Pelantikan dan fokus program
Tasikmalaya — Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) melantik kepengurusan Cabang Kota Tasikmalaya untuk masa bakti 2026–2029 pada Sabtu, 24 Oktober 2026. Prosesi pelantikan dilakukan oleh Ketua Umum IKPI, Vaudy Starworld, yang menegaskan harapan agar pengurus baru dapat memperkuat peran organisasi dalam menaungi profesi konsultan pajak sekaligus memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, Vaudy menekankan pentingnya sinergi antara pengurus cabang, otoritas perpajakan, dan pemangku kepentingan lain. Menurutnya, konsultan pajak bertindak sebagai penghubung penting antara wajib pajak dan regulator sehingga peran organisasi cabang bersifat strategis untuk menumbuhkan pemahaman dan kepatuhan perpajakan di tingkat lokal.
"Pengurus cabang memiliki peran penting dalam memastikan IKPI hadir dan memberikan manfaat nyata, tidak hanya bagi anggota, tetapi juga bagi masyarakat luas,"
Susunan pengurus dan tugas utama
Darwin Effendy resmi menjabat sebagai Ketua IKPI Cabang Kota Tasikmalaya. Ia akan dibantu oleh sekretaris Heri Sugara, bendahara Salsabila Kurota Ayun, serta Dera Karunia Pratama Muharam yang bertanggung jawab untuk hubungan masyarakat dan Pengembangan Profesional Berkelanjutan (PPL).
| Jabatan | Nama |
|---|---|
| Ketua | Darwin Effendy |
| Sekretaris | Heri Sugara |
| Bendahara | Salsabila Kurota Ayun |
| Bidang Humas & PPL | Dera Karunia Pratama Muharam |
Agenda kerja dan implikasi lokal
Menurut rencana, kepengurusan baru akan fokus pada beberapa program utama yang menyasar peningkatan kompetensi anggota dan edukasi publik. Langkah-langkah prioritas yang disebutkan meliputi:
- Penyelenggaraan kegiatan Pengembangan Profesional Berkelanjutan (PPL) untuk meningkatkan kapasitas teknis konsultan pajak;
- Forum diskusi dan pelatihan perpajakan yang terbuka bagi anggota serta mitra sektor usaha lokal;
- Kegiatan edukasi kepada masyarakat untuk memperkuat pemahaman hak dan kewajiban perpajakan.
Vaudy juga mengingatkan agar pengurus cabang menjaga soliditas internal sehingga program-program dapat dirasakan langsung oleh anggota. Ia menekankan pentingnya membangun komunikasi yang produktif dengan otoritas pajak untuk memastikan pertukaran informasi dan penerapan kebijakan perpajakan yang efektif di tingkat daerah.
Manfaat bagi pelaku usaha dan masyarakat Tasikmalaya
Bagi pelaku usaha kecil dan menengah di Tasikmalaya, keberadaan pengurus IKPI yang aktif berpotensi memperbaiki akses terhadap layanan konsultasi perpajakan yang profesional. Peningkatan kompetensi konsultan pajak juga diharapkan membantu wajib pajak memahami kebijakan yang kerap berubah, sehingga risiko sanksi administrasi atau kesalahan pelaporan dapat diminimalkan.
Selain itu, program edukasi publik dapat menjadi sarana penting bagi masyarakat umum untuk memperoleh informasi yang lebih jelas tentang kewajiban perpajakan, termasuk hak yang mereka miliki. Dengan demikian, upaya ini bukan hanya menguatkan profesi konsultan pajak, tetapi juga berkontribusi pada tata kelola pajak daerah yang lebih baik.
Harapan dan tantangan
Pelantikan kepengurusan Cabang Kota Tasikmalaya membuka periode baru kerja organisasi yang menuntut konsistensi pelaksanaan program dan kemampuan menjawab kebutuhan lokal. Tantangan yang perlu disikapi meliputi keterbatasan sumber daya anggota, kebutuhan koordinasi lintas sektor, serta upaya menjangkau pelaku usaha di sektor informal yang selama ini kurang tersentuh layanan perpajakan profesional.
Dengan kepengurusan yang baru, IKPI Cabang Tasikmalaya diharapkan menjadi mitra strategis bagi otoritas pajak dan komunitas usaha setempat dalam mendorong kepatuhan dan literasi perpajakan. Keberhasilan program akan sangat bergantung pada kemampuan pengurus untuk menerjemahkan strategi nasional ke dalam kegiatan yang relevan bagi masyarakat Tasikmalaya.
Penutup: Pelantikan ini menjadi momentum bagi konsolidasi profesi konsultan pajak di tingkat kota. Langkah-langkah nyata, transparan, dan berkelanjutan diperlukan agar janji peningkatan kompetensi dan manfaat publik dapat diwujudkan selama masa bakti 2026–2029.