BMKG mencatat terjadi gempa bumi bermagnitudo 4,5 yang mengguncang wilayah sekitar Daruba, Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara pada Senin, 14 September 2026. Waktu kejadian tercatat sekitar 17.58.03 WIB.
Detail teknis gempa
Informasi resmi yang dirilis BMKG menyebutkan pusat gempa berada di koordinat 2,56 Lintang Utara dan 128,30 Bujur Timur, dengan lokasi episentrum sekitar 57 kilometer di utara Daruba. Kedalaman hiposenter dicatat pada sekitar 145—146 kilometer, menunjukkan gempa tersebut bersifat menengah hingga dalam.
| Parameter | Detail |
|---|---|
| Waktu (WIB) | 14 September 2026, 17:58:03 |
| Magnitudo | 4,5 |
| Koordinat | 2,56 LU — 128,30 BT |
| Episentrum | 57 km Utara Daruba (Pulau Morotai) |
| Kedalaman | ~145—146 km |
Arti kedalaman dan potensi dampak
Kedalaman gempa yang mencapai sekitar 145—146 kilometer menunjukkan peristiwa berada pada zona menengah hingga dalam. Secara umum, gempa dengan kedalaman besar cenderung menyebabkan guncangan terasa lebih lemah di permukaan dibandingkan gempa dangkal dengan magnitudo serupa, meskipun jangkauan getaran dapat meluas ke wilayah yang lebih jauh.
Sampai dengan rilis informasi awal ini, belum ada laporan resmi tentang korban jiwa, kerusakan bangunan, atau tsunami dari otoritas terkait. Petugas Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menekankan bahwa informasi cepat awal bersifat sementara dan dapat berubah seiring pemrosesan data lebih lengkap.
"#Gempa Info Gempa Mag:4.5, 14-Sep-26 17:58:03 WIB, Lok: 2.56 LU - 128.30 BT (57 km Utara DARUBA-MALUT), Kedlmn: 146 km #BMKG, Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,"
Saran keselamatan untuk warga dan pengunjung
- Segera menjauhi barang-barang yang dapat jatuh, seperti rak, lemari tinggi, atau lampu gantung jika merasakan gempa.
- Jika berada di luar gedung, menjauh dari bangunan, pohon besar, tiang listrik, dan jembatan.
- Apabila berada di dalam gedung, berlindung di bawah meja atau furnitur kokoh dan tutupi kepala hingga guncangan berhenti.
- Hindari penggunaan lift saat gempa berlangsung.
- Ikuti perkembangan informasi resmi dari BMKG dan otoritas lokal; jangan menyebarkan spekulasi yang dapat menimbulkan keresahan.
Rekomendasi bagi pemerintah daerah dan petugas
Pemerintah daerah dan instansi terkait di wilayah Pulau Morotai diimbau melakukan pemantauan kondisi infrastruktur kritis, termasuk jaringan listrik, komunikasi, dan fasilitas kesehatan. Petugas dinas terkait juga diharapkan siaga untuk menanggapi laporan kerusakan atau kebutuhan evakuasi jika muncul dampak lanjutan.
BMKG sendiri menyatakan bahwa informasi awal bersifat dinamis. Masyarakat diminta mengacu pada kanal resmi BMKG untuk pembaruan data, peringatan dini, dan potensi aktivitas gempa susulan.
Penutup
Gempa yang terjadi di utara Daruba pada sore hari tersebut merupakan pengingat pentingnya kesiapsiagaan gempa di wilayah Maluku Utara. Meski magnitudo tergolong sedang dan kedalaman relatif besar, kewaspadaan dini dan kepatuhan terhadap arahan otoritas tetap krusial untuk mengurangi risiko bila terjadi aktivitas seismik lanjutan.