Pembinaan Tahsin sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Bacaan Al-Qur’an
Kantor Urusan Agama (KUA) Curup Tengah mengadakan pembinaan tahsin kepada jamaah Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kecamatan Curup Tengah pada Rabu, 12 Agustus. Kegiatan itu merupakan bagian dari pembinaan keagamaan rutin yang ditujukan untuk memperbaiki kualitas bacaan Al-Qur’an, termasuk pengucapan huruf, panjang-pendek bacaan, dan penerapan kaidah tajwid.
Metode Pengajaran yang Praktis dan Interaktif
Dalam pengajian tersebut, ASN KUA Curup Tengah, Ebit Iswandi, S.Pd.I, menyampaikan materi tahsin dengan pendekatan yang sederhana dan praktis. Peserta diberikan kesempatan untuk langsung mempraktikkan bacaan beberapa ayat dan menerima koreksi secara langsung.
- Fokus materi: makharijul huruf, panjang-pendek bacaan, dan hukum tajwid.
- Metode: pembelajaran praktis, koreksi langsung, dan tanya jawab interaktif.
- Sasaran: jamaah BKMT Kecamatan Curup Tengah, termasuk peserta yang sudah lancar membaca.
Menurut Ebit, memperbaiki bacaan Al-Qur’an bukan hanya bagi yang belum bisa membaca. Perbaikan dan penyempurnaan bacaan juga penting bagi mereka yang sudah mahir agar semakin sesuai dengan kaidah tajwid.
"Belajar tahsin bukan hanya untuk mereka yang belum bisa membaca Al-Qur’an. Bagi yang sudah lancar pun tetap perlu memperbaiki bacaan agar semakin sesuai dengan kaidah tajwid,"
Respon Jamaah dan Suasana Pengajian
Peserta pengajian dari BKMT yang hadir melaksanakan kegiatan dengan antusias. Suasana pengajian berlangsung interaktif; jamaah diberi kesempatan membaca, menerima koreksi, serta mengajukan pertanyaan yang relevan. Pendekatan langsung terhadap bacaan memungkinkan kesalahan pengucapan dan penerapan hukum tajwid dapat segera diperbaiki.
Sejumlah jamaah menyatakan kegiatan tersebut membantu mereka memahami aspek teknis membaca Al-Qur’an yang selama ini kurang mendapat perhatian. Pembinaan yang dilaksanakan KUA Curup Tengah juga menjadi wadah untuk saling belajar dan saling memotivasi antaranggota BKMT.
Pesan Pembinaan dan Harapan Lanjutan
Ebit mengingatkan pentingnya konsistensi dan latihan rutin. Ia menekankan bahwa kesungguhan serta kemauan terus belajar merupakan faktor kunci peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an.
Dalam kegiatan itu, pembinaan tidak hanya menekankan aspek teknis. Kegiatan pengajian juga diharapkan memperkuat silaturahmi antarjamaah dan memperkaya pemahaman keagamaan komunitas setempat. Penyelenggaraan program seperti ini menempatkan KUA Curup Tengah sebagai fasilitator pembelajaran agama yang dekat dengan kebutuhan masyarakat.
| Aspek | Tujuan |
|---|---|
| Makharijul huruf | Meningkatkan ketepatan pengucapan huruf |
| Panjang-pendek bacaan | Memperbaiki irama dan tajwid |
| Koreksi langsung | Mempercepat perbaikan bacaan peserta |
Pelaksanaan pembinaan tahsin oleh ASN KUA Curup Tengah menunjukkan upaya berkelanjutan untuk mengangkat kualitas ibadah baca Al-Qur’an di tingkat akar rumput. Dengan pendekatan yang bersifat edukatif dan komunitas, kegiatan ini diharapkan terus dijalankan dan ditingkatkan cakupannya agar manfaatnya dirasakan lebih luas oleh warga Kecamatan Curup Tengah dan sekitarnya.
Sumber informasi kegiatan adalah catatan resmi Humas Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong terkait pelaksanaan pengajian BKMT pada 12 Agustus.