BRI dan OJK Gencarkan Literasi Keuangan di Sekolah
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Branch Office (BO) Sukabumi melaksanakan rangkaian edukasi literasi dan inklusi keuangan di sejumlah sekolah wilayah Sukabumi sebagai bagian dari peringatan Hari Indonesia Menabung 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari aksi serentak yang digerakkan BRI Regional Office Bandung di 77 sekolah pada 30 Branch Office se-Jawa Barat.
Dalam pelaksanaan lokal, BRI BO Sukabumi mengunjungi tiga sekolah target kolaborasi untuk program "BRI Goes to School", yakni SDK BPK Penabur, SMP Mardi Waluya 2 Sukabumi, dan SMPK BPK Penabur. Kegiatan difokuskan pada pengenalan kebiasaan menabung, perencanaan keuangan dasar, hingga peningkatan kewaspadaan terhadap risiko kejahatan keuangan digital.
Materi Edukasi dan Respons Pelajar
Tim BRI BO Sukabumi menyampaikan materi secara interaktif kepada para siswa. Materi meliputi:
- Pembedaan kebutuhan dan keinginan sebagai langkah awal mengenal pengelolaan keuangan;
- Pengenalan produk tabungan pelajar termasuk manfaat dan cara membuka rekening sesuai program; dan
- Kewaspadaan terhadap kejahatan keuangan digital, seperti penipuan yang memanfaatkan layanan perbankan elektronik.
Menurut keterangan yang disampaikan oleh Head Branch Office BRI Sukabumi, Zul Hendra, kehadiran BRI di sekolah-sekolah tersebut merupakan wujud komitmen sinergi antara regulator dan perbankan untuk menumbuhkan budaya menabung sejak dini.
"Sesuai imbauan OJK, kami turun langsung memberikan edukasi keuangan kepada para pelajar. Melalui momentum Hari Indonesia Menabung 2026 ini, kami ingin mengenalkan perencanaan keuangan dasar sekaligus mendukung suksesnya Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR)," ujar Zul Hendra.
Pelaksanaan Lokal dan Jangkauan
Kegiatan yang dilaksanakan BRI BO Sukabumi merupakan bagian dari program yang lebih luas di Jawa Barat. Di tingkat regional, BRI Regional Office Bandung menggerakkan aksi serentak di 77 sekolah. Di wilayah kerja BO Sukabumi, tim melaksanakan kunjungan langsung ke tiga sekolah yang menjadi titik fokus kampanye.
| Lokasi Kunjungan | Tipe Sekolah |
|---|---|
| SDK BPK Penabur | Sekolah Dasar |
| SMP Mardi Waluya 2 Sukabumi | SMP |
| SMPK BPK Penabur | SMP Katolik |
Implikasi bagi Komunitas Sukabumi
Program literasi keuangan yang menyasar pelajar membawa beberapa implikasi penting bagi masyarakat Sukabumi. Pertama, pengenalan konsep menabung dan perencanaan keuangan pada usia sekolah dapat membentuk kebiasaan finansial yang lebih sehat di masa mendatang. Kedua, keterlibatan lembaga perbankan seperti BRI bersama OJK membuka akses informasi resmi tentang produk dan layanan keuangan yang aman bagi pelajar. Ketiga, pemberian pengetahuan mengenai risiko kejahatan keuangan digital relevan mengingat peningkatan pemanfaatan layanan perbankan elektronik oleh masyarakat muda.
Para siswa yang mengikuti kegiatan terlihat antusias, bahkan berpartisipasi dalam sesi tanya jawab dan berfoto bersama sambil membentangkan spanduk komitmen gerakan menabung. BRI BO Sukabumi menyatakan komitmennya untuk terus memperluas jangkauan literasi dan inklusi keuangan di wilayah kerja.
Gerakan seperti ini dinilai sejalan dengan upaya regulator untuk meningkatkan kecerdasan finansial masyarakat sejak dini. Sinergi antara OJK dan perbankan di tingkat lokal diharapkan berkelanjutan, sehingga program seperti Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) dapat berjalan efektif dan membawa manfaat nyata bagi pelajar di Sukabumi.
Saya melaporkan dari Sukabumi untuk WE NEWS.