Pengakuan internasional atas kecepatan dan ketepatan tata laksana
Rumah Sakit JIH Purwokerto memperoleh predikat internasional Gold Status WSO Angels Award in Stroke Patient Care pada Selasa, 18 Agustus 2026. Penghargaan ini diberikan atas konsistensi rumah sakit dalam menerapkan penanganan cepat pasien stroke, termasuk catatan waktu tata laksana yang mampu berada di bawah 60 menit sejak kedatangan pasien.
Direktur RS JIH, dr. Arrus Ferry, MPH, menjelaskan bahwa penghargaan tersebut menjadi legitimasi atas upaya rumah sakit menyelaraskan prosedur internal dengan standar mutu internasional. Menurutnya, tindakan cepat merupakan faktor penentu dalam hasil klinis pasien stroke.
"Kita tahu stroke itu penyakit yang berpacu dengan waktu. Karena standarnya, stroke itu kurang dari 4,5 jam, hasilnya akan cukup baik,"
Fokus pada periode emas dan layanan terintegrasi
Dalam pemaparan yang disampaikan, dr. Arrus Ferry menekankan urgensi periode emas atau "golden period" 4,5 jam sejak munculnya gejala awal stroke, terutama terkait kemungkinan intervensi yang dapat mengurangi kecacatan permanen. Menurutnya, tata laksana yang cepat dan tepat meningkatkan peluang pemulihan serta menekan angka komplikasi pasca serangan.
RS JIH juga mengandalkan layanan Stroke Corner sebagai salah satu komponen pelayanan terfokus untuk pasien stroke. Layanan ini dirancang untuk mempercepat proses triase, pemeriksaan diagnostik, dan penatalaksanaan awal sesuai protokol yang diakui secara internasional.
Rencana pengembangan fasilitas: Cathlab pada tahun depan
Sebagai bagian dari pengembangan layanan, manajemen rumah sakit menyampaikan rencana pembukaan fasilitas Cathlab pada tahun berikutnya. Pengadaan Cathlab diharapkan memperluas pilihan intervensi untuk pasien stroke tertentu serta mendukung upaya peningkatan status akreditasi ke tingkat yang lebih tinggi.
| Aspek | Keterangan |
|---|---|
| Penghargaan | Gold Status WSO Angels Award in Stroke Patient Care |
| Waktu tata laksana | Di bawah 60 menit |
| Periode emas | 4,5 jam sejak timbul gejala |
| Rencana pengembangan | Cathlab pada tahun berikutnya |
Target akreditasi lebih tinggi dan dampak bagi pasien lokal
Manajemen RS JIH menyatakan menargetkan kenaikan status dari Gold menuju tingkatan yang lebih tinggi, yakni Platinum hingga Diamond. Peningkatan status ini bukan sekadar pengakuan administratif, melainkan upaya berkelanjutan untuk menurunkan risiko kecacatan jangka panjang pada penyintas stroke di Purwokerto dan sekitarnya.
"Harapannya dengan tata laksana yang baik dan cepat, itu akan membuat hasil yang optimal bagi pasien,"
Bagi masyarakat Purwokerto, capaian ini berarti akses ke layanan stroke yang lebih cepat dan terstandar. Selain menyentuh aspek klinis, perbaikan layanan juga berdampak pada pengurangan beban keluarga dan sistem pelayanan kesehatan yang selama ini harus menangani komplikasi lanjutan akibat penanganan yang terlambat.
- Penghargaan menegaskan konsistensi RS JIH dalam tata laksana stroke.
- Stroke Corner dan rencana Cathlab menjadi bagian dari strategi peningkatan layanan.
- Target naik ke Platinum–Diamond diharapkan menurunkan angka kecacatan pasca-stroke di wilayah setempat.
Dengan pengakuan internasional ini, RS JIH Purwokerto diharapkan dapat terus memperkuat layanan emergensi neurologi, mempersingkat waktu intervensi, serta meningkatkan koordinasi antarunit rumah sakit dan pelayanan rujukan. Bagi pemangku kepentingan di Purwokerto, langkah-langkah tersebut relevan untuk memperbaiki hasil klinis pasien dan kualitas layanan kesehatan masyarakat secara umum.