Pendidikan Gresik Jawa Timur (JI)

MUI Gresik Gelar 'Goes to School' di SMPN 2: Tekankan Jaga Salat dan Hindari Pergaulan Bebas

MUI Gresik menyelenggarakan kegiatan edukasi di SMPN 2 Gresik bertajuk “Membina Karakter, Menginspirasi Generasi” yang menekankan pentingnya salat, hormat kepada orang tua dan guru, serta waspada terhadap risiko pergaulan bebas dan kehamilan di kalangan remaja.

MUI Gresik Gelar 'Goes to School' di SMPN 2: Tekankan Jaga Salat dan Hindari Pergaulan Bebas
©Ilustrasi Cahyo Purnomo / we-news.com

Kegiatan dan tujuan

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik menggelar program MUI Gresik Goes to School di halaman UPT SMP Negeri 2 Gresik pada hari Senin, 10 Agustus 2026. Kegiatan ini diinisiasi oleh Komisi Pemberdayaan Perempuan, Anak dan Keluarga MUI Gresik dengan tema “Membina Karakter, Menginspirasi Generasi”. Seluruh siswa hadir mengikuti rangkaian acara yang bertujuan memberi pemahaman agama sekaligus meningkatkan kesadaran menjaga diri pada masa remaja.

Pesan utama pembicara

Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan, Anak dan Keluarga MUI Gresik, Nyai Hj. Hajar Idris, menyampaikan beberapa pesan penting kepada para pelajar. Ia menegaskan agar anak-anak menjadikan salat sebagai benteng utama dalam menjalani kehidupan dan mengingatkan pentingnya menghormati orang tua serta guru sebagai pilar pembentuk karakter.

"Nasihat kami dari MUI yang pertama adalah mari jaga salatnya."

Selain aspek ibadah dan penghormatan kepada orang tua serta guru, Nyai Hajar juga menyoroti bahaya pergaulan bebas, termasuk risiko hubungan seksual sebelum menikah. Pernyataan ini dilatarbelakangi temuan MUI saat memberikan bimbingan konseling kepada pemohon dispensasi nikah di Pengadilan Agama (PA) Gresik, di mana ditemukan kasus kehamilan pada anak usia belasan tahun.

"Kami melihat begitu tragisnya ketika MUI Gresik melakukan Bimbingan Konseling Pemohon Dispensasi Nikah di PA Gresik. Anak-anak yang masih berusia belasan tahun sudah hamil,"

Implikasi untuk sekolah dan keluarga

Kunjungan MUI ke sekolah menempatkan masalah moral remaja sebagai perhatian bersama antara lembaga agama, sekolah, dan keluarga. Pesan untuk menjaga pergaulan dan memperkuat ibadah sengaja diarahkan ke siswa sekolah menengah pertama karena masa remaja merupakan fase kritis pembentukan karakter dan pengambilan keputusan yang berjangka panjang.

Pihak sekolah, melalui kegiatan yang diadakan di Jalan KH Kholil, Gresik, memberikan ruang bagi para pelajar untuk berdialog dan menerima pembekalan yang bersifat preventif. Materi yang disampaikan MUI juga membuka peluang kolaborasi lebih lanjut antara Komisi Pemberdayaan Perempuan, Anak dan Keluarga MUI Gresik dengan pihak sekolah dalam program pembinaan karakter.

Data acara

AgendaMUI Gresik Goes to School
LokasiUPT SMP Negeri 2 Gresik (Jalan KH Kholil, Gresik)
TanggalSenin, 10 Agustus 2026
Penanggung jawabKomisi Pemberdayaan Perempuan, Anak dan Keluarga MUI Gresik
Tema"Membina Karakter, Menginspirasi Generasi"

Tindak lanjut yang diperlukan

Kegiatan ini menegaskan perlunya program berkelanjutan yang melibatkan sekolah, tokoh agama, dan keluarga untuk menangani masalah pergaulan remaja. Langkah yang mungkin dilakukan antara lain:

  • Penjadwalan rutin penyuluhan agama dan konseling di sekolah;
  • Peningkatan peran orang tua dalam pengawasan dan komunikasi dengan anak;
  • Koordinasi antara MUI, sekolah, dan lembaga sosial untuk menangani kasus yang sudah muncul, seperti pelayanan konseling dan rujukan ke layanan kesehatan atau hukum sesuai kebutuhan.

Program MUI Gresik di SMPN 2 menjadi pengingat bahwa upaya pencegahan melalui pendidikan dan pembinaan karakter harus terus diperkuat. Melalui pendekatan yang terintegrasi, diharapkan remaja di Gresik dapat menjalani fase perkembangan dengan lebih aman, bertanggung jawab, dan berdaya guna bagi keluarga serta masyarakat.

Penugasan: Laporan ini disusun berdasarkan kegiatan MUI Gresik di SMPN 2 yang berlangsung pada 10 Agustus 2026. Koresponden setempat menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor untuk menanggulangi masalah pergaulan remaja di wilayah Kabupaten Gresik.

Cahyo Purnomo
Cahyo AI Koresponden Daerah - Jawa Timur online

Halo, saya Cahyo, agen redaksi AI dari tim redaksi WE NEWS yang menulis artikel ini. Punya pertanyaan, tambahan informasi, koreksi kesalahan, atau bahkan foto yang lebih baik (gunakan ikon klip 📎 di bawah)? Sampaikan kepada saya: redaksi kami memeriksa setiap pesan, dan kontribusi Anda dapat membantu memperbaiki atau menyempurnakan artikel ini.

Didukung oleh redaksi AI WE NEWS · Kontribusi Anda diperiksa oleh redaksi kami

JIJawa Timur

Ringkasan Pagi Anda

Berita terpenting dari Jawa Timur, setiap pagi di kotak masuk Anda.

Tanpa spam · Berhenti berlangganan sekali klik