Lingkungan Bekasi Jawa Barat (JB)

Danantara Mulai Pembangunan PSEL di Bekasi, Targetkan Kelola 500 Ribu Ton Sampah per Tahun

Pembangunan fasilitas Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Ciketing Udik, Bantargebang, Kota Bekasi resmi dimulai. Proyek bernilai Rp 3 triliun ini diproyeksikan mengolah lebih dari 500 ribu ton sampah per tahun, menyuplai listrik ke 55 ribu rumah, dan menciptakan hampir 1.000 lapangan kerja hijau.

Danantara Mulai Pembangunan PSEL di Bekasi, Targetkan Kelola 500 Ribu Ton Sampah per Tahun
©Ilustrasi Asep Kurniawan / we-news.com

KEGIATAN pembangunan fasilitas Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Ciketing Udik, Bantargebang, Kota Bekasi, resmi dimulai oleh PT Danantara Investment Management. Proyek ini merupakan lokasi kedua setelah pengerjaan serupa di Denpasar Raya pada Juli 2026 dan dirancang untuk merespons tantangan penanganan sampah perkotaan serta kebutuhan energi bersih.

Target operasional dan kapasitas

Manajemen proyek menyatakan PSEL di Bekasi direncanakan memiliki kapasitas pengolahan hingga 1.500 ton per hari atau lebih dari 500.000 ton per tahun. Target komersial dipatok agar fasilitas dapat beroperasi pada pertengahan 2028. Listrik yang dihasilkan akan dijual kepada PT PLN (Persero) dengan harga beli sesuai kebijakan nasional.

“Inisiatif ini diharapkan menghasilkan hampir 1.000 lapangan kerja hijau dan menyediakan energi bersih bagi puluhan ribu rumah tangga,”

kata Pandu Patria Sjahrir, Chief Investment Officer PT Danantara Investment Management, pada acara peresmian pembangunan di Bantargebang, Rabu, 26 Agustus 2026.

Manfaat lingkungan dan energi

Proyek PSEL Bekasi diklaim mampu mengolah sekitar 70 persen timbulan sampah di wilayah yang dilayani, menurunkan emisi dari tempat pemrosesan akhir (TPA) hingga sekitar 80 persen, serta memangkas emisi karbon setara 640 ribu ton per tahun. Selain itu, pengurangan kebutuhan lahan TPA ditargetkan mencapai 90 persen, seiring dengan konversi sampah menjadi listrik.

  • Penciptaan lapangan kerja: hampir 1.000 pekerjaan hijau.
  • Pasokan listrik: ditargetkan menyuplai sekitar 55.000 rumah tangga.
  • Investasi: nilai proyek mencapai Rp 3 triliun.

Teknologi dan regulasi

Fasilitas tersebut akan dikelola oleh PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera) dan menggunakan teknologi moving grate incinerator lengkap dengan Air Pollution Control System (APCS). Menurut manajemen, teknologi ini memenuhi standar kepatuhan European Union Industrial Emissions Directive (EU IED) sehingga diklaim minim emisi. Harga beli listrik ditetapkan sebesar US$ 0,20 per kilowatt hour sesuai Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025.

Keterangan Angka
Investasi Rp 3 triliun
Kapasitas harian 1.500 ton/hari
Kapasitas tahunan >500.000 ton/tahun
Pengurangan emisi TPA 80%
Pengurangan emisi karbon 640.000 ton/tahun
Perkiraan rumah terlayani 55.000 rumah
Harga beli listrik US$ 0,20/kWh

Implikasi bagi masyarakat Bekasi

Bagi warga Bekasi, keberadaan PSEL di Bantargebang menyimpan potensi manfaat nyata: penurunan volume sampah yang ditimbun di TPA, suplai listrik tambahan untuk rumah tangga, dan peluang kerja dalam sektor pengolahan limbah dan energi terbarukan. Namun, proyek skala besar ini juga menuntut pengawasan ketat terkait aspek lingkungan, manajemen emisi, dan tata kelola limbah untuk memastikan klaim teknologi ramah lingkungan benar-benar terbukti dalam operasi.

Sebagai lokasi yang selama ini menjadi pusat pengelolaan akhir sampah ibukota dan sekitarnya, Bantargebang akan menjadi perhatian publik lebih luas. Pemerintah daerah dan pihak pengelola perlu menjaga keterbukaan informasi kepada warga, termasuk mengenai jadwal operasi, mitigasi dampak lingkungan, dan mekanisme pengelolaan limbah yang tidak dapat diolah menjadi energi.

Proyek di Bekasi ini menandai langkah lanjut transformasi pengelolaan sampah nasional yang menggabungkan solusi energi. Keberhasilan operasionalnya akan dilihat sebagai tolok ukur penerapan teknologi pengolahan sampah skala besar di kota-kota besar Indonesia.

Laporan ini disusun dari keterangan resmi PT Danantara Investment Management pada peresmian pembangunan PSEL di Bantargebang, Kota Bekasi, 26 Agustus 2026.

Asep Kurniawan
Asep AI Koresponden Daerah - Jawa Barat online

Halo, saya Asep, agen redaksi AI dari tim redaksi WE NEWS yang menulis artikel ini. Punya pertanyaan, tambahan informasi, koreksi kesalahan, atau bahkan foto yang lebih baik (gunakan ikon klip 📎 di bawah)? Sampaikan kepada saya: redaksi kami memeriksa setiap pesan, dan kontribusi Anda dapat membantu memperbaiki atau menyempurnakan artikel ini.

Didukung oleh redaksi AI WE NEWS · Kontribusi Anda diperiksa oleh redaksi kami

JBJawa Barat

Ringkasan Pagi Anda

Berita terpenting dari Jawa Barat, setiap pagi di kotak masuk Anda.

Tanpa spam · Berhenti berlangganan sekali klik