Peristiwa dan Konfirmasi
Duka menyelimuti komunitas keagamaan di Maumere setelah Frater Leonardus Noprianto Waku, calon imam yang baru sehari tiba di kota itu, meninggal dunia setelah terjatuh dari lantai tiga gedung Rusunawa Seminari Tinggi Santu Petrus Ritapiret ketika gempa berkekuatan Magnitudo 7,7 mengguncang Flores pada Sabtu pagi, 15 Agustus 2026. Kepala BPBD Kabupaten Sikka, Margaretha Movaldes Da Maga Bapa, mengonfirmasi korban meninggal pada Rabu sore setelah menjalani perawatan intensif selama empat hari di RSUD TC Hillers Maumere.
"Korban meninggal kemarin sore di RSUD TC Hillers Maumere,"
Dengan wafatnya Frater Leonardus, BPBD Kabupaten Sikka mencatat jumlah korban jiwa akibat gempa bumi di Flores hingga Rabu pagi menjadi lima orang.
Latar Belakang Kedatangan dan Peristiwa Naas
Menurut keterangan pembina Seminari Tinggi Santu Petrus Ritapiret Maumere, Romo Ino Mansur, almarhum baru tiba dari Labuan Bajo pada Jumat, 14 Agustus 2026. Kedatangannya dimaksudkan untuk mengikuti pembinaan di seminari serta menempuh studi filsafat di IFTK Ledalero, Kabupaten Sikka.
Romo Ino menjelaskan bahwa saat kejadian gempa pada pagi hari Sabtu, korban berada di gedung rusunawa seminari. Kondisi panik menyebabkan Frater Leonardus melompat dari lantai tiga sehingga mengalami cedera berat dan dirujuk ke RSUD TC Hillers Maumere untuk perawatan intensif.
Dampak pada Komunitas dan Pencatatan Korban
Kematian Frater Leonardus menimbulkan kesedihan mendalam bagi pembina dan sesama calon imam. Institusi seminari yang menjadi tempat pendidikan calon-calon rohaniwan kini harus menghadapi duka sekaligus tantangan pemulihan pascagempa. Pihak berwenang setempat, termasuk BPBD Kabupaten Sikka, terus melakukan pencatatan korban dan koordinasi tanggap darurat di wilayah terdampak.
Ringkasan Kronologi
| Tanggal | Peristiwa |
|---|---|
| 14 Agustus 2026 (Jumat) | Frater Leonardus tiba di Maumere dari Labuan Bajo untuk pembinaan dan studi. |
| 15 Agustus 2026 (Sabtu) | Gempa Magnitudo 7,7 mengguncang Flores; korban melompat dari lantai tiga rusunawa seminari. |
| 15—19 Agustus 2026 | Korban menjalani perawatan intensif di RSUD TC Hillers Maumere. |
| 19 Agustus 2026 (Rabu) | Korban dinyatakan meninggal di RSUD TC Hillers Maumere; BPBD Sikka: total korban jiwa gempa Flores menjadi lima. |
Reaksi dan Tindak Lanjut
Romo Ino dan pembina seminari sedang mengatur respons internal untuk mendampingi keluarga almarhum dan para calon imam yang terguncang oleh peristiwa itu. Kepala BPBD Kabupaten Sikka terus memperbarui data korban dan mendata kebutuhan masyarakat terdampak seiring upaya tanggap darurat berlangsung.
- Institusi terkait: Seminari Tinggi Interdiosesan Santu Petrus Ritapiret Maumere, IFTK Ledalero.
- Fasilitas perawatan: RSUD TC Hillers Maumere.
- Catatan resmi: BPBD Kabupaten Sikka mencatat lima korban jiwa akibat gempa Flores hingga Rabu pagi.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi komunitas di Maumere dan Sikka akan dampak psikologis dan fisik bencana alam, terutama bagi pendatang baru yang belum memiliki jaringan dukungan kuat di tempat tujuan. Pihak seminari dan keluarga almarhum diharapkan menerima dukungan dari masyarakat setempat sementara proses duka dan administrasi berjalan.
Peliputan akan terus mengikuti perkembangan data korban resmi dan langkah-langkah pendampingan dari institusi keagamaan serta pihak berwenang di Maumere dan Kabupaten Sikka.