Guncangan kuat dan kerusakan di pelabuhan
Pagi hari Sabtu, gempa berkekuatan M7,7 yang pusatnya berada di wilayah Flores menyebabkan kerusakan di sejumlah titik, termasuk di Pelabuhan Laurens Say, Maumere, Kabupaten Sikka. Guncangan terasa kuat sejak sekitar pukul 05.58 WITA, meluas hingga berbagai wilayah di Flores dan wilayah sekitarnya.
Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Maumere melaporkan adanya bangunan ruang tunggu lantai dua di kawasan pelabuhan yang ambruk saat gempa berlangsung. Bangunan rubuh tersebut menimpa sejumlah orang yang sedang berada di lokasi.
Korban dan evakuasi
Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman, menyampaikan bahwa satu orang meninggal dunia akibat tertimpa reruntuhan. Identitas korban terkonfirmasi sebagai Meliana Nenong (54). Dalam pernyataannya, Fathur menjelaskan:
"Kami menerima informasi bahwa saat terjadi gempa, bangunan yang berada di Pelabuhan Laurens Say Maumere-Sikka rubuh dan menimpa 1 orang korban atas Meliana Nenong perempuan berusia 54 tahun dengan kondisi meninggal dunia."
Selain korban meninggal, tim SAR juga mengevakuasi dua orang lainnya dalam kondisi luka-luka. Menurut laporan, ketiganya langsung dibawa oleh Tim SAR Gabungan ke RSUD T.C. Hillers Maumere untuk mendapatkan perawatan medis.
Respons tim SAR dan pendataan dampak
Tim SAR Gabungan bergerak cepat tidak hanya di lokasi pelabuhan, tetapi juga menuju daerah lain yang terdampak, termasuk Kabupaten Nagekeo, untuk melakukan pencarian, pertolongan, dan pendataan korban. Hingga laporan awal ini disusun, proses pendataan dampak gempa masih berlangsung.
Pihak berwenang setempat menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap gempa susulan dan mengimbau warga untuk mengikuti arahan petugas ketika berada di area rawan runtuhan atau pesisir.
Data awal kejadian
| Parameter | Informasi |
|---|---|
| Waktu kejadian | Sekitar 05.58 WITA |
| Magnitudo | M7,7 |
| Pusat gempa | Wilayah Flores, sekitar 30 km timur laut Mbay (Nagekeo) |
| Kedalaman | 15 km (pemutakhiran BMKG) |
| Korban jiwa | 1 (Meliana Nenong, 54) |
| Korban luka | 2 orang, dirawat di RSUD T.C. Hillers Maumere |
Dampak lebih luas dan imbauan keselamatan
Selain kerusakan bangunan di pelabuhan, laporan awal menyebutkan adanya perubahan muka laut dan gelombang kecil di beberapa titik, sehingga BMKG sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami yang kemudian dicabut setelah pemantauan. Meski demikian, masyarakat pesisir diimbau tidak mendekati pantai dan mengikuti arahan petugas apabila masih terjadi getaran kuat atau gempa susulan.
Sekretariat daerah, aparat kepolisian, dan instansi terkait telah mengerahkan personel untuk melakukan asesmen cepat terhadap kondisi fasilitas publik dan rumah warga terdampak. Proses pencatatan kerusakan, penanganan korban, serta penyaluran bantuan akan diprioritaskan pada Lokasi-lokasi yang paling parah terdampak.
- Tim SAR Gabungan melakukan evakuasi dan membawa korban ke RSUD T.C. Hillers Maumere.
- Pendataan korban dan kerusakan masih berlangsung di Maumere dan Kabupaten lain di Flores.
- Masyarakat diminta tetap tenang namun waspada terhadap gempa susulan dan mengikuti instruksi petugas.
Perkembangan terbaru akan terus dipantau dan dilaporkan setelah data resmi dari SAR, pemerintah daerah, dan BMKG tersedia. Suara masyarakat dari daerah terpencil yang terdampak menjadi fokus utama dalam upaya penanganan darurat dan pemulihan.