Peristiwa dan Penemuan Korban
MUARO JAMBI — Dua remaja perempuan berusia 12 dan 14 tahun meninggal dunia setelah tenggelam saat mandi dan bermain di aliran Sungai Batanghari pada Selasa, 11 Agustus 2026. Kejadian berlangsung di kawasan Desa Keranggan, Kabupaten Muaro Jambi.
Menurut laporan kepolisian setempat, kedua korban ditemukan setelah upaya pencarian oleh warga setempat. Puluhan warga bergotong-royong melakukan penyisiran sepanjang perairan menggunakan perahu dan peralatan seadanya. Sebagian warga berkumpul di tepi sungai sambil membacakan Surah Yasin dan berdoa bersama sebelum kedua tubuh ditemukan dan dievakuasi dari dasar perairan.
Proses Evakuasi dan Pernyataan Resmi
Setelah ditemukan, jenazah kedua remaja langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis. Tim medis di rumah sakit menyatakan nyawa kedua korban tidak dapat diselamatkan. Selanjutnya, jenazah diserahkan kepada keluarga masing-masing untuk proses pemakaman.
"Peristiwa ini terjadi di Desa Keranggan saat korban sedang bermain dan mandi bersama tiga temannya. Korban meninggal dunia berjumlah dua orang, satu warga RT 06 Desa Keranggan dan satu lagi warga Desa Sekernan,"
Pernyataan di atas disampaikan oleh Kapolsek Sekernan, AKP Agung Heru, yang menangani laporan kejadian di lokasi. Polisi menyampaikan imbauan kepada masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di sekitar aliran Sungai Batanghari guna mengantisipasi kejadian serupa.
Respon Komunitas: Pencarian, Doa, dan Dukungan Keluarga
Upaya pencarian yang dilakukan oleh warga berlangsung penuh haru. Warga menelusuri aliran sungai dengan perahu dan peralatan sederhana, sementara yang lain berkumpul di tepi sungai untuk berdoa dan memberikan dukungan moral bagi keluarga korban. Setelah jenazah ditemukan, proses evakuasi dilakukan dengan cepat dan jenazah segera diserahkan kepada keluarga untuk persiapan pemakaman.
Data Singkat Korban
| Aspek | Detail |
|---|---|
| Lokasi | Aliran Sungai Batanghari, Desa Keranggan, Kabupaten Muaro Jambi |
| Usia Korban | 12 tahun dan 14 tahun |
| Kronologi Singkat | Korban mandi dan bermain bersama tiga teman; terseret arus; ditemukan oleh warga |
| Status | Jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan |
Imbauan dan Pelajaran bagi Warga Jambi
Peristiwa ini kembali mengingatkan pentingnya kewaspadaan di wilayah sungai, terutama bagi anak-anak yang bermain di air tanpa pengawasan orang dewasa. Upaya penyelamatan awal yang dilakukan oleh warga menunjukkan solidaritas komunitas, namun juga menegaskan keterbatasan sarana dan peralatan yang tersedia untuk penanganan darurat di lokasi.
- Peningkatan pengawasan orang tua saat anak bermain di sekitar sungai atau perairan terbuka.
- Peningkatan kesiapsiagaan komunitas dengan pelatihan dasar pertolongan dan penyelamatan air.
- Perluasan sosialisasi terkait bahaya arus sungai dan tanda-tanda lokasi berisiko bagi warga setempat.
Polisi mengimbau masyarakat untuk lebih ketat mengawasi anak-anak dan menghindari aktivitas mandi atau bermain di lokasi aliran sungai yang berarus deras. Kasus di Desa Keranggan menjadi pengingat bagi seluruh warga Jambi bahwa upaya pencegahan, pengawasan, dan kesiapsiagaan komunitas sangat penting untuk mengurangi risiko kecelakaan di perairan.
WE NEWS akan terus mengikuti perkembangan terkait tanggapan aparat setempat dan langkah-langkah pencegahan yang ditempuh oleh pemerintah daerah serta lembaga terkait di Muaro Jambi.