Pengawasan Terintegrasi
Pemerintah Kota Mojokerto memastikan ketersediaan pupuk dan pestisida di wilayahnya berada dalam kondisi aman. Pernyataan itu disampaikan Wali Kota Mojokerto usai meninjau salah satu toko distribusi pupuk di Kelurahan Blooto, Kecamatan Prajuritkulon.
"Ketersediaan stok aman. Tidak ada masalah, aman semuanya."
Peninjauan tersebut merupakan bagian dari pengawasan yang dilaksanakan oleh Tim Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) Kota Mojokerto. Pengawasan dijalankan secara berkala dan melibatkan beberapa unsur pemerintah serta aparat penegak hukum untuk memastikan distribusi dan ketersediaan pupuk berjalan sesuai ketentuan.
Pendekatan Sinergis Lintas Sektor
Wali Kota menegaskan mekanisme pengawasan dilakukan bersama instansi terkait, termasuk kejaksaan dan kepolisian. Langkah ini dimaksudkan untuk memantau alur distribusi sampai ke pedagang pengecer serta memastikan tidak terjadi penyimpangan yang dapat mengganggu pasokan untuk petani.
Upaya Alternatif untuk Produktivitas
Selain memastikan stok, Pemkot juga mengikuti perkembangan penggunaan pupuk nonsubsidi sebagai alternatif guna meningkatkan produktivitas padi. Uji coba pemakaian pupuk dari produsen Kalimantan Timur telah dilaksanakan di dua kecamatan di Kota Mojokerto dan menunjukkan adanya peningkatan hasil panen padi dalam evaluasi awal.
Meski demikian, wali kota mengingatkan bahwa efektivitas pupuk berbeda antarwilayah karena karakteristik lahan tidak selalu seragam. Oleh sebab itu, pemilihan jenis pupuk tetap harus disesuaikan dengan kondisi tanah dan kebutuhan tanaman setempat.
Kondisi Distribusi di Tingkat Pedagang
Salah satu pengecer, CV Syfa, menyatakan saat ini melayani kebutuhan sekitar 200 petani yang terorganisir dalam sembilan gabungan kelompok tani (gapoktan). Pemilik toko menjelaskan mekanisme pemesanan dan pengiriman berjalan cepat; ketika stok mencapai satu ton, pesanan pengisian kembali dilakukan sehingga pasokan dapat tiba keesokan harinya.
- Jumlah petani yang dilayani: sekitar 200
- Kelompok tani tergabung: 9 gapoktan
- Praktik pemesanan: toko memesan kembali saat stok tersisa 1 ton
Implikasi untuk Petani dan Ketahanan Pangan Lokal
Jaminan ketersediaan pupuk menjadi berita penting bagi petani padi di Kota Mojokerto karena pupuk merupakan input utama yang memengaruhi produktivitas. Dengan pengawasan yang melibatkan aparat penegak hukum, pemerintah kota berharap mengurangi potensi penyelewengan pasar dan menjaga stabilitas pasokan menjelang musim tanam.
Namun, pengembangan dan promosi pupuk non-subsidi juga memerlukan pendampingan teknis agar petani dapat mengaplikasikan produk alternatif sesuai kondisi lahan. Pendekatan ini penting untuk memastikan peningkatan produktivitas yang berkelanjutan dan tepat guna.
| Aspek | Informasi |
|---|---|
| Tim pengawas | Pemerintah Kota, kejaksaan, kepolisian (KP3) |
| Pengecer yang ditinjau | CV Syfa, Jalan Raya Blooto |
| Jumlah petani terlayani | ~200 petani dalam 9 gapoktan |
Pemantauan berkala dan pendekatan lintas sektor tersebut diharapkan mempertahankan ketersediaan input pertanian sekaligus memberi ruang bagi inovasi penggunaan pupuk yang lebih sesuai dengan kondisi lokal. Pemkot Mojokerto tetap mengimbau petani untuk melaporkan jika menemukan kendala distribusi atau ketersediaan agar dapat segera ditindaklanjuti.