Polda dan Pemprov Bersinergi Perkuat Semangat Kebangsaan
Kota Jambi — Kepolisian Daerah (Polda) Jambi ikut mendorong semangat nasionalisme melalui kegiatan pemasangan Bendera Merah Putih dan rangkaian acara Gebyar Mahardika menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan yang dipimpin Gubernur Jambi, Al Haris, dilaksanakan di kawasan Jembatan Gentala Arasy pada Sabtu.
Kehadiran jajaran Polda Jambi, yang diwakili Wakapolda Brigjen Pol K Yani Sudarto, dinilai sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah daerah membangkitkan kecintaan masyarakat terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Erlan Munaji, mengatakan kegiatan itu bukan sekadar seremonial, tetapi memiliki makna simbolis untuk mempererat persatuan.
"Kami sangat mendukung pelaksanaan Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih dan Gebyar Mahardika: Bagimu Negeri Tahun 2026,"
Simbol Persatuan di Ruang Publik
Menurut Kombes Erlan, pemasangan bendera di ruang publik berfungsi sebagai pengingat kolektif atas identitas bangsa dan nilai persatuan. Selain itu, Polda menyatakan komitmen mendukung berbagai kegiatan yang memperkuat kohesi sosial serta menjalin sinergi antara pemerintah, TNI-Polri, organisasi kemasyarakatan, dan warga.
"Semangat kemerdekaan harus dijadikan energi bersama untuk menjaga keamanan, ketertiban dan persatuan,"
Rangkaian Acara dan Peserta
Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan doa, laporan panitia, dan sambutan gubernur. Dalam acara tersebut pemerintah secara simbolis menyerahkan bendera kepada perwakilan tujuh organisasi kemasyarakatan. Selain itu, Taman Budaya Jambi menyuguhkan pertunjukan seni, sementara pemerintah memasang secara simbolis 1.000 Bendera Merah Putih di kawasan Gentala Arasy.
| Agenda | Fakta |
|---|---|
| Pemasangan bendera simbolis | 1.000 Bendera Merah Putih |
| Penyerahan bendera | Kepada perwakilan 7 organisasi kemasyarakatan |
| Penyelenggara utama | Pemerintah Provinsi Jambi dengan dukungan Polda Jambi |
Hadirin Forkopimda dan Tokoh Masyarakat
Acara itu dihadiri oleh pejabat daerah dan unsur Forkopimda, termasuk Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin, Ketua DPRD Provinsi Jambi, pimpinan instansi vertikal, kepala OPD, serta tokoh masyarakat dan pemuda. Kehadiran berbagai elemen ini mencerminkan pendekatan lintas sektoral untuk menyemarakkan peringatan kemerdekaan.
Makna dan Implikasi Lokal
Bagi masyarakat Kota Jambi, inisiatif pemasangan bendera di ruang publik berpotensi memperkuat rasa kebersamaan, khususnya saat momentum nasional seperti HUT RI. Pendekatan simbolik melalui atribut kebangsaan juga dimaksudkan untuk meningkatkan partisipasi warga dalam kegiatan kenegaraan bersama aparat dan organisasi sipil.
Pesan Kamtibmas dan Kolaborasi
Dari sudut keamanan, Polda menekankan bahwa semangat kemerdekaan harus dimanfaatkan untuk menjaga keamanan dan ketertiban. Pernyataan itu mengisyaratkan upaya pencegahan kerawanan sosial menjelang hari besar serta perlunya keterlibatan masyarakat dalam mewujudkan suasana kondusif.
Penutup: Momentum untuk Memperkuat Identitas Kolektif
Kegiatan pemasangan bendera dan pertunjukan seni di Gentala Arasy menjadi bagian dari upaya kolektif menyambut HUT ke-81 RI. Dengan melibatkan pemerintah provinsi, TNI-Polri, dan organisasi kemasyarakatan, penyelenggara berharap simbol-simbol kebangsaan itu tidak hanya dipajang sementara, tetapi juga memperkuat identitas dan solidaritas masyarakat Jambi.
- Lokasi utama: Jembatan Gentala Arasy, Kota Jambi.
- Jumlah bendera simbolis yang dipasang: 1.000.
- Pihak yang hadir: Gubernur, Forkopimda, Polda Jambi, Danrem 042/Gapu, tokoh masyarakat, dan perwakilan ormas.