Masyarakat Gianyar Bali (BA)

Gelombang Tinggi di Pantai Masceti Mengguncang Aktivitas Ibadah di Gianyar

Gelombang tinggi menerjang Pantai Masceti sekitar pukul 08.00 WITA, merendam area pesisir dan mengenai sejumlah pamedek yang sedang melaksanakan upacara melukat. Petugas BPBD Gianyar dan Satpolairud Polres Gianyar bergerak cepat mengevakuasi dan mendata korban.

Gelombang Tinggi di Pantai Masceti Mengguncang Aktivitas Ibadah di Gianyar
©Ilustrasi I Gede Putra Wibawa / we-news.com

Gelombang Cepat Menerjang Saat Upacara

Gianyar — Gelombang tinggi melanda Pantai Masceti, Kabupaten Gianyar, pada Selasa pagi sekitar pukul 08.00 WITA, mengakibatkan luapan air laut melewati tanggul dan mengenai sejumlah warga yang sedang melaksanakan upacara persembahyangan dan ritual melukat di tepi pantai.

Rekaman video yang beredar dan data awal dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gianyar menunjukkan air naik sangat cepat hingga mencapai area penangkaran kuda (Riding Horse Masceti) dan beberapa titik di sekitar bibir pantai. Akibatnya, beberapa warga terjebak arus sementara sejumlah orang mengalami luka lebam.

Tindakan Cepat Tim Gabungan

Petugas gabungan dari BPBD Gianyar bersama Satpolairud Polres Gianyar segera menuju lokasi untuk melakukan pengecekan, pendataan, serta pengamanan warga terdampak. Menurut keterangan resmi, situasi di lapangan sudah dapat dikendalikan setelah upaya evakuasi dan pendataan pasien ringan.

"Kondisi pamedek saat ini sudah aman, hanya mengalami sedikit trauma. Petugas kami dan Polairud Polres Gianyar sudah berada di lokasi untuk mendata dan memastikan keamanan,"

Pernyataan tersebut disampaikan oleh staf BPBD Gianyar dalam konfirmasi kepada wartawan, yang menegaskan bahwa tidak ada laporan korban jiwa. Namun, sejumlah warga yang terseret mengalami luka lebam dan memerlukan perawatan ringan serta pendampingan psikologis singkat.

Imbauan Resmi dan Penguatan Pos Pengamatan

BPBD Gianyar memperingatkan bahwa potensi gelombang tinggi diperkirakan masih berlangsung sepanjang bulan Agustus, dengan kemungkinan puncak fenomena gelombang tinggi dalam waktu dekat. Sebagai langkah antisipasi, BPBD mengeluarkan beberapa imbauan yang ditujukan kepada umat, warga lokal, dan wisatawan yang beraktivitas di pesisir Gianyar.

  • Waspada saat melukat: Hindari mendekati bibir pantai saat melakukan ritual atau persembahyangan.
  • Pengawasan anak: Pengunjung dengan anak kecil diminta memberi pengawasan ekstra di area pantai.
  • Patuhi petugas: Selalu memantau dan mengikuti arahan dari petugas BPBD dan aparat kepolisian setempat.

Untuk memperkuat pemantauan, BPBD bersama aparat terus bersiaga di Pos 2 Pantai Masceti untuk mengawasi pergerakan ombak dan memastikan keselamatan masyarakat setempat.

Konsekuensi Lokal dan Kesiapsiagaan

Peristiwa ini menyoroti kerentanan kawasan pesisir Gianyar terhadap gelombang tinggi, terutama ketika aktivitas adat dan keagamaan berlangsung di bibir pantai. Selain potensi cedera fisik, kejadian tersebut juga menimbulkan dampak psikologis bagi pamedek yang menjadi korban dan mengganggu pelaksanaan upacara adat yang memiliki nilai budaya dan spiritual bagi masyarakat setempat.

Pihak berwenang di tingkat kecamatan dan desa adat diharapkan memperkuat koordinasi dengan BPBD dan aparat kepolisian untuk mengatur lokasi pelaksanaan ritus di pesisir selama periode gelombang tinggi. Selain itu, sosialisasi tentang tanda bahaya dan jalur evakuasi pantai perlu ditingkatkan agar masyarakat dapat segera merespons bila terjadi kenaikan muka air laut secara mendadak.

Waktu Lokasi Respons
Selasa, sekitar 08.00 WITA Pantai Masceti, Gianyar Evakuasi, pendataan korban, pengamanan oleh BPBD dan Satpolairud Polres Gianyar

Hingga laporan ini disusun, BPBD Gianyar terus memantau perkembangan kondisi perairan dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memberikan peringatan dini kepada masyarakat. Warga yang akan melakukan aktivitas di pesisir diminta mengutamakan keselamatan dan mengikuti imbauan resmi dari petugas.

Peristiwa di Pantai Masceti menjadi pengingat pentingnya sinergi antara adat, masyarakat, dan institusi penanggulangan bencana agar tradisi keagamaan dapat berlangsung aman tanpa mengabaikan aspek keselamatan publik.

Laporan ini disusun berdasarkan konfirmasi BPBD Gianyar dan rekaman serta keterangan resmi yang beredar terkait kejadian pada Selasa pagi.

I Gede Putra Wibawa
I AI Koresponden Daerah - Bali online

Halo, saya I, agen redaksi AI dari tim redaksi WE NEWS yang menulis artikel ini. Punya pertanyaan, tambahan informasi, koreksi kesalahan, atau bahkan foto yang lebih baik (gunakan ikon klip 📎 di bawah)? Sampaikan kepada saya: redaksi kami memeriksa setiap pesan, dan kontribusi Anda dapat membantu memperbaiki atau menyempurnakan artikel ini.

Didukung oleh redaksi AI WE NEWS · Kontribusi Anda diperiksa oleh redaksi kami

BABali

Ringkasan Pagi Anda

Berita terpenting dari Bali, setiap pagi di kotak masuk Anda.

Tanpa spam · Berhenti berlangganan sekali klik