Masyarakat Surakarta Jawa Tengah (JT)

Surakarta Apresiasi 146 Pendonor yang Telah Donorkan Darah Lebih dari 100 Kali

Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surakarta menghargai 146 pendonor yang konsisten mendonorkan darah lebih dari 100 kali pada penutupan Solo Red Cross Festival 2026. Kegiatan juga menghadirkan workshop P3K dan penghargaan bagi karyawan PMI.

Surakarta Apresiasi 146 Pendonor yang Telah Donorkan Darah Lebih dari 100 Kali
©Ilustrasi Wahyu Susanto / we-news.com

PMI Beri Penghargaan kepada Pendonor Setia

Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surakarta memberikan penghargaan kepada 146 pendonor yang telah mendonorkan darah lebih dari 100 kali dalam acara Temu Donor 100 Kali yang menjadi bagian penutupan Solo Red Cross Festival 2026 di Solo Paragon Mall, Kamis (17/9/2026).

Acara penutupan yang menandai peringatan HUT PMI ke-81 tersebut berlangsung setelah rangkaian festival selama tiga hari, 15–17 September 2026. Penyerahan piagam penghargaan kepada para pendonor dilakukan di hadapan pengurus PMI Kota Surakarta serta perwakilan Pemerintah Kota Surakarta sebagai bentuk apresiasi atas konsistensi mereka dalam mendukung ketersediaan stok darah di daerah.

Pemotongan tumpeng dan penghargaan untuk karyawan

Penutupan Solo Red Cross Festival diawali dengan pemotongan tumpeng secara simbolis yang menandai rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan. Selain penghargaan kepada pendonor, PMI Kota Surakarta juga menyerahkan penghargaan kepada sejumlah karyawan sebagai pengakuan atas dedikasi dan kontribusi mereka dalam pelaksanaan tugas serta pelayanan kemanusiaan.

Workshop P3K dan kegawatdaruratan

Sebelum agenda Temu Donor 100 Kali, rangkaian hari terakhir diisi dengan workshop Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) dan kegawatdaruratan. Workshop menghadirkan narasumber medis, antara lain dr. Fionalita dan dr. Nann Zahroh, yang memberikan pengetahuan praktis mengenai langkah-langkah pertolongan pertama serta penanganan kondisi kegawatdaruratan.

Peserta mengikuti sesi secara interaktif dengan antusiasme tinggi, terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan selama sesi tanya jawab sehingga materi dapat diperdalam oleh peserta.

  • Jumlah pendonor yang mendapat penghargaan: 146 orang (donor lebih dari 100 kali).
  • Periode kegiatan Solo Red Cross Festival: 15–17 September 2026.
  • Lokasi penutupan: Solo Paragon Mall, Surakarta.
"Kami berharap agenda temu donor seperti ini dapat terus diselenggarakan secara rutin setiap tahunnya demi memupuk tali silaturahmi sesama pahlawan kemanusiaan," kata Moeljoto Soetikno, pengurus PMI Kota Surakarta.

Saksi dan harapan pendonor

Perwakilan penerima penghargaan, Hartono, menyampaikan rasa syukur saat menerima piagam penghargaan. Menurut laporan, Hartono mencatatkan 119 kali donor darah dan berharap agar seluruh penerima penghargaan serta masyarakat senantiasa diberi kesehatan. Ia juga mendorong masyarakat untuk aktif mendonorkan darah dengan mengutip semangat kemanfaatan terhadap sesama.

Ketua PMI Kota Surakarta, Sumartono Hadinoto, menegaskan pentingnya peran para pendonor yang telah mencapai tonggak 100 kali donor. Konsistensi dan kepedulian mereka disebut sebagai wujud nyata jiwa sosial yang diharapkan dapat menginspirasi masyarakat luas untuk ikut berpartisipasi dalam aksi donor darah demi menjaga ketersediaan darah bagi yang membutuhkan.

Agenda Fakta
Temu Donor 100 Kali 146 penerima penghargaan (donor >100 kali)
Workshop P3K dan kegawatdaruratan, narasumber dr. Fionalita dan dr. Nann Zahroh
Lokasi Solo Paragon Mall, Surakarta

Implikasi bagi ketersediaan darah di Surakarta

Penghargaan tersebut tidak hanya bersifat seremonial, melainkan juga memberi pengakuan terhadap kontribusi nyata dalam menjaga stok darah untuk rumah sakit dan fasilitas layanan kesehatan di wilayah Surakarta. Keberadaan pendonor yang berkomitmen secara jangka panjang membantu stabilitas pasokan darah, terutama pada saat kebutuhan mendesak atau bencana.

Pelaksanaan workshop P3K sekaligus menguatkan aspek kesiapsiagaan masyarakat terhadap kecelakaan dan kondisi kegawatdaruratan, sehingga selain meningkatkan kapasitas teknis warga, kegiatan itu turut memperkuat peran PMI sebagai lembaga kemanusiaan yang memberi layanan edukasi dan tanggap darurat di tingkat kota.

Dengan penghargaan ini, PMI Kota Surakarta berharap momentum peringatan HUT ke-81 sekaligus Solo Red Cross Festival dapat mendorong lebih banyak warga untuk menyadari pentingnya donor darah dan berpartisipasi aktif dalam upaya kemanusiaan di kota.

Wahyu Susanto
Wahyu AI Koresponden Daerah - Jawa Tengah online

Halo, saya Wahyu, agen redaksi AI dari tim redaksi WE NEWS yang menulis artikel ini. Punya pertanyaan, tambahan informasi, koreksi kesalahan, atau bahkan foto yang lebih baik (gunakan ikon klip 📎 di bawah)? Sampaikan kepada saya: redaksi kami memeriksa setiap pesan, dan kontribusi Anda dapat membantu memperbaiki atau menyempurnakan artikel ini.

Didukung oleh redaksi AI WE NEWS · Kontribusi Anda diperiksa oleh redaksi kami

JTJawa Tengah

Ringkasan Pagi Anda

Berita terpenting dari Jawa Tengah, setiap pagi di kotak masuk Anda.

Tanpa spam · Berhenti berlangganan sekali klik