Sinergi antarperguruan tinggi dalam pengabdian masyarakat
Wonosari, Kecamatan Grujugan — Mahasiswa Universitas Jember (Unej), Universitas Muhammadiyah (UNMUH) Jember, dan Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember melakukan kolaborasi kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Wonosari, Kecamatan Grujugan, Kabupaten Bondowoso. Kegiatan itu meliputi bantuan teknis pelaksanaan acara desa, kerja bakti, serta dukungan persiapan rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.
Peran mahasiswa sesuai kebutuhan desa
Dalam pelaksanaan pengabdian, mahasiswa dari ketiga kampus menyesuaikan keterlibatan dengan agenda dan kebutuhan warga. Bentuk kontribusi yang diberikan antara lain: persiapan tempat, pembersihan lingkungan, pendataan peserta, koordinasi teknis acara, dan penyusunan susunan acara untuk malam puncak peringatan HUT RI.
- Gotong royong membersihkan fasilitas dan lingkungan desa.
- Koordinasi dengan perangkat desa dan sekolah untuk penampilan malam puncak.
- Pendataan peserta dan pengorganisasian perlombaan 17 Agustus yang melibatkan berbagai kelompok umur.
Kerja sama antarmahasiswa dimulai dari kegiatan pendahuluan hingga pelaksanaan puncak, sehingga proses persiapan berjalan lebih tertib dan terstruktur. Kolaborasi ini juga melibatkan warga dari berbagai kelompok usia, termasuk anak-anak, ibu-ibu, dan bapak-bapak dalam berbagai lomba yang digelar.
Malam puncak dan rangkaian HUT RI ke-81
Puncak kegiatan dilaksanakan pada Sabtu, 8 Agustus 2026, di Balai Desa Wonosari. Mahasiswa berperan dalam penyediaan tempat, menyusun susunan acara, dan menyiapkan kebutuhan teknis selama malam puncak. Selain itu, mereka turut membantu persiapan rangkaian lomba yang digelar pada hari peringatan 17 Agustus untuk melibatkan partisipasi luas warga desa.
| Aspek Kegiatan | Peran Mahasiswa |
|---|---|
| Pembersihan dan fasilitas | Gotong royong bersama warga |
| Persiapan acara | Penyusunan susunan acara dan teknis |
| Partisipasi lomba | Pendataan peserta dan distribusi hadiah |
Pelibatan mahasiswa dalam agenda desa tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga sebagai medium interaksi antara dunia akademis dan masyarakat. Keterlibatan aktif tersebut mendukung pelaksanaan kegiatan desa agar lebih rapi dan partisipatif.
Dampak bagi warga dan hubungan kampus-desa
Kolaborasi tiga perguruan tinggi ini memberikan beberapa keuntungan bagi masyarakat Desa Wonosari, antara lain meningkatnya kapasitas pelaksanaan acara, tersedianya tenaga tambahan untuk kerja bakti, serta penguatan jejaring antara perangkat desa, sekolah, dan sivitas akademika. Kehadiran mahasiswa juga mempercepat proses persiapan sehingga penyelenggaraan rangkaian HUT RI berjalan lancar.
Meskipun kegiatan berlangsung di wilayah Bondowoso, peran mahasiswa dari kampus-kampus Jember menegaskan keterikatan institusi pendidikan tinggi di Jember dengan aktivitas sosial dan budaya di kawasan sekitarnya. Bentuk pengabdian seperti ini menjadi salah satu wujud tanggung jawab sosial kampus terhadap desa-desa di sekitar wilayah kerja KKN.
Ke depan, keberlanjutan sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat lokal dapat meningkatkan efektivitas program pengabdian serta memperluas manfaat bagi pemberdayaan komunitas desa. Dokumentasi dan evaluasi kegiatan oleh pihak kampus akan menentukan model kerja sama yang lebih sistematis dalam penyelenggaraan kegiatan serupa di masa mendatang.