koorcab Rem 161 PD IX/Udayana, Ny Kartika Adiningtyas Cahyono, Kasrem, serta jajaran staf Korem. Bantuan diberikan untuk memenuhi kebutuhan darurat dan mendukung proses pemulihan keluarga setelah pendataan kerusakan selesai.
- Lokasi: Kompleks Asrama TNI AD Kuanino, Barak Sonbay, Kota Kupang.
- Jumlah rumah terbakar: sembilan.
- Waktu kejadian: malam hari, dimulai sekitar 21.30 WITA.
- Upaya pemadaman: oleh Pemkot Kupang, Polda NTT, dan Polresta Kupang Kota.
Implikasi lokal dan langkah selanjutnya
Kebakaran ini menimbulkan dampak langsung pada hunian dan kebutuhan keluarga prajurit di asrama. Selain upaya pemulihan fisik dan material, kejadian menegaskan pentingnya pemeriksaan instalasi listrik di kompleks perumahan dinas, serta kesiapsiagaan antarpihak—mulai dari penghuni, satgas kebakaran setempat, hingga aparat keamanan—dalam merespons kebakaran malam hari.
Pemerintah daerah dan pihak militer diharapkan mempercepat proses pendataan kerusakan dan penyediaan bantuan lanjutan bagi keluarga korban. Sementara itu, penyelidikan penyebab kebakaran tetap berjalan untuk mengetahui faktor pemicu secara pasti dan mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Peliputan ini akan diperbarui bila ada keterangan resmi tambahan dari aparat terkait penyelidikan atau data korban dan kerugian yang lebih rinci.