PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun memperketat pengawasan pada jalur kereta api yang melintasi kawasan rawan kebakaran lahan di wilayah Madiun. Langkah itu diambil menyusul meningkatnya potensi kebakaran pada musim kemarau yang dapat mengganggu keselamatan dan kelancaran perjalanan kereta api.
Potensi bahaya dan penyebab
Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menjelaskan mayoritas lintasan kereta api di wilayah Daop 7 berada di sekitar area persawahan dan perkebunan. Kondisi material yang mengering dan angin kencang pada musim kemarau membuat api kecil cepat menjalar dan berpotensi memasuki ruang manfaat jalur KA.
"Bahaya dari pembakaran jerami, ilalang, dan sampah di sekitar lintasan tidak boleh diremehkan. Selain asap tebal yang dapat menghalangi pandangan (visibilitas) masinis, kobaran api yang menjalar cepat akibat angin kencang berisiko tinggi memicu insiden fatal jika menyambar bagian lokomotif atau kereta penumpang,"
Prosedur operasional saat terjadi kebakaran
Tohari menegaskan bahwa apabila terjadi kebakaran atau kepulan asap tebal di dekat jalur, masinis wajib mengambil tindakan preventif. Tindakan tersebut meliputi pengurangan kecepatan hingga penghentian perjalanan secara luar biasa (BLB) untuk memastikan keselamatan penumpang, kru, dan rangkaian KA.
Selain itu, masinis diwajibkan melaporkan potensi bahaya kebakaran kepada Pusat Pengendali Perjalanan KA (Pusdal). Laporan itu kemudian disalurkan secara real-time kepada unit pengamanan, fasilitas jalan rel, serta KA-KA lain yang akan melewati segmen jalur tersebut sebagai langkah antisipasi lebih lanjut.
Upaya pencegahan dan komunikasi dengan masyarakat
Sebagai bentuk komitmen terhadap keselamatan, Daop 7 Madiun meningkatkan frekuensi patroli sepanjang jalur yang rawan kebakaran. Upaya tersebut dipadukan dengan sosialisasi langsung kepada kelompok tani dan warga yang tinggal di dekat rel untuk mengurangi praktik pembakaran yang dapat menimbulkan bahaya.
- Patroli rutin di jalur rawan kebakaran;
- Sosialisasi kepada kelompok tani dan warga sekitar rel;
- Penerapan prosedur pelaporan dan tindakan darurat oleh masinis kepada Pusdal.
Risiko pada kereta barang
Tohari mengingatkan bahwa potensi bahaya semakin besar apabila yang melintas adalah kereta api barang yang membawa muatan logistik atau bahan mudah terbakar. Dalam kondisi demikian, dampak dari kebakaran di sekitar rel bisa berdampak luas terhadap keselamatan dan lingkungan.
| Ancaman | Tindakan yang Diterapkan |
|---|---|
| Asap tebal mengurangi visibilitas masinis | Pengurangan kecepatan atau penghentian luar biasa (BLB); pemberitahuan ke Pusdal |
| Kobaran api menjalar ke jalur | Patroli jalur, koordinasi unit pengamanan dan fasilitas jalan rel |
| Muatan mudah terbakar pada KA barang | Penanganan antisipatif dan pengawasan intensif pada segmen jalur |
Langkah-langkah ini dimaksudkan untuk mengurangi risiko gangguan operasi kereta api sekaligus melindungi keselamatan pengguna layanan KA dan masyarakat sekitar rel. Pemeriksaan rute, koordinasi real-time, dan edukasi publik menjadi fokus utama Daop 7 pada musim kemarau kali ini.
Warga dan petani di sekitar jalur diimbau untuk tidak melakukan pembakaran terbuka seperti pembakaran jerami, ilalang, atau sampah dekat rel. Kepatuhan masyarakat menjadi bagian penting dalam mitigasi risiko agar angkutan kereta api tetap aman dan terjaga kelancarannya.