Pemerintah Kabupaten Jombang melanjutkan upaya memperluas akses pendidikan tinggi melalui Program Beasiswa S1 Putra-Putri Daerah 2026. Tahun ini program tersebut menyasar 30 mahasiswa yang berasal dari keluarga kurang mampu namun memiliki prestasi akademik maupun nonakademik, dengan lokasi studi ditujukan ke Universitas Darul 'Ulum Jombang.
Skema seleksi dan pelaksanaan
Menurut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Wor Windari, pelaksanaan program memasuki tahun kedua dan dilakukan dengan mekanisme seleksi yang ketat untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Tahapan yang disebut meliputi verifikasi administrasi berkas calon penerima, kemudian dilanjutkan dengan kunjungan rumah (home visit) untuk memverifikasi kondisi sosial-ekonomi keluarga.
- Jumlah penerima: 30 mahasiswa.
- Kriteria: Putra-putri daerah berprestasi (akademik atau nonakademik) dari keluarga kurang mampu.
- Proses seleksi: Verifikasi administrasi dan kunjungan lapangan sebelum penetapan melalui rapat pleno.
- Universitas tujuan: Universitas Darul 'Ulum Jombang.
Wor Windari menegaskan program ini bertujuan agar keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi warga Jombang yang memiliki potensi untuk menempuh pendidikan tinggi. Ia mengatakan seleksi dilakukan secara ketat agar bantuan diberikan kepada mahasiswa yang sesuai dengan kriteria.
“Beasiswa ini diperuntukkan bagi warga Jombang yang memiliki prestasi, baik akademik maupun nonakademik, namun menghadapi keterbatasan ekonomi. Dengan program ini, persoalan biaya diharapkan tidak menjadi penghalang untuk melanjutkan pendidikan tinggi,”
Harapan kontribusi terhadap pembangunan daerah
Bupati Jombang, Warsubi, menyatakan dukungan pemerintah daerah tidak hanya diarahkan agar mahasiswa mampu menyelesaikan studi, tetapi juga agar para penerima aktif memberi kontribusi bagi lingkungan dan pembangunan desa masing-masing sejak masih menempuh pendidikan.
“Kami meminta mahasiswa diberi kesempatan untuk belajar dan berkiprah di desa masing-masing. Mereka dapat menjadi pemuda penggerak yang sejak sekarang memiliki kepedulian dan komitmen untuk ikut membangun daerah,”
Warsubi juga mengingatkan agar mahasiswa penerima beasiswa memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sungguh-sungguh. Pernyataan tersebut menegaskan harapan agar investasi pemerintah dalam bentuk beasiswa dapat kembali menjadi manfaat nyata bagi masyarakat lokal melalui pengembangan kapasitas pemuda di tingkat desa dan kecamatan.
Data ringkas program
| Tahun | Jumlah Penerima | Universitas Tujuan |
|---|---|---|
| 2026 | 30 | Universitas Darul 'Ulum Jombang |
Pelaksanaan program yang memasuki tahun kedua menunjukkan komitmen pemerintah kabupaten untuk meningkatkan akses dan pemerataan pendidikan tinggi. Namun keberlanjutan dan dampak program bergantung pada mekanisme seleksi yang transparan, pemantauan penggunaan bantuan, serta peluang mahasiswa untuk berkontribusi langsung pada pembangunan lokal sebagaimana ditekankan Bupati.
Untuk tahap selanjutnya, pemerintah daerah perlu menyiapkan sistem pemantauan bagi penerima beasiswa agar dapat mengukur capaian akademik dan kontribusi sosial, termasuk model pemberdayaan yang memungkinkan mahasiswa berkiprah di desa tanpa mengorbankan studi. Evaluasi berkala terhadap program juga diperlukan agar manfaat yang diharapkan benar-benar tersalurkan kepada mereka yang membutuhkan sekaligus memperkuat sumber daya manusia lokal.
Program ini membuka peluang bagi putra-putri terbaik Jombang yang memiliki keterbatasan ekonomi untuk melanjutkan pendidikan tinggi. Kejelasan proses seleksi dan komitmen penerima untuk kembali memberi manfaat bagi daerah akan menjadi penentu keberhasilan jangka panjang inisiatif tersebut.