Sinergi TNI dan Komunitas untuk Warga Rentan
Kodim 0735/Surakarta bekerja sama dengan sejumlah komunitas relawan dan pelaku usaha setempat menggelar kegiatan bakti sosial di kawasan Makam Bonoloyo, Kota Surakarta, pada Selasa, 11 Agustus 2026. Kegiatan difokuskan untuk menjangkau pekerja kebersihan makam, pedagang kecil di sekitar makam, dan warga kurang mampu yang rutin berkegiatan di lokasi tersebut.
Bentuk dan Sasaran Bantuan
Menurut keterangan dari pihak Kodim, aksi gabungan ini membagikan bantuan berupa paket sembako, minuman es teh dalam jumlah besar, serta bantuan kursi roda bagi warga yang memerlukan. Penyaluran dilakukan di beberapa titik, dengan kawasan makam dipilih sebagai lokasi utama penyaluran agar bantuan tepat sasaran.
- 100 paket sembako disiapkan oleh penyelenggara;
- 1.000 gelas es teh dibagikan kepada warga yang hadir;
- Bantuan kursi roda disediakan untuk warga difabel yang membutuhkan.
"Saat ini kami bersinergi dengan rekan media Surakarta dan Tangan Baik untuk membantu warga masyarakat. Di antaranya dibagikan 100 paket sembako, 1.000 gelas es teh, hingga pemberian bantuan kursi roda bagi warga yang membutuhkan,"
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0735/Surakarta, Mayor Cpl Warji, sebagai penjelasan atas tujuan kegiatan yang sekaligus menjadi bentuk kepedulian TNI kepada masyarakat jelang peringatan kemerdekaan.
Alokasi Khusus untuk Makam Bonoloyo
Dari total paket sembako yang disiapkan, panitia menyatakan sebagian dialokasikan khusus untuk para pekerja kebersihan makam dan warga di area Bonoloyo. Sebanyak 90 paket ditempatkan di titik ini untuk menjangkau langsung penerima manfaat yang berada di lingkungan makam.
| Keterangan | Jumlah |
|---|---|
| Total paket sembako yang disiapkan | 100 |
| Paket sembako dialokasikan di Makam Bonoloyo | 90 |
| Gelas es teh yang dibagikan | 1.000 |
Kolaborasi Lintas Sektor
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Kodim 0735/Surakarta dengan organisasi dan pelaku usaha di Surakarta, termasuk Tangan Baik Solo Raya, PSC Community, TATV Newsroom Peduli, Favehotel Solo Baru dan Manahan, RS Asa Bunda, serta komunitas Teh Sepeda Balap. Perwakilan pihak swasta menyatakan keterlibatan tersebut sebagai bagian tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dan kepedulian terhadap komunitas lokal.
General Manager Favehotel Solo Baru dan Manahan, Khuswatus Solikhin, menyampaikan bahwa keterlibatan sektor swasta dalam aksi ini dimaksudkan untuk mendukung upaya kemanusiaan yang terkoordinasi dan berkelanjutan. Menurutnya, kegiatan semacam ini dapat dilakukan berkala untuk memperluas jangkauan manfaat bagi warga kurang mampu.
Target Lokal dan Implikasi Sosial
Pemilihan Makam Bonoloyo sebagai titik utama penyaluran menegaskan fokus penolong kepada kelompok masyarakat yang sering luput dari perhatian. Menurut pendiri Tangan Baik Solo Raya, Rus S. Sumanto, kawasan makam menjadi tempat berkumpulnya warga rentan sehingga memerlukan pendekatan langsung.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memberikan bantuan materiil jangka pendek, tetapi juga mendorong kesadaran bersama tentang pentingnya perhatian terhadap pekerja kebersihan publik dan pedagang kecil. Penyelenggara mengindikasikan kemungkinan pengulangan program serupa secara periodik sebagai bagian dari kegiatan sosial terpadu di Surakarta.
Secara praktis, aksi tersebut menunjukkan peran aktif institusi militer dalam kegiatan kemanusiaan di tingkat lokal serta efektivitas kolaborasi antar-lintas sektor dalam menjangkau penerima manfaat yang berada di lapangan.
Pantauan di lokasi mencatat kegiatan berlangsung tertib, penerima manfaat tampak menerima paket dan minuman yang dibagikan, sementara relawan dan personel Kodim membantu proses distribusi sehingga penyaluran berjalan lancar.