Polresta Banda Aceh kembali menegaskan komitmen pembinaan terhadap personel melalui pelaksanaan Tes Kesamaptaan Jasmani (TKJ). Kegiatan itu digelar sebagai upaya memastikan semua anggota memiliki kondisi fisik yang memadai untuk menjalankan tugas kepolisian dan melayani masyarakat secara optimal.
Tujuan dan cakupan pelaksanaan
Menurut Kepala Bagian Sumber Daya Manusia Polresta Banda Aceh, Kompol Armia, TKJ bukan sekadar pengukuran kemampuan fisik, melainkan juga bagian dari evaluasi kesiapan operasional anggota. Pelaksanaan tes bertujuan menjaga kebugaran secara berkelanjutan dan memotivasi anggota untuk menerapkan pola hidup sehat.
"Pelaksanaan Tes Kesamaptaan Jasmani ini merupakan bagian penting dalam menjaga dan meningkatkan kebugaran serta kesiapan fisik personel. Karena itu, seluruh anggota diharapkan mengikuti kegiatan dengan serius dan penuh tanggung jawab,"
Pesan pimpinan
Kompol Armia menyatakan bahwa pimpinan Polresta, termasuk Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Teguh Priyambodo Nugroho, menaruh perhatian besar terhadap program pembinaan fisik. Penekanan ini dimaksudkan agar setiap personel selalu siap menghadapi tuntutan tugas yang mengharuskan kondisi jasmani prima, seperti patroli, penanganan kerumunan, dan kegiatan respons darurat.
Evaluasi kondisi jasmani sebagai alat pembinaan
Pelaksanaan TKJ juga berfungsi sebagai alat evaluasi berkala yang membantu pimpinan dalam mengidentifikasi kebutuhan pembinaan lebih lanjut—misalnya program kebugaran, pendidikan jasmani, atau penyesuaian beban tugas bagi anggota yang belum mencapai standar. Kompol Armia menegaskan bahwa hasil tes akan menjadi dasar rekomendasi pembinaan dan peningkatan kualitas SDM kepolisian di lingkungan Polresta Banda Aceh.
Dorongan untuk gaya hidup sehat
Selain memeriksa kemampuan fisik, kegiatan ini dimaksudkan untuk mendorong anggota mengadopsi pola hidup sehat, termasuk keteraturan berolahraga dan menjaga asupan gizi. Kompol Armia berharap agar anggota memandang TKJ sebagai motivasi untuk menjaga kebugaran dalam jangka panjang demi keselamatan diri dan kinerja pelayanan publik.
Manfaat bagi pelayanan publik
Kondisi fisik yang terjaga berdampak langsung pada kualitas pelayanan kepolisian kepada warga. Petugas yang bugar lebih siap menghadapi tugas rutin maupun situasi darurat sehingga pelayanan patroli, pengamanan acara publik, dan respons terhadap gangguan keamanan dapat dilakukan dengan lebih efektif.
- Menjaga kebugaran sebagai bagian dari kesiapan operasional
- Hasil TKJ menjadi dasar evaluasi dan pembinaan personel
- Memotivasi pola hidup sehat dan rutinitas olahraga
Data pelaksanaan
| Instansi | Kegiatan | Sasaran | Tanggal |
|---|---|---|---|
| Polresta Banda Aceh | Tes Kesamaptaan Jasmani (TKJ) | Seluruh personel | Rabu, 2 September 2026 |
Catatan dan langkah lanjutan
Pimpinan satuan menekankan agar setiap anggota mempersiapkan diri menjelang tes dan mengikuti arahan pembina kebugaran. Hasil evaluasi diharapkan menjadi pijakan untuk program pembinaan yang lebih terarah, seperti latihan fisik berkala dan pembinaan kesehatan. Polresta Banda Aceh juga mendorong adanya pengawasan berkelanjutan sehingga peningkatan kebugaran bukan sekadar persiapan menghadapi tes, melainkan menjadi kebiasaan kerja yang melekat.
Pelaksanaan TKJ merupakan salah satu wujud tanggung jawab institusi kepolisian terhadap kualitas sumber daya manusianya. Dengan menempatkan kebugaran jasmani sebagai prioritas, Polresta Banda Aceh berharap mampu meningkatkan profesionalisme anggota sekaligus memperkuat rasa aman dan pelayanan bagi masyarakat Banda Aceh.