Penutupan TMMD dan capaian fisik
Pemerintah Kota Tegal bersama TNI menutup resmi pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 yang berpusat di Kelurahan Debong Kidul, Kecamatan Tegal Selatan, Kamis, 13 Agustus 2026. Upacara penutupan dihadiri Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Tegal, serta tamu undangan terkait.
Seluruh sasaran pembangunan fisik utama program ini dinyatakan selesai 100 persen. Pekerjaan utama berupa pemasangan saluran U-Ditch beserta penutupnya dengan total panjang jaringan mencapai 123 meter telah tuntas dilaksanakan. Menurut Perwira Pelaksana TMMD Sengkuyung Tahap III, Kapten Inf Jamaluddin Abbas, prioritas pembangunan saluran air disebabkan oleh kondisi drainase sebelumnya yang belum permanen dan keterbatasan kemampuan swadaya warga.
Spesifikasi teknis dan alasan prioritas
Konstruksi yang dipasang menggunakan beton U-Ditch dengan penutup berukuran panjang 1,20 meter, lebar 0,40 meter, serta tinggi 0,50 meter. Bentuk dan ukuran tersebut dipilih untuk menata aliran air permukaan dan memperbaiki sistem drainase di wilayah yang sebelumnya masih bergantung pada saluran non permanen.
- Panjang total jaringan: 123 meter
- Ukuran tiap komponen U-Ditch: panjang 1,20 m, lebar 0,40 m, tinggi 0,50 m
- Pihak pelaksana teknis: satuan TNI yang tergabung dalam TMMD
Program nonfisik dan kegiatan pemberdayaan
Selain pembangunan fisik, TMMD Sengkuyung Tahap III menyelenggarakan rangkaian kegiatan nonfisik untuk mendukung peningkatan kesejahteraan dan kapasitas masyarakat. Kegiatan pendukung yang dilaporkan antara lain:
- Sosialisasi program pemerintah dan penyuluhan wawasan kebangsaan serta bela negara;
- Pencegahan kenakalan remaja dan sosialisasi bahaya narkoba;
- Layanan keluarga berencana dan penanganan stunting;
- Kegiatan pemberdayaan masyarakat lokal.
"TMMD adalah wadah sinergi lintas sektor antara TNI, Polri, pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat untuk mempercepat kemajuan wilayah,"
Isi amanat Pangdam IV/Diponegoro Mayor Jenderal TNI Achiruddin dibacakan oleh Inspektur Upacara, Komandan Kodim 0712, Letkol Inf Rachmat Ferdiantono. Pangdam menekankan pentingnya sinergi lintas sektor untuk mempercepat pembangunan wilayah sebagai fondasi kemajuan nasional, sesuai tema kegiatan "TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa".
Anggaran dan dukungan daerah
Kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap III menerima dukungan pembiayaan dari pemerintah daerah. Secara rinci, alokasi dana yang tercatat adalah sebagai berikut:
| Sumber Dana | Jumlah |
|---|---|
| APBD Kota Tegal | Rp231.000.000 |
| APBD Provinsi Jawa Tengah | Rp57.760.189 |
| Total Alokasi Dana | Rp288.760.189 |
Anggaran tersebut digunakan untuk mendukung pelaksanaan pekerjaan fisik dan kegiatan nonfisik selama program berlangsung sejak 15 Juli hingga 13 Agustus 2026.
Konsekuensi lokal dan tindak lanjut
Penyelesaian saluran U-Ditch sepanjang 123 meter diharapkan meningkatkan efektifitas sistem drainase di Kelurahan Debong Kidul, terutama saat hujan lebat, serta mengurangi risiko genangan yang mengganggu aktivitas warga dan perekonomian setempat. Keberhasilan proyek ini sekaligus menunjukkan peran TNI dalam percepatan pembangunan infrastruktur skala lokal dengan dukungan anggaran daerah.
Kendati demikian, efektivitas jangka panjang akan bergantung pada pemeliharaan infrastruktur oleh pemerintah kelurahan dan peran serta masyarakat. Program nonfisik yang berjalan juga diharap memupuk kesadaran warga terhadap kesehatan, pencegahan kenakalan remaja, dan pemberdayaan agar manfaat TMMD lebih menyeluruh.
Penutupan resmi menandai selesainya rangkaian kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap III, namun upaya penguatan sinergi antarinstansi dan pelibatan masyarakat tetap menjadi pekerjaan berkelanjutan untuk memastikan hasil pembangunan memberi manfaat nyata bagi warga Debong Kidul dan sekitarnya.