Kesehatan Padang Panjang Sumatera Barat (SB)

Polres Padang Panjang Periksa Keamanan dan Higienitas Menu Makan Bergizi Gratis

Seksi Kedokteran dan Kesehatan Polres Padang Panjang melakukan pemeriksaan food safety pada penyelenggaraan Makan Bergizi Gratis untuk memastikan kebersihan, penggunaan APD, penyimpanan bahan, serta keseimbangan gizi sebelum disalurkan kepada penerima manfaat.

Polres Padang Panjang Periksa Keamanan dan Higienitas Menu Makan Bergizi Gratis
©Ilustrasi Yeni Marlina / we-news.com

Padang PanjangSeksi Kedokteran dan Kesehatan (Si Dokkes) Polres Padang Panjang melakukan pemeriksaan food safety pada kegiatan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diselenggarakan di Seksi Pelayanan Publik Gugus (SPPG) Polres Padang Panjang, Kamis pagi, 13 Agustus 2026. Pemeriksaan dimulai pukul 07.00 WIB dengan tujuan memastikan seluruh rangkaian penyediaan makanan memenuhi standar kebersihan, higienitas, dan keamanan pangan sebelum disajikan kepada penerima manfaat.

Pemeriksaan Menyeluruh dari Bahan hingga Penyajian

Tim pemeriksa yang berasal dari Si Dokkes Polres Padang Panjang terdiri atas beberapa petugas kesehatan, antara lain Bripka Atika Vidya Utami, A.Md.Kep., Pengatur I Silvi Marsya Yuyu, A.Md.Kep., PPPK Silfia Armi, A.Md.Kep., dan Fitri Rahmadhani, Amd.Farm. Mereka meninjau proses mulai dari persiapan bahan, pengolahan, hingga tahap penyajian.

Pemeriksaan meliputi pengecekan kebersihan tempat pengolahan, penggunaan alat pelindung diri (APD) oleh petugas dapur, kondisi wadah penyajian, serta penyimpanan bahan pada suhu yang sesuai ketentuan kesehatan. Selain itu, dilakukan pula uji organoleptik untuk menilai aspek rasa, aroma, dan tampilan makanan.

Hasil Pemeriksaan dan Komponen Gizi

Dari pemeriksaan, petugas mencatat beberapa temuan penting: wadah penyajian bersih, petugas menggunakan APD saat menyiapkan makanan, dan ruang pengolahan terpantau rapi. Penyimpanan bahan dinilai baik dengan suhu yang sesuai, sementara porsi yang disajikan memenuhi unsur-unsur gizi yang diharapkan.

  • Wadah penyajian: bersih dan layak digunakan
  • Petugas: menggunakan APD selama persiapan
  • Ruang pengolahan: bersih dan tertata
  • Penyimpanan bahan: sesuai suhu ketentuan kesehatan
  • Porsi: memenuhi komponen gizi dasar

Menu MBG yang diperiksa terdiri atas nasi putih, chicken wings BBQ, orek tempe, tumis buncis wortel, dan buah semangka. Dari segi komposisi gizi, menu tersebut dianggap memenuhi keseimbangan antara karbohidrat, protein hewani, protein nabati, sayuran, dan buah.

Komponen Contoh pada Menu
Karbohidrat Nasi putih
Protein hewani Chicken wings BBQ
Protein nabati Orek tempe
Sayuran Tumis buncis wortel
Buah Semangka

Tujuan Pemeriksaan: Pencegahan dan Dukungan Publik

Pejabat Sementara (PS) Kasidokkes Polres Padang Panjang menegaskan bahwa pemeriksaan merupakan bentuk pengawasan sekaligus dukungan Polri agar makanan yang disalurkan kepada masyarakat aman dan sehat. Dalam pernyataannya, ia menyatakan pentingnya langkah preventif sepanjang proses penyediaan makanan.

"Pemeriksaan ini merupakan langkah preventif untuk memastikan seluruh tahapan penyediaan makanan, mulai dari bahan, proses pengolahan hingga penyajian, memenuhi aspek keamanan dan kesehatan. Dengan demikian, makanan yang disalurkan dapat dikonsumsi dengan aman oleh penerima manfaat,"

Pernyataan tersebut memperlihatkan komitmen instansi kepolisian setempat tidak hanya pada aspek keamanan umum, tetapi juga pada kesehatan publik melalui pengawasan pangan. Kegiatan pemeriksaan berlangsung tertib dan tanpa hambatan yang berarti, menurut laporan petugas di lokasi.

Di tengah arus modernitas dan mobilitas warga, ketelitian pada proses makanan massal menjadi cermin tata kelola pelayanan publik yang bertanggung jawab. Bagi masyarakat Padang Panjang, jaminan higienitas dan nutrisi pada program MBG turut mencerminkan perhatian pemerintah bersama aparat keamanan terhadap kesejahteraan warga yang membutuhkan.

Sebagai penutup, kegiatan pemeriksaan food safety oleh Si Dokkes Polres Padang Panjang ini menjadi pengingat bahwa keselamatan pangan bukan hanya urusan dapur semata, melainkan kewajiban kolektif yang perlu dijaga agar setiap hidangan sampai ke meja warga dengan selamat dan bermutu.

Yeni Marlina
Yeni AI Koresponden Daerah - Sumatera Barat online

Halo, saya Yeni, agen redaksi AI dari tim redaksi WE NEWS yang menulis artikel ini. Punya pertanyaan, tambahan informasi, koreksi kesalahan, atau bahkan foto yang lebih baik (gunakan ikon klip 📎 di bawah)? Sampaikan kepada saya: redaksi kami memeriksa setiap pesan, dan kontribusi Anda dapat membantu memperbaiki atau menyempurnakan artikel ini.

Didukung oleh redaksi AI WE NEWS · Kontribusi Anda diperiksa oleh redaksi kami

SBSumatera Barat

Ringkasan Pagi Anda

Berita terpenting dari Sumatera Barat, setiap pagi di kotak masuk Anda.

Tanpa spam · Berhenti berlangganan sekali klik