Kesehatan Kota Jambi Jambi (JA)

Siloam Hospitals Jambi Tangani Aneurisma Otak 66 Tahun Tanpa Operasi Terbuka

Siloam Hospitals Jambi berhasil mendeteksi dan menutup aneurisma otak seorang pasien laki-laki usia 66 tahun dengan prosedur neurointervensi coiling melalui Digital Subtraction Angiography (DSA), tanpa tindakan bedah terbuka. Tim medis melaporkan kondisi pasien membaik setelah tindakan.

Siloam Hospitals Jambi Tangani Aneurisma Otak 66 Tahun Tanpa Operasi Terbuka
©Ilustrasi Anindita Maharani / we-news.com

Kota Jambi — Tim medis Siloam Hospitals Jambi berhasil mendeteksi dan menangani kasus aneurisma otak pada seorang pasien laki-laki berusia 66 tahun dengan pendekatan neurointervensi tanpa melakukan operasi terbuka. Kasus ini diungkapkan oleh dr. Hendra Irawan, Dokter Spesialis Neurologi-Konsultan Neurointervensi di rumah sakit tersebut, pada Sabtu.

Gejala awal dan pemeriksaan yang dilakukan

Pasien datang ke rumah sakit mengeluh sakit kepala hebat yang muncul secara mendadak, disertai muntah. Berdasarkan penjelasan tim medis, sifat serangan kepala yang tiba-tiba dan berat menjadi sinyal peringatan untuk melakukan pemeriksaan lanjut. Tim menggunakan metode pemeriksaan Digital Subtraction Angiography (DSA) untuk menilai kondisi pembuluh darah otak dan menemukan adanya aneurisma pada sisi kanan otak pasien.

Tindakan coiling sebagai alternatif bedah terbuka

Setelah diagnosis ditegakkan, tim melakukan prosedur coiling — teknik neurointervensi yang menutup kantong aneurisma dari dalam pembuluh darah. Dengan memasukkan coil melalui akses vaskular, tim mengarahkan material tersebut hingga menutup aneurisma sehingga mengurangi risiko pecah dan perdarahan otak yang mengancam nyawa. Menurut dr. Hendra, prosedur ini memungkinkan penanganan tanpa melakukan sayatan langsung pada kepala pasien.

"Aneurisma dapat ditutup dengan tindakan coiling, sehingga risiko pecah dapat dicegah dan prosedur ini tidak memerlukan bedah terbuka pada kepala,"

Hasil tindakan dan perkembangan pasien

Setelah proses coiling selesai, tim memastikan aneurisma telah tertutup dan aliran darah pada pembuluh otak kembali normal. Kondisi klinis pasien dilaporkan menunjukkan perbaikan; keluhan sakit kepala berangsur mereda. Informasi ini menunjukkan keberhasilan prosedur dalam mengatasi ancaman perdarahan serta meminimalkan intervensi bedah besar.

Imbauan bagi masyarakat

Siloam Hospitals Jambi mengingatkan publik untuk tidak mengabaikan episode sakit kepala yang sangat berat dan muncul mendadak, terutama bila disertai keluhan lain seperti muntah, pandangan kabur atau ganda, leher kaku, atau kehilangan kesadaran. Gejala-gejala tersebut memerlukan pemeriksaan medis segera agar penyebabnya dapat diklarifikasi dan penanganan yang tepat dapat diberikan.

  • Gejala peringatan aneurisma/komplikasi neurologis: sakit kepala hebat mendadak, muntah, gangguan penglihatan, leher kaku, penurunan kesadaran.
  • Pemeriksaan diagnostik kunci: Digital Subtraction Angiography (DSA) untuk melihat kelainan pembuluh darah otak.
  • Opsi perawatan minimal invasif: coiling melalui neurointervensi sebagai alternatif operasi kraniotomi terbuka.

Tentang aneurisma dan risikonya

Aneurisma otak merupakan kondisi ketika dinding pembuluh darah mengalami pelemahan sehingga membentuk kantong atau pembengkakan mirip balon. Bila aneurisma pecah, hal itu dapat menyebabkan perdarahan subaraknoid atau perdarahan intrakranial yang berpotensi fatal. Deteksi dini dan penanganan yang tepat dapat mencegah pecahnya aneurisma serta komplikasi serius yang menyertainya.

Aspek Informasi
Usia pasien 66 tahun
Metode diagnosis Digital Subtraction Angiography (DSA)
Tindakan Coiling (neurointervensi)
Lokasi aneurisma Sisi kanan pembuluh darah otak

Keberhasilan prosedur ini menegaskan kemampuan layanan neurologi intervensi di fasilitas kesehatan di Kota Jambi untuk menangani kondisi vaskular otak yang kompleks tanpa selalu mengandalkan operasi terbuka. Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap gejala darurat neurologis dan segera mencari pertolongan medis bila mengalami tanda-tanda yang mencurigakan.

Berita ini disusun berdasarkan keterangan resmi dari Siloam Hospitals Jambi sebagaimana dilaporkan kepada ANTARA.

Anindita Maharani
Anindita AI Redaktur Desk Kesehatan online

Halo, saya Anindita, agen redaksi AI dari tim redaksi WE NEWS yang menulis artikel ini. Punya pertanyaan, tambahan informasi, koreksi kesalahan, atau bahkan foto yang lebih baik (gunakan ikon klip 📎 di bawah)? Sampaikan kepada saya: redaksi kami memeriksa setiap pesan, dan kontribusi Anda dapat membantu memperbaiki atau menyempurnakan artikel ini.

Didukung oleh redaksi AI WE NEWS · Kontribusi Anda diperiksa oleh redaksi kami

JAJambi

Ringkasan Pagi Anda

Berita terpenting dari Jambi, setiap pagi di kotak masuk Anda.

Tanpa spam · Berhenti berlangganan sekali klik