RSUD Jombang tingkatkan kapasitas, layani kasus gigi kompleks
JOMBANG — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Jombang memperluas dan memperdalam layanan kedokteran gigi dengan menghadirkan empat bidang spesialisasi yang selama ini jarang tersedia di rumah sakit daerah. Langkah ini diharapkan memperkuat posisi RSUD Jombang sebagai pusat rujukan penanganan kasus kedokteran gigi tingkat lanjut di wilayah Jawa Timur bagian tengah.
Direktur RSUD Jombang, dr. Pudji Umbaran, menyampaikan capaian ini secara resmi saat membuka kegiatan bertajuk Seminar Pembaruan Pelayanan Kedokteran Gigi, yang digelar di ruang pertemuan utama rumah sakit. Menurut dr. Pudji, pemenuhan tenaga dokter spesialis serta pengadaan peralatan medis dilakukan secara bertahap sejak awal tahun lalu untuk menjawab kebutuhan layanan yang semakin kompleks.
"Selama ini banyak yang beranggapan pelayanan gigi di rumah sakit daerah hanya untuk kebutuhan sederhana. Padahal saat ini RSUD Jombang telah mampu memberikan penanganan yang mendalam, akurat, dan sesuai standar nasional untuk empat bidang keahlian tersebut,"
Empat spesialisasi dan fokus layanan
Empat spesialisasi kedokteran gigi yang kini tersedia penuh di RSUD Jombang adalah:
- Periodonsia — penanganan penyakit jaringan penyangga gigi dan gusi.
- Endodonsia — perawatan saraf gigi serta saluran akar gigi.
- Ortodonsia — penataan dan perbaikan susunan gigi yang tidak teratur.
- Bedah Mulut — tindakan operasi di rongga mulut dan sekitarnya.
Keberadaan spesialis-spesialis tersebut memungkinkan RSUD Jombang menangani kasus yang sebelumnya memaksa pasien menempuh perjalanan ke rumah sakit di kota besar, sehingga memangkas biaya dan waktu bagi warga Kabupaten Jombang dan daerah sekitar.
Upaya pemerataan akses dan penguatan rujukan
Selain menyiapkan tenaga dan peralatan, pihak rumah sakit aktif melakukan sosialisasi dan pembinaan ilmiah kepada tenaga kesehatan di fasilitas tingkat pertama, seperti puskesmas, klinik, dan praktik swasta. Langkah ini dimaksudkan untuk memperjelas mekanisme rujukan berjenjang dalam sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sehingga pasien yang memerlukan penanganan spesialis dapat terarahkan dengan tepat.
Menurut penjelasan resmi RSUD, prosedur tetap mengedepankan penanganan awal di faskes tingkat pertama. Hanya pasien yang memenuhi kriteria klinis untuk tindakan lanjutan yang dirujuk ke RSUD Jombang. Hal ini sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas spesialis tanpa mengabaikan peran puskesmas dan praktik gigi primer.
| Aspek | Penjelasan |
|---|---|
| Spesialisasi | Periodonsia, Endodonsia, Ortodonsia, Bedah Mulut |
| Tujuan | Meningkatkan layanan gigi kompleks; menjadi pusat rujukan regional |
| Strategi | Pemenuhan tenaga, pengadaan peralatan, sosialisasi dan pembinaan faskes 1 |
Dampak bagi masyarakat Jombang
Peningkatan layanan ini berimplikasi langsung terhadap aksesibilitas dan kualitas pelayanan kesehatan gigi bagi masyarakat Jombang. Dengan tersedianya spesialisasi, pasien tidak perlu lagi menanggung biaya dan waktu perjalanan jauh untuk mendapatkan tindakan seperti perawatan saluran akar, penanganan penyakit gusi serius, koreksi susunan gigi, maupun tindakan operasi pada rongga mulut.
Selain aspek ekonomi, penguatan layanan spesialis juga berpotensi meningkatkan angka deteksi dini masalah kesehatan mulut yang kompleks, mengurangi komplikasi jangka panjang, serta memperkuat jejaring rujukan antar fasilitas kesehatan di kabupaten.
Manajemen RSUD menegaskan komitmen untuk terus menyosialisasikan layanan baru ini kepada masyarakat dan tenaga kesehatan, agar pemanfaatannya optimal dan merata bagi seluruh lapisan warga Kabupaten Jombang.
Pelayanan spesialis kedokteran gigi di RSUD Jombang merupakan salah satu langkah strategis pemerintah daerah untuk menghadirkan layanan kesehatan yang lebih lengkap di level kabupaten, sesuai kebutuhan lokal dan standar nasional.