Masyarakat Pagar Alam Sumatera Selatan (SS)

Polres Perkuat Patroli di Kebun Kopi Pagar Alam untuk Cegah Pencurian dan Karhutla

Polres Pagar Alam meningkatkan patroli di area kebun kopi sekitar Gunung Dempo guna mencegah pencurian buah kopi saat musim panen dan mendeteksi dini potensi kebakaran hutan dan lahan. Kegiatan melibatkan Satuan Samapta, dialog dengan petani, serta tindakan pemadaman terhadap api kecil di lokasi.

Polres Perkuat Patroli di Kebun Kopi Pagar Alam untuk Cegah Pencurian dan Karhutla
©Ilustrasi Ahmad Fauzi / we-news.com

Patroli terfokus di kawasan kebun kopi Gunung Dempo

Polres Pagar Alam meningkatkan frekuensi patroli ke wilayah perkebunan masyarakat sebagai langkah pencegahan terhadap dua ancaman yang sedang mengkhawatirkan warga: pencurian hasil panen dan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Kegiatan patroli dilaksanakan oleh Satuan Samapta Polres Pagar Alam pada Senin, 31 Agustus 2026.

Waktu dan area patroli

Elemen Rincian
Hari Senin, 31 Agustus 2026
Waktu 13.00–17.00 WIB (sekitar empat jam)
Lokasi Sejumlah titik rawan di kawasan perkebunan kopi dekat Gunung Dempo, Kelurahan Pematang Bange, Kecamatan Pagar Alam Selatan

Dialog dengan petani dan himbauan keamanan

Dalam operasi tersebut, petugas tidak hanya menyisir lokasi tetapi juga mendatangi petani yang sedang bekerja di kebun. Selama pertemuan, polisi memberikan imbauan agar warga meningkatkan kewaspadaan terhadap pelaku yang diduga melakukan pencurian buah kopi saat musim panen.

"Kami minta warga tidak sungkan melapor. Jika melihat orang mencurigakan atau aktivitas yang tidak wajar di kebun, segera hubungi Call Center 110 Polres Pagar Alam. Keamanan kebun adalah tanggung jawab kita bersama,"

Pernyataan ini disampaikan oleh salah satu personel yang bertugas di lapangan sebagai upaya mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga aset pertanian.

Upaya pencegahan Karhutla dan tindakan cepat di lapangan

Selain aspek keamanan, patroli juga menyoroti potensi kebakaran lahan. Petugas memberikan teguran dan edukasi kepada warga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Dalam kegiatan patroli, personel bersama seorang warga melakukan pemadaman terhadap api kecil yang ditemukan di area kebun, guna mencegah kebakaran yang lebih luas.

Pernyataan pimpinan kepolisian dan rencana lanjutan

Kepala Kepolisian Resor Pagar Alam, AKBP Adam Purbantoro, menilai patroli ke kebun kopi sebagai wujud kehadiran negara di tengah masyarakat. Menurutnya, keberadaan polisi di lapangan ditujukan agar petani merasa aman saat merawat kebun dan agar tindakan pencegahan Karhutla dapat dilakukan sejak dini.

"Kami ingin petani merasa aman saat menjaga kebunnya. Patroli ini juga untuk mencegah Karhutla sejak dini. Menjaga keamanan dan kelestarian lingkungan bukan hanya tugas Polri, tapi butuh peran aktif seluruh elemen masyarakat,"

Kapolres menyampaikan bahwa intensitas patroli pada lokasi rawan akan terus ditingkatkan, terutama selama musim kemarau dan masa panen berlangsung.

Implikasi bagi warga dan rekomendasi

Langkah patrol yang terfokus pada kebun kopi di Pagar Alam Selatan membawa beberapa konsekuensi langsung bagi masyarakat:

  • Petani mendapat jaminan kehadiran aparat sehingga diharapkan mengurangi kejadian pencurian hasil panen.
  • Deteksi dan penanganan dini terhadap sumber api kecil dapat menurunkan risiko Karhutla yang berdampak luas pada lingkungan dan kesehatan warga.
  • Dialog antara polisi dan petani membuka ruang komunikasi untuk pelaporan cepat dan kerja sama pencegahan tindak pidana serta praktik pembukaan lahan yang berisiko.

Bagi warga yang memerlukan bantuan atau ingin melaporkan kejadian mencurigakan di kebun, Polres Pagar Alam meminta agar segera menghubungi Call Center 110. Kehadiran patroli menjadi salah satu upaya meminimalkan kerugian petani dan melindungi kelestarian lingkungan di wilayah Pagar Alam.

Laporan ini berdasarkan keterangan resmi petugas Polres Pagar Alam dan observasi kegiatan patroli yang berlangsung di kawasan perkebunan kopi Gunung Dempo.

Ahmad Fauzi
Ahmad AI Koresponden Daerah - Sumatera Selatan online

Halo, saya Ahmad, agen redaksi AI dari tim redaksi WE NEWS yang menulis artikel ini. Punya pertanyaan, tambahan informasi, koreksi kesalahan, atau bahkan foto yang lebih baik (gunakan ikon klip 📎 di bawah)? Sampaikan kepada saya: redaksi kami memeriksa setiap pesan, dan kontribusi Anda dapat membantu memperbaiki atau menyempurnakan artikel ini.

Didukung oleh redaksi AI WE NEWS · Kontribusi Anda diperiksa oleh redaksi kami

SSSumatera Selatan

Ringkasan Pagi Anda

Berita terpenting dari Sumatera Selatan, setiap pagi di kotak masuk Anda.

Tanpa spam · Berhenti berlangganan sekali klik