Pengumuman kandidat terbuka untuk tanggapan publik
PEKALONGAN — Pelaksana tugas Bupati Pekalongan, Sukirman, menyatakan proses seleksi pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan berlangsung lancar dan mengikuti ketentuan yang berlaku. Tahap saat ini adalah penyampaian daftar nama kandidat unggulan kepada publik untuk menerima masukan sebelum penetapan resmi.
"Untuk JPT, prosesnya sudah berjalan. Nama-nama unggulan juga sudah kita umumkan kepada publik. Saat ini kita sedang menunggu masukan dan informasi dari masyarakat,"
Pernyataan itu disampaikan Sukirman usai menghadiri upacara peringatan HUT Proklamasi ke-81 pada Senin, 17 Agustus 2026. Menurutnya, keterlibatan publik dalam proses pengisian jabatan strategis bertujuan memperkuat akuntabilitas serta meningkatkan kualitas pelayanan pemerintahan.
Tujuan penataan birokrasi dan pengawasan kinerja
Sukirman menegaskan pengisian jabatan tersebut merupakan bagian dari upaya penataan dan pembaruan birokrasi agar perangkat pemerintahan lebih solid dan berkualitas dalam melayani masyarakat. Para pejabat yang nantinya ditetapkan akan diberikan target kerja sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing.
Evaluasi kinerja dan integritas akan dilakukan secara berkala. Jika target dan indikator kinerja tidak terpenuhi, Pemkab Pekalongan tidak menutup kemungkinan melakukan perpindahan tugas atau penyegaran organisasi.
"Kalau kemudian target-target dan indikator yang telah ditetapkan tidak tercapai, tentu kita akan meminta dengan hormat untuk dilakukan perpindahan tugas," tegasnya.
Ruang lingkup penataan dan jadwal
Sebagai bagian dari penataan menyeluruh, pembenahan tidak hanya menyasar JPT tetapi juga eselon III ke bawah. Menurut Sukirman, langkah lebih luas ini akan ditempuh jika hasil evaluasi menunjukkan kebutuhan perbaikan di tingkat bawah.
| Aspek | Keterangan |
|---|---|
| Tahap saat ini | Penyampaian nama unggulan dan penerimaan masukan publik |
| Evaluasi | Periodik berdasarkan target dan indikator kinerja |
| Perkiraan jadwal | Proses penataan diperkirakan berlangsung September–Oktober 2026 (mengacu jadwal Kemendagri) |
Dampak terhadap pelayanan publik dan organisasi
Pemkab Pekalongan berharap pengisian posisi strategis ini dapat menciptakan tim kepemimpinan yang kompak dan efektif, sehingga pelayanan kepada warga dapat meningkat. Beberapa implikasi yang dapat timbul dari penataan ini antara lain:
- Peningkatan akuntabilitas pejabat melalui penetapan target kerja dan indikator kinerja;
- Mekanisme penyegaran organisasi jika capaian tidak sesuai harapan;
- Perluasan penataan hingga eselon III ke bawah untuk memperbaiki struktur birokrasi secara keseluruhan.
Sukirman menekankan bahwa seluruh tahapan masih berlangsung. Pengumuman nama-nama unggulan kepada publik membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan informasi atau tanggapan yang relevan sebelum keputusan akhir diambil.
Transparansi dan partisipasi warga
Pembukaan proses kepada publik menunjukkan langkah Pemkab Pekalongan menuju praktik yang lebih transparan. Namun, efektivitas upaya ini bergantung pada partisipasi masyarakat dalam memberikan masukan yang konstruktif serta mekanisme penyaringan informasi yang jelas dari pihak berwenang.
Sejauh ini, menurut keterangan resmi, proses seleksi masih berjalan sesuai prosedur dan mengikuti jadwal yang dirujuk oleh Kementerian Dalam Negeri. Warga diimbau memantau pengumuman resmi dan memanfaatkan kesempatan memberikan tanggapan apabila melihat hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum penetapan pejabat dilakukan.
Pelaksanaan pengisian JPT dan evaluasi kinerja merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan.