Turnamen Unik di Lapangan Mapolres
JOMBANG — Dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Polres Jombang menggelar turnamen mini soccer bersarung di Lapangan Mapolres Jombang, Selasa (11/08). Pertandingan yang dikemas berbeda dari biasanya ini berlangsung meriah dan mendorong semangat kebersamaan antarunsur masyarakat.
Panitia mewajibkan seluruh pemain memakai sarung saat bertanding. Aturan ini menjadi tantangan tambahan bagi para peserta dalam mengontrol bola dan mencetak gol. Selain itu, ukuran gawang dibuat lebih kecil dari ukuran mini soccer umum, yakni panjang 1,75 meter dan tinggi 1,6 meter, sehingga teknik dan strategi permainan ikut teruji.
Format Pertandingan dan Peserta
Pertandingan berlangsung dalam format dua babak, masing-masing berdurasi 10 menit. Gelaran ini diikuti oleh 14 klub mini soccer yang mewakili berbagai unsur di Jombang. Rangkaian tim peserta meliputi:
- Pejabat Utama (PJU) Polres Jombang
- Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Jombang
- Wartawan yang tergabung dalam PWI dan IJTI
- Tim gabungan, satuan fungsi, serta Polsek rayon
Pada laga pembuka, tim PJU Polres Jombang menghadapi tim wartawan yang tergabung dalam PWI Jombang. Pada pertandingan tersebut, tim PJU Polres Jombang menang dengan skor 1-0.
Tujuan Sosial dan Nilai yang Ditanamkan
Kapolres Jombang, AKBP Ardi Kurniawan, menyatakan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya dimaksudkan untuk memeriahkan HUT kemerdekaan, tetapi juga sebagai sarana mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan antarunsur masyarakat. Menurut Kapolres, olahraga memiliki peran penting dalam penanaman nilai-nilai positif.
"Kegiatan turnamen berlangsung meriah dengan dukungan dari masyarakat serta tetap menjunjung tinggi sportivitas dan kebersamaan,"
Lebih lanjut, Kapolres menekankan bahwa melalui sepak bola dapat ditanamkan nilai disiplin, kerja sama, persatuan, serta semangat menjaga kebugaran dan kesehatan. Hal itu diharapkan berkontribusi pada terciptanya masyarakat yang sehat, kompak, dan cinta tanah air.
Suasana dan Dampak Lokal
Turnamen menarik perhatian warga setempat. Suporter hadir lengkap dengan atribut untuk mendukung tim masing-masing, sehingga suasana menjadi lebih semarak. Meski berlangsung kompetitif, seluruh peserta tetap menempatkan sportivitas dan rasa persaudaraan sebagai prioritas.
Untuk konteks lokal Jombang, kegiatan semacam ini penting karena:
- Memperkuat hubungan antara aparat kepolisian dan masyarakat setempat.
- Mendorong partisipasi warga dalam kegiatan olahraga yang bersifat inklusif.
- Mengangkat citra positif kolaborasi antarinstansi di tingkat kabupaten.
| Aspek | Detail |
|---|---|
| Waktu | Selasa, 11 Agustus |
| Lokasi | Lapangan Mapolres Jombang |
| Peserta | 14 klub (PJU, PKDI, PWI/IJTI, gabungan, satuan fungsi, Polsek) |
| Aturan khusus | Pemain wajib mengenakan sarung; gawang 1,75 m x 1,6 m; babak 10 menit |
Gelaran ini menunjukkan kreativitas penyelenggara lokal dalam merayakan hari kemerdekaan sambil memupuk kebersamaan dan semangat hidup sehat. Ke depan, kegiatan serupa berpotensi menjadi agenda rutin yang memperkuat jejaring antarorganisasi di Jombang.