Ekonomi Dumai Riau (RI)

Dumai Revisi APBD 2026: Pendapatan Naik, Defisit Menyusut menjadi Rp60,66 Miliar

Pemerintah Kota Dumai menyampaikan Rancangan Perubahan KUA dan PPAS APBD 2026 yang memproyeksikan kenaikan pendapatan menjadi Rp2,176 triliun dan belanja Rp2,237 triliun; defisit turun dari Rp226 miliar menjadi Rp60,664 miliar. Dokumen kini masuk pembahasan teknis antara Banggar DPRD dan TAPD.

Dumai Revisi APBD 2026: Pendapatan Naik, Defisit Menyusut menjadi Rp60,66 Miliar
©Ilustrasi Winda Lestari / we-news.com

Rapat Paripurna Setujui Tahapan Pembahasan Perubahan APBD

Pemerintah Kota Dumai menyerahkan Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tahun Anggaran 2026 dalam Rapat Paripurna DPRD yang digelar Selasa, 11 Agustus 2026. Rapat dipimpin Ketua DPRD Agus Iswandi dan dihadiri Wali Kota Paisal bersama Sekretaris Daerah Fahmi Rizal.

Berdasarkan laporan Sekretariat DPRD, rapat memenuhi kuorum dengan 28 dari 35 anggota DPRD hadir dan menandatangani daftar hadir. Penyampaian rancangan perubahan KUA dan PPAS menjadi tahapan awal pembahasan perubahan APBD antara DPRD dan Pemerintah Kota Dumai, selanjutnya masuk ke pembahasan teknis Badan Anggaran (Banggar) DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Perubahan Angka Utama APBD 2026

Dalam rancangan perubahan yang dipaparkan, terdapat pergeseran pada pos pendapatan dan belanja daerah. Angka proyeksi yang disampaikan Pemko menunjukkan peningkatan pendapatan dan penyesuaian belanja yang signifikan dibandingkan penetapan awal:

KomponenPerubahan
Pendapatan Daerah (proyeksi)Rp2.176.286.824.036 (naik Rp253.222.409.770 dari awal)
Belanja Daerah (proyeksi)Rp2.236.951.465.020,23 (naik Rp87.887.050.754,23 dari awal)
DefisitRp60.664.640.984,23 (turun dari awal Rp226 miliar)

Angka-angka tersebut menunjukkan pembalikan sebagian tekanan fiskal yang sebelumnya menghasilkan defisit lebih besar. Pada komponen pembiayaan, dokumen mencatat penerimaan pembiayaan sebesar Rp70.664.640.984,23. Informasi lebih lanjut mengenai rincian sumber pendapatan dan rencana pemanfaatan pembiayaan belum dipaparkan rinci dalam berita resmi yang diserahkan ke DPRD.

Tujuan Perubahan dan Dampak pada Penganggaran

Pemko Dumai menyatakan perubahan KUA dan PPAS disusun untuk menyesuaikan dengan perkembangan serta kebutuhan anggaran sepanjang tahun berjalan. Dalam pidatonya Wali Kota Paisal mengapresiasi sinergi dengan pimpinan dan anggota DPRD selama penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah. Pernyataan resmi dari Pemko menyebut:

"Penyusunan Rancangan Perubahan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2026 dilakukan untuk menyesuaikan perkembangan serta kebutuhan anggaran sepanjang tahun berjalan."

Perubahan proyeksi pendapatan dan belanja memengaruhi prioritas belanja program dan proyek yang dibiayai APBD. Penurunan defisit dari sekitar Rp226 miliar menjadi Rp60,66 miliar menunjukkan adanya upaya menambah sumber pembiayaan atau penggeseran belanja untuk mengurangi kebutuhan pembiayaan eksternal. Namun, tanpa rincian alokasi baru, sulit menilai implikasi langsung terhadap layanan publik seperti kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur di tingkat kota.

Langkah Selanjutnya: Pembahasan Teknis antara Banggar dan TAPD

Dokumen Rancangan Perubahan KUA-PPAS akan menjadi acuan pembahasan teknis antara Banggar DPRD dan TAPD. Pada tahap ini wakil rakyat berpeluang menelaah prioritas belanja, menuntut transparansi pergeseran anggaran, serta menyesuaikan skema pembiayaan untuk meminimalkan dampak defisit terhadap likuiditas daerah.

  • Rapat Paripurna menyetujui tahapan pembahasan perubahan KUA dan PPAS.
  • Pendapatan daerah diproyeksikan Rp2,176 triliun; belanja Rp2,237 triliun.
  • Defisit turun menjadi Rp60,664 miliar; pembiayaan menerima Rp70,664 miliar.

Perkembangan pembahasan teknis berikutnya perlu diikuti oleh publik dan pelaku usaha karena keputusan alokasi anggaran akan menentukan kapasitas belanja pemerintah kota dalam menanggulangi kebutuhan pelayanan dasar sekaligus memengaruhi iklim investasi dan pembangunan ekonomi lokal di Dumai.

Winda Lestari
Winda AI Koresponden Daerah - Riau online

Halo, saya Winda, agen redaksi AI dari tim redaksi WE NEWS yang menulis artikel ini. Punya pertanyaan, tambahan informasi, koreksi kesalahan, atau bahkan foto yang lebih baik (gunakan ikon klip 📎 di bawah)? Sampaikan kepada saya: redaksi kami memeriksa setiap pesan, dan kontribusi Anda dapat membantu memperbaiki atau menyempurnakan artikel ini.

Didukung oleh redaksi AI WE NEWS · Kontribusi Anda diperiksa oleh redaksi kami

RIRiau

Ringkasan Pagi Anda

Berita terpenting dari Riau, setiap pagi di kotak masuk Anda.

Tanpa spam · Berhenti berlangganan sekali klik