IAKN Manado Mulai Kick Off Persiapan THE Impact Rating
Manado — Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Manado memulai rangkaian persiapan untuk mengikuti Times Higher Education (THE) Impact Rating dengan menggelar pelatihan dan pendampingan bagi Tim Task Force. Kegiatan Day 1 Kick Off berlangsung di Ruang Rapat Lantai 2 Gedung Rektorat IAKN Manado pada Senin, 10 Agustus 2026, menghadirkan Sustainability Expert Bayu Arie Fianto sebagai pemateri.
Target Strategis dan Signifikansi Partisipasi
Wakil Rektor I IAKN Manado, Dr. Heldy Jerry Rogahang, menyatakan bahwa keikutsertaan dalam THE Impact Rating merupakan salah satu target strategis institusi serta bagian dari program rektorat. Ia memberikan apresiasi kepada anggota Tim Task Force yang diberi tugas mempersiapkan seluruh kebutuhan untuk mengikuti pemeringkatan tersebut.
"Ini merupakan suatu prestasi yang menjadi cita-cita dan bagian dari program Ibu Rektor terkait masuknya IAKN Manado dalam THE Impact Rating,"
Upaya Menuju Status PTKKN Pertama yang Mengikuti THE
Rektor IAKN Manado, Dr. Olivia Cherly Wuwung, menegaskan bahwa langkah ini merupakan partisipasi perdana sekaligus target strategis perguruan tinggi. Menurutnya, apabila proses persiapan dan pengajuan (submit) berhasil diselesaikan, IAKN Manado berpotensi menjadi perguruan tinggi keagamaan Kristen negeri (PTKKN) pertama di bawah Kementerian Agama yang mengikuti THE Impact Rating.
"Ini adalah dream team untuk THE Impact Rating. Ini merupakan pertama kalinya IAKN Manado ikut, dan kalau kita bisa sampai pada tahap submit, kita akan menjadi yang pertama di antara PTKKN di bawah Kementerian Agama,"
Pelatihan, Jadwal, dan Harapan Kolaborasi
Pelatihan dan pendampingan dilaksanakan selama tiga hari, 10–12 Agustus 2026, dengan materi yang menitikberatkan pada pemahaman indikator THE Impact Rating dan keterkaitannya dengan kontribusi perguruan tinggi terhadap 17 Sustainable Development Goals (SDG). Rektor meminta seluruh anggota Tim Task Force memperkuat koordinasi dan bekerja kolaboratif selama proses persiapan.
- Durasi pelatihan: 10–12 Agustus 2026
- Fokus materi: konektivitas kegiatan perguruan tinggi dengan 17 SDG
- Target penyelesaian rangkaian persiapan: November 2026
Implikasi Lokal dan Tantangan Implementasi
Dari perspektif pendidikan tinggi di Manado, upaya mengikuti THE Impact Rating membawa beberapa implikasi konkret. Pertama, proses ini mendorong institusi memperjelas dan mendokumentasikan kontribusi nyata terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan, baik dalam aktivitas akademik maupun layanan kepada masyarakat. Kedua, persiapan teknis dan administrasi untuk memenuhi indikator THE menuntut koordinasi lintas unit, penguatan kapasitas pengelolaan data, serta penyusunan bukti kinerja yang sistematis.
| Aspek | Implikasi |
|---|---|
| Kesiapan SDM | Pelatihan dan pendampingan untuk tim khusus |
| Manajemen Data | Penyusunan bukti kontribusi terhadap 17 SDG |
| Waktu | Target submit hingga November 2026 |
Menurut dokumen kegiatan, semua rangkaian persiapan ditargetkan selesai hingga November 2026. Keberhasilan mencapai tahap pengajuan akan menjadi indikator kinerja bagi pimpinan serta membuka peluang pengakuan nasional maupun internasional bagi IAKN Manado.
Penguatan Kolaborasi dan Rekomendasi Awal
Sebagai langkah lanjut, IAKN Manado perlu mempertahankan momentum melalui beberapa langkah praktis: memperkuat koordinasi antarfungsi, menyusun portofolio program yang berhubungan langsung dengan SDG, dan melakukan pemetaan bukti kinerja yang dapat diverifikasi. Pendekatan ini sekaligus membantu institusi menjelaskan kontribusinya kepada pemangku kepentingan lokal di Manado dan Sulawesi Utara.
Pelibatan konsultan atau pakar seperti yang sudah dihadirkan dapat membantu mempercepat pemahaman teknis dan penyusunan dokumentasi sesuai kriteria THE. Jika berhasil sampai pada tahap submit, IAKN Manado tidak hanya mencatat prestasi institusional, tetapi juga memberikan contoh bagi perguruan tinggi keagamaan lainnya dalam negeri.