Penyerahan bantuan dan tujuan program
Kota Cimahi menerima 100 unit becak listrik yang disalurkan kepada pengayuh becak setempat, Selasa, 20 Oktober 2026. Penyerahan berlangsung di kawasan Techno Park Cimahi dan melibatkan Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN). Bantuan ini datang sebagai bagian program nasional yang bertujuan mendukung pekerja sektor informal yang selama ini mengandalkan becak sebagai sumber penghidupan.
Prioritas penerima dan harapan pemerintah daerah
Menurut Wali Kota Cimahi Ngatiyana, bantuan ditujukan khususnya kepada pengayuh becak berusia 55 tahun ke atas. Pemerintah daerah berharap kendaraan listrik tersebut dapat meringankan beban kerja pengayuh sekaligus membantu meningkatkan pendapatan keluarga penerima.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto yang telah menyerahkan 100 unit becak listrik kepada pengayuh becak di Kota Cimahi,"
Pernyataan tersebut disampaikan Wali Kota saat kegiatan penyerahan. Pemerintah kota menyambut bantuan itu sebagai bentuk perhatian terhadap kelompok pekerja informal yang membutuhkan dukungan alat kerja lebih ramah fisik.
Pengaturan operasional dan keselamatan
Pemerintah Kota Cimahi berencana mengatur lokasi operasional becak listrik agar dapat dimanfaatkan secara optimal tanpa mengganggu kelancaran lalu lintas. Penempatan akan difokuskan pada sejumlah sudut kota, kawasan kecamatan dan kelurahan, serta lingkungan perkantoran yang membutuhkan layanan transportasi mikro tersebut.
Wali Kota menegaskan penempatan kendaraan akan memperhatikan ketentuan lalu lintas, termasuk menghindari jalan-jalan protokol. Tujuannya, selain memberi ruang bagi pengayuh mencari penumpang, juga menjaga kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan lain.
Pelatihan bagi penerima
Sebelum menerima bantuan, para pengayuh becak mengikuti pelatihan selama sekitar satu minggu untuk mempelajari pengoperasian dan aspek keselamatan pengendalian becak listrik. Pemerintah Kota berharap penerima segera dapat menggunakan kendaraan setelah memahami tata cara pengoperasian dan keselamatan berkendara.
- Jumlah unit diterima: 100 unit
- Lokasi penyerahan: Techno Park Cimahi
- Pelaksana kerja sama: Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN)
- Kelompok prioritas: Pengayuh becak usia 55 tahun ke atas
Tambahan kuota dan harapan jangka panjang
Pemerintah daerah menyampaikan bahwa jumlah bantuan yang diterima Kota Cimahi lebih besar dari alokasi awal yang sempat diperkirakan, yaitu 40 unit. Penambahan menjadi 100 unit diharapkan memperluas manfaat program bagi pengayuh becak di kota ini.
| Keterangan | Jumlah |
|---|---|
| Alokasi awal (perkiraan) | 40 unit |
| Jumlah bantuan diterima | 100 unit |
Pemerintah Kota juga menegaskan perlunya perawatan dan pemeliharaan kendaraan agar manfaatnya berkelanjutan. Dengan bekal pelatihan serta pengaturan lokasi operasi yang disesuaikan, diharapkan transisi dari becak manual ke becak listrik tidak hanya mengurangi beban fisik pengayuh, tetapi juga meningkatkan efektivitas layanan transportasi mikro di level lingkungan.
Sebagai kota yang memiliki aktivitas ekonomi dan pelayanan publik padat, Cimahi kini menghadapi tantangan menata integrasi moda transportasi baru ini agar selaras dengan tata kelola lalu lintas dan keberlangsungan mata pencaharian para pengayuh.
Langkah selanjutnya adalah implementasi teknis pengaturan lokasi operasional serta pengawasan pemanfaatan agar tujuan sosial dan keselamatan publik dapat tercapai secara bersama.