Surakarta — Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Aisyiyah Kota Surakarta resmi membuka program manasik haji 1448 H/2027 M pada Minggu, 9 Agustus 2026. Kegiatan yang digelar di Balai Muhammadiyah Kota Surakarta itu dihadiri sekitar 200 calon jemaah dari berbagai wilayah dalam kota.
Rangkaian pembukaan dan sambutan tokoh
Acara pembukaan dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, dilanjutkan menyanyikan lagu kebangsaan dan mars organisasi, serta sambutan oleh pengurus KBIHU dan pimpinan organisasi setempat. Ketua KBIHU Aisyiyah Kota Surakarta, H. Agus Thontowi Mahdi, S.E., M.M., memberikan prakata sebagai pengantar pelaksanaan kegiatan. Sementara itu Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Surakarta, Dr. Hj. Mahasri Shobahiya, M.Ag., menyampaikan harapan agar peserta memanfaatkan waktu persiapan dengan memantapkan ilmu dan amalan sebelum keberangkatan.
Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surakarta, Drs. K.H. Subari, hadir dan menekankan pentingnya mengikuti bimbingan manasik sebagai bekal utama dalam menjalankan ibadah haji sesuai sunnah. Dalam sambutannya disampaikan dukungan penuh dari Pimpinan Daerah terhadap program KBIHU Aisyiyah demi optimalisasi persiapan jemaah.
“Selamat kepada Bapak Ibu yang sudah bersemangat untuk bertarbiyah dalam rangka mempersiapkan diri untuk memenuhi undangan Allah SWT,”
Jadwal, tujuan, dan tata laksana bimbingan
Penyelenggara menyatakan bahwa bimbingan manasik akan berlangsung secara rutin setiap hari Ahad dan minimal dilaksanakan sebanyak 22 kali sebagai bagian dari program persiapan keberangkatan jemaah haji yang dijadwalkan berangkat pada 2027 M. Kegiatan manasik dirancang tidak hanya memaparkan tata cara pelaksanaan rukun haji, tetapi juga menguatkan pemahaman aqidah dan praktik ibadah yang sesuai sunnah.
- Peserta: sekitar 200 calon jemaah dari Kota Surakarta
- Tempat: Balai Muhammadiyah Kota Surakarta
- Frekuensi bimbingan: setiap hari Ahad, minimal 22 pertemuan
Pihak penyelenggara menegaskan bahwa materi manasik akan menggabungkan pengajian, praktik, dan tanya jawab untuk memastikan setiap calon jemaah memahami rangkaian ibadah di tanah suci. Hal ini penting mengingat sebagian peserta telah menunggu keberangkatan selama bertahun-tahun, bahkan hingga belasan tahun.
| Penanggung jawab | Peran |
|---|---|
| H. Agus Thontowi Mahdi, S.E., M.M. | Ketua KBIHU Aisyiyah Kota Surakarta |
| Dr. Hj. Mahasri Shobahiya, M.Ag. | Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Surakarta |
| Drs. K.H. Subari | Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surakarta |
Implikasi bagi calon jemaah dan komunitas
Bimbingan yang terstruktur diharapkan meningkatkan kesiapan ruhiyah dan teknis calon jemaah menjelang keberangkatan. Bagi komunitas Aisyiyah dan Muhammadiyah di Surakarta, kegiatan ini juga menjadi sarana penguatan jaringan sosial dan saling dukung antaranggota yang mempersiapkan ibadah haji. Selain aspek ritual, penyelenggaraan manasik membuka ruang edukasi mengenai kesehatan, administrasi, dan etika selama pelaksanaan haji.
Panitia menyampaikan komitmen untuk melaksanakan rangkaian manasik sesuai jadwal yang telah diprogramkan dan mendorong peserta agar aktif mengikuti seluruh pertemuan. Dengan pendekatan yang menggabungkan pembelajaran ilmiah dan pembinaan spiritual, diharapkan calon jemaah Surakarta dapat menjalankan ibadah haji dengan lebih tenang dan sesuai tuntunan.
Liputan ini disusun untuk memberi informasi bagi masyarakat kota terkait persiapan jemaah haji lokal dan upaya lembaga keagamaan setempat dalam membekali jamaah sebelum berangkat ke tanah suci.