Gianyar — Bali United menelan kekalahan 1-2 dari Sabah FC dalam pertandingan pembuka Dewata Challenge 2026 yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Kamis malam. Seluruh gol tercipta pada babak pertama, sementara babak kedua berjalan tanpa gol tambahan sehingga tuan rumah pulang tanpa poin.
Pada laga yang menjadi bagian dari rangkaian pemanasan menjelang kompetisi resmi itu, Sabah unggul lebih dulu melalui aksi Park Jung Bin. Bali United sempat menyamakan kedudukan lewat Rahmat Arjuna Rezki, namun pada menit akhir babak pertama, gol kedua Sabah yang dicetak Gonzalo Di Renzo memastikan kemenangan 2-1 bagi tim tamu.
Jalan pertandingan
Bali United sempat mendapatkan peluang emas pada awal laga. Pada menit ke-9, Teppei Yachida memperoleh kesempatan namun penyelesaiannya melebar tipis. Keunggulan Sabah lahir pada menit ke-17 setelah kerasnya usaha pertahanan Serdadu Tridatu belum mampu menghalau ancaman yang berujung gol.
Balasan Bali United datang lima menit kemudian ketika Queven Inacio melewati beberapa pemain lawan sebelum memberikan umpan kepada Rahmat Arjuna Rezki yang mengeksekusi sepakan melengkung indah ke dalam gawang. Gol itu sempat memberi harapan kebangkitan bagi tuan rumah, namun momentum tersebut tidak bertahan lama.
Pada menit ke-38, permainan Bali United kembali terguncang ketika Sabah berhasil memanfaatkan ruang lewat umpan silang yang diselesaikan Gonzalo Di Renzo. Gol ini mengunci keunggulan Sabah sebelum turun minum.
Insiden medis pemain Bali United
Selain hasil akhir, pertandingan juga diwarnai oleh insiden kesehatan pemain Bali United, Queven Inacio. Menurut laporan pertandingan, Queven beberapa kali mendapatkan perawatan tim medis setelah menunjukkan tanda kelelahan dan pada satu momen sempat ambruk di lapangan. Pemain tersebut kemudian diberi tambahan oksigen sebelum digantikan oleh I Made Tito Wiratama.
Insiden medis semacam ini menjadi perhatian mengingat beban fisik dalam persiapan pramusim. Tim medis klub dan pelatih biasanya melakukan evaluasi kondisi pemain untuk menentukan langkah pemulihan dan peran pada laga-laga berikutnya.
Rencana pertandingan selanjutnya dan implikasi
Kekalahan ini menempatkan Bali United di posisi kedua klasemen sementara Dewata Challenge dengan nol poin, sementara Sabah berada di puncak klasemen dengan tiga poin. Persib Bandung, yang tergabung dalam turnamen ini, belum memainkan laga pertama.
Sabah diperkirakan akan menyelesaikan partisipasinya di Dewata Challenge lebih cepat dibandingkan dua klub Indonesia karena mereka harus bersiap mengikuti jadwal awal Malaysia Super League 2026/2027. Bali United masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki posisi saat menghadapi Persib pada jadwal yang telah ditetapkan nanti.
- Skor akhir: Bali United 1–2 Sabah FC
- Gol Bali United: Rahmat Arjuna Rezki
- Gol Sabah FC: Park Jung Bin, Gonzalo Di Renzo
- Insiden: Queven Inacio menerima perawatan medis dan digantikan
| Posisi | Klub | Poin |
|---|---|---|
| 1 | Sabah FC | 3 |
| 2 | Bali United | 0 |
| 3 | Persib | 0 |
Dari sisi taktik, Bali United menguasai bola lebih banyak pada babak kedua namun kesulitan menembus pertahanan rapat Sabah yang mengandalkan serangan balik cepat. Gagal memanfaatkan dominasi penguasaan bola menjadi salah satu faktor yang membuat Bali United tidak mampu mengejar ketertinggalan.
Pelatih dan staf medis Bali United kemungkinan akan mengevaluasi kondisi pemain, terutama mereka yang menunjukkan tanda-tanda kelelahan berlebih, demi menjaga kebugaran skuat menjelang laga-laga berikutnya. Sementara itu, Sabah pulang membawa modal positif saat melanjutkan persiapan menghadapi kompetisi domestik di Malaysia.
Pertandingan berikut Bali United di Dewata Challenge akan menjadi momen penting untuk melihat respons tim di hadapan suporter sendiri dan langkah korektif yang diambil staf pelatih setelah kekalahan ini.